Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
081327548675
087876797675
D51D4CF2
081327548675

Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya

Thursday, November 10th 2016.

Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya, banyak jenis pupuk yang beredar di pasaran, mulai dari pupuk kimia sampai dengan pupuk organik. Penggunaan pupuk yang salah akan berkibat kerusakan pada lahan dan tanaman, oleh karena itu pengetahuan tentang pupuk perlu kita ketahui. Pupuk yang paling sering digunakan adalah pupuk NPK. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang mempunyai kandungan unsur hara yang lengkap. Unsur hara makro utama dalam pupuk NPK adalah Nitrogen, Fosfor dan Kalium.

Manfaat Pupuk NPK

Berikut adalah kandungan dan manfaat ketiga unsur hara yang terkandung pada pupuk NPK :

  • Unsur Nitrogen

Keberadaan Nitrogen mutlak ada untuk kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan dibutuhkan dalam jumlah yang banyak. Tanaman menyerap N sebagian besar dalam bentuk ion NO3- dan NH4+, juga sedikit Urea melalui daun, dan sedikit asam amino larut dalam air. Tanaman yang mengandung cukup unsur N akan menunjukkan warna daun hijau tua,  yang artinya kadar klorofil dalam daun tinggi. Sebaliknya,  apabila tanaman kekurangan atau defisiensi N maka daunnya akan menguning (klorosis) karena kukarangan klorofil. Pertumbuhan tanaman yang lambat, lemah dan kerdil bisa disebabkan oleh kekurangan N. Tanaman cepat masak bisa disebabkan oleh kekurangan N. Defisiensi N juga dapat meningkatkan kadar air biji dan menurunkan produksi dan kualitas.

Kelebihan N akan meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman, tetapi akan memperpendek masa generatif, yang akhirnya justru menurunkan produksi atau menurunkan kualitas produksi tanaman. Tanaman yang kelebihan N menunjukkan warna hijau gelap sukulen, yang menyebabkan tanaman peka terhadap hama, penyakit dan mudah roboh.

Apabila N tersedia di dalam tanah hanya atau sebagian besar dalam bentuk amonium, dapat menyebabkan keracunan pada tanaman dan akhirnya dapat mengakibatkan jaringan vascular pecah dan berakibat pada terhambatnya serapan air.
Semua atau sebagian besar pupuk N komersial mempunyai kelarutan tinggi jika diberikan ke dalam tanah. Berbeda dengan pupuk N dari bahan organik baik pupuk kandang, pupuk hijau, dan kompos, akan melepas N jika telah didekomposisikan. Semua bentuk N di dalam tanah akan dikonversikan atau dioksidasi menjadi NO3-, yang selanjutnya menjadi subjek reaksi/proses denitrifikasi, erosi, dan pencucian, sehingga bentuk NO3- di dalam tanah sangat tidak stabil.

  • Unsur P (Fosfor)

Tidak ada unsur lain yang dapat menggantikan fungsinya dalam tanaman, sehingga tanaman harus mendapatkan atau mengandung P dalam jumlah cukup untuk pertumbuhannya secara normal. Fungsi penting forfor di dalam tanaman yaitu dalam proses fotosintesis, respirasi, transfer dan penyimpanan energi, pembelahan dan pembesaran sel serta proses-proses di dalam tanaman lainnya. Pada umumnya kadar P di dalam tanaman di bawah kadar N dan K yaitu sekitar 0,1 hingga 0,2%.  Tanaman menyerap sebagian besar unsur hara P dalam bentuk ion ortofosfat primer (H2PO4-). Sejumlah kecil diserap dalam bentuk ion ortofosfat sekunder (HPO4-2). pH tanah sangat besar pengaruhnya terhadap perbandingan serapan ion-ion tersebut, yaitu makin masam H2PO4- makin besar sehingga makin banyak yang diserap tanaman dibandingkan dengan HPO4-2.

Fosfor meningkatkan kualitas buah, sayuran, biji-bijian dan sangat penting dalam pembentukan biji. P juga sangat penting dalam transfer sifat-sifat menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fosfor membantu mempercepat perkembangan akar dan perkecambahan, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit yang akhirnya meningkatkan kualitas hasil panen. Gejala pertama tanaman yang kekurangan P adalah tanaman menjadi kerdil. Bentuk daun tidak normal dan apabila defisiensi akut maka ada bagian-bagian daun, buah dan batang yang mati. Defisiensi P juga dapat menyebabkan penundaan kemasakan, juga pengisian biji berkurang. Sebagian besar tanaman dapat mengambil (merecovery) P yang diberikan dari pupuk sebesar 10 hingga 30% dari total P yang diberikan selama tahun pertama pemberian. Besarnya kemampuan tanaman ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : sumber P, tipe tanah, tanaman, metode aplikasi dan musim.

  • Unsur K (Kalium)

Kalium di dalam jaringan tanaman ada dalam bentuk kation dan bervariasi sekitar 1,7 – 2,7% dari berat kering daun yang tumbuh secara normal. Ion K di dalam tanaman berfungsi sebagai aktivator dari banyak enzim yang berpartisipasi dalam beberapa proses metabolisme utama tanaman.Kalium sangat vital dalam proses fotosintesis. Apabila kekurangan K maka proses fotosintesis akan turun, akan tetapi respirasi tanaman akan meningkat. Kejadian ini akan menyebabkan banyak karbohidrat yang ada dalam jaringan tanaman tersebut digunakan untuk mendapatkan energi untuk aktivitas-aktivitasnya sehingga pembentukan bagian-bagian tanaman akan berkurang,  yang akhirnya pembentukan dan produksi tanaman berkurang. Fungsi kalium yang lain adalah menjadi sintesis protein, pemecah karbohidrat, memberi energi bagi tanaman, serta membantu dalam kesetimbangan ion dalam tanaman. Selain itu, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap iklim tidak menguntungkan. Kalium juga terlibat aktif dalam lebih dari 60 sistem enzim yang mengatur reaksi-reaksi kecepatan pertumbuhan tanaman.

Kalium juga berpengaruh pada proses membuka dan menutup pori-pori daun tanaman, stomata. Proses ini dikendalikan oleh konsentrasi K dalam sel yang terdapat disekitar stoma. Kadar K tidak cukup (defisien) dapat menyebabkan stomata membuka hanya sebagian dan menjadi lebih lambat dalam penutupan. Gejala kekurangan K ditunjukkan dengan tanda-tanda terbakarnya daun yang dimulai dari ujung atau pinggir, bercak-bercak nekrotik berwarna coklat pada daun-daun dan batang yang tua.

Untuk mengetahui kandungan NPK pada pupuk kita bisa menggunakan NPK Tester digital, sangat mudah menggunakannya dan hasil akurat. Baik untuk petani maupun pengusaha pupuk

Share

Alat Pengukur Ketebalan Plat Ultras

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Pengukur Ketebalan Plat Ultrasonic Thickness Meter SR1816
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

LCD Network Length Tester NF 8208

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangLCD Network Length Tester NF 8208
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Digital Anemometer AMF001

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDigital Anemometer AMF001
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Micro Spectrophotometer AMS002

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMicro Spectrophotometer AMS002
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Water Proof ORP Temp Meter AMT01V

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangWater Proof ORP Temp Meter AMT01V
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Chemical Oxygen Demand Tester (COD)

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangChemical Oxygen Demand Tester (COD) COD-571
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
best

Alat Pengukur Kadar NPK Tester

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Pengukur Kadar NPK Tester
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Alat Pengukur Kelembaban Busa MC-78

Rp (Hubungi CS)
Detail
Order Sekarang » SMS : 087876797675
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAlat Pengukur Kelembaban Busa MC-7825F
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »

Pengiriman

Rekening Bank

046-162-8973
139-00-1199633-1
0077-01-057312-50-0

Customer Service

Customer service 1
Keranjang>>
081327548675
087876797675
D51D4CF2
081327548675