Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
● online
Raisa
● online
Halo, perkenalkan saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam17.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Blog » Apa Itu BOD Dan Bagaimana Kita Mengukurnya ?

Apa Itu BOD Dan Bagaimana Kita Mengukurnya ?

Diposting pada 22 December 2023 oleh jakaanaksholeh / Dilihat: 75 kali

Biological Oxygen Demand (BOD) merupakan konsep penting dalam kualitas air dan pengolahan air limbah. Ini mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme yang ada di dalam air untuk menguraikan bahan organik, dan penting untuk memastikan air minum bersih dan aman. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu BOD, cara mengukurnya, dan mengapa hal ini sangat penting!

Biological Oxygen Demand (BOD)

Biological oxygen demand (BOD) adalah ukuran jumlah oksigen terlarut yang digunakan oleh mikroorganisme dalam penguraian bahan organik. Tes BOD mengukur jumlah oksigen terlarut dalam sampel air selama periode waktu tertentu (biasanya 5 hari). Pengujian tersebut digunakan untuk mengetahui kekuatan air limbah dan efektivitas instalasi pengolahan limbah.

Uji BOD dilakukan dengan menambahkan sampel air ke dalam botol inkubasi yang berisi larutan nutrisi. Botol kemudian ditutup rapat dan diinkubasi pada suhu 20°C selama 5 hari. Setelah 5 hari, oksigen terlarut dalam sampel diukur dan nilai BOD dihitung.

Nilai BOD dapat digunakan untuk membandingkan sampel air yang berbeda atau untuk memantau perubahan kualitas air dari waktu ke waktu. Semakin tinggi nilai BOD maka semakin banyak oksigen yang digunakan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik. Nilai BOD yang tinggi dapat mengindikasikan adanya pencemaran atau kekurangan oksigen pada saluran air.

Apa itu BOD dan Bagaimana Mengukurnya ?

BOD, atau Biological oxygen demand, adalah ukuran jumlah oksigen yang dibutuhkan bakteri untuk menguraikan bahan organik dalam air. Semakin tinggi BOD maka semakin banyak oksigen yang dibutuhkan dan semakin besar potensi pencemaran.

Kami mengukur BOD dengan menginkubasi sampel air selama 5 hari pada suhu 20°C dan kemudian mengukur jumlah oksigen terlarut dalam air. Selisih DO (oksigen terlarut) awal dan akhir masa inkubasi adalah BOD.

Peran BOD dalam Kualitas Air

BOD, atau Biological oxygen demand adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dalam air. Ini adalah ukuran kemampuan air untuk mendukung kehidupan akuatik. Semakin tinggi BOD maka semakin besar polusinya.

Pengukuran BOD dilakukan dengan menginkubasi sampel air selama 5 hari pada suhu 20 derajat Celcius dan mengukur konsentrasi oksigen terlarut sebelum dan sesudah inkubasi. Selisih kedua konsentrasi tersebut adalah BOD.

Nilai BOD dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah pencemaran organik di suatu badan air. BOD yang tinggi menunjukkan tingkat pencemaran yang tinggi, dan BOD yang rendah menunjukkan tingkat pencemaran yang rendah.

Pentingnya Pengujian BOD

BOD, atau Biological oxygen demand, adalah ukuran jumlah oksigen yang diperlukan untuk memecah bahan organik dalam air. Nilai ini penting untuk penilaian kualitas air karena menunjukkan tingkat pencemaran yang ada di suatu badan air. Semakin tinggi BOD maka semakin tercemar air tersebut.

Ada dua metode utama untuk menguji BOD: metode botol tertutup dan metode pengenceran. Metode botol tertutup lebih akurat namun juga lebih mahal dan memakan waktu. Pada metode ini, sampel air ditutup rapat dalam botol dan diinkubasi selama 5 hari pada suhu 20 derajat Celcius. Setelah 5 hari, jumlah oksigen yang tersisa di dalam air diukur dan nilai ini digunakan untuk menghitung BOD.

Metode pengenceran kurang akurat namun jauh lebih cepat dan murah. Pada metode ini, sampel air diencerkan dengan air bersih kemudian diinkubasi selama 5 hari pada suhu 20 derajat Celcius. Jumlah oksigen yang dikonsumsi selama periode waktu ini kemudian digunakan untuk menghitung BOD.

Pengujian BOD penting karena memberikan informasi berharga tentang tingkat pencemaran di suatu perairan. Informasi ini dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang cara terbaik melindungi dan melestarikan sumber daya alam kita.

Metode Pengukuran BOD

Ada beberapa cara berbeda untuk mengukur Biological oxygen demand (BOD). Metode yang paling umum dan akurat adalah tes BOD 5 hari. Tes ini melibatkan inkubasi sampel air selama 5 hari pada suhu 20 derajat Celcius. Jumlah oksigen terlarut dalam air kemudian diukur pada awal dan akhir 5 hari. Perbedaan kedua pengukuran ini adalah nilai BOD5.

Metode umum lainnya untuk mengukur BOD adalah tes BOD selama 3 hari. Tes ini mirip dengan tes BOD 5 hari, hanya saja tes ini lebih singkat dan hanya mengukur jumlah oksigen terlarut selama periode 3 hari.

Ada juga beberapa metode baru untuk mengukur BOD yang menjadi lebih populer, seperti respirometri dan pemantauan online. Respirometri melibatkan pengukuran jumlah oksigen yang dikonsumsi oleh mikroorganisme dalam sampel air dari waktu ke waktu. Metode ini dapat digunakan untuk mengukur produksi karbon dioksida dan produksi limbah nitrogen dari mikroorganisme, yang dapat membantu dalam menentukan kesehatan ekosistem perairan secara keseluruhan. Pemantauan online adalah teknologi baru yang menggunakan sensor untuk terus memantau kadar Oksigen Terlarut dalam perairan. Metode ini menyediakan data real-time mengenai tingkat DO, yang dapat membantu dalam mendeteksi perubahan kualitas air atau kejadian polusi.

Keuntungan dan Kerugian Berbagai Metode Pengukuran BOD

Ada beberapa cara berbeda untuk mengukur Permintaan Oksigen Biokimia atau BOD. Metode yang paling umum dan akurat adalah metode Modified Streeter-Pfennigwerth (SP). Cara ini menggunakan masa inkubasi selama 5 hari pada suhu 20 derajat Celcius. Penting untuk diperhatikan bahwa jangka waktu 5 hari adalah rata-rata dan dapat berkisar antara 2-8 hari, bergantung pada suhu air dan jumlah bahan organik dalam sampel. Metode lainnya adalah:

  • Tes Botol Tertutup – tes ini memiliki masa inkubasi lebih pendek yaitu 2-3 hari tetapi kurang akurat dibandingkan metode SP.
  • Metode Respirometer – metode ini lebih akurat dibandingkan Tes Botol Tertutup namun bisa lebih mahal dan memakan waktu.
  • Metode Pengenceran – metode ini kurang akurat dibandingkan dua metode lainnya tetapi juga lebih murah dan memakan waktu.

Lalu, apa kelebihan dan kekurangan masing-masing metode? Metode SP lebih akurat namun membutuhkan waktu lebih lama. Tes Botol Tertutup kurang akurat tetapi membutuhkan waktu lebih sedikit. Metode Respirometer lebih akurat namun juga lebih mahal dan memakan waktu. Dan yang terakhir, Metode Pengenceran kurang akurat namun juga lebih murah dan memakan waktu. Jadi, itu sangat tergantung pada kebutuhan Anda dan metode mana yang Anda pilih!

Tips Agar Hasil Akurat Saat Mengukur BOD :

  • Untuk mendapatkan hasil yang akurat saat mengukur BOD, penting untuk mengikuti tips berikut:
  • Pastikan sampel air tercampur dengan baik sebelum melakukan pembacaan.
  • Lakukan pembacaan secara berkala (biasanya setiap 2-3 hari).
  • Pastikan botol BOD bersih dan kering sebelum melakukan pembacaan.
  • Hindari melakukan pembacaan pada saat suhu tinggi atau rendah ekstrem.

Tags: , ,

Bagikan ke

Apa Itu BOD Dan Bagaimana Kita Mengukurnya ?

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Apa Itu BOD Dan Bagaimana Kita Mengukurnya ?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: