● online
- Micro Spectrophotometer AMS002
- Coffee Densitometer Refractometer RCM-1000BT
- BOD Incubator Advanced Mold Incubator
- Pompa Paristaltik Dengan Kecepatan Variable BT50S
- Moisture Meter Kopi Kakao dan Bijian BA005
- Alat Pengukur Ketebalan Cat AMT15A
- OCT Multi Function Water Test Kits
- Waterproof pH Meter And Temperature Meter pH-200
Apa Itu Formalin ?
Apa Itu Formalin ? – Kita sering mendengar kata formalin, baik dari percakapan atau dari televisi. Apa sih Formalin itu ? Formalin atau Formaldehida adalah aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane. Formaldehida awalnya disintesis oleh kimiawan Rusia Aleksandr Butlerov tahun 1859, tetapi diidentifikasi oleh Hoffman tahun 1867.
Pada umumnya, formaldehida terbentuk akibat reasi oksidasi katalitik pada metanol. Oleh sebab itu, formaldehida bisa dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung karbon dan terkandung dalam asap pada kebakaran hutan, knalpot mobil, dan asap tembakau. Dalam atmosfer bumi, formaldehida dihasilkan dari aksi cahaya matahari dan oksigen terhadap metana dan hidrokarbon lain yang ada di atmosfer. Formaldehida dalam kadar kecil sekali juga dihasilkan sebagai metabolit kebanyakan organisme, termasuk manusia. Formalin adalah larutan formaldehida dalam air, dengan kadar antara 10%-40%.
Pengertian Formalin
Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37% formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan methanol hingga 15% sebagai pengawet (Handayani, 2006).
Formalin memiliki sejumlah nama kimia diantaranya formol, methylene aldehyde, paraforin, morbicid, oxomethane, polyoxymethylene glycols, methanol, formoform, superlysoform, formic aldehyde, formalith, tetraoxymethylene, methyl oxide, karsan, trioxane, oxymethylene dan methylene glycol (Nurheti, 2007).
Formalin yang biasa ditambahkan pada makanan adalah larutan 30- 50% gas formaldehid, untuk stabilitas dalam larutan formalin biasa nya mengandung methanol 10-15%. Formalin mempunyai bau menyengat dan dapat menimbulkan pedih pada mata. Senyawa ini termasuk golongan aldehid paling sederhana karena hanya mempunyai satu atom karbon (Murtini dan Widyaningsih, 2006).
Fungsi Formalin
Formalin sudah sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari- hari. Apabila digunakan secara benar, formalin akan banyak kita rasakan manfaatnya, misalnya sebagai antibakteri atau pembunuh kuman dalam berbagai keperluan jenis industri, yakni pembersih lantai, kapal, gudang dn pakaian, pembasmi lalat maupun berbagai serangga lainnya. Dalam dunia fotografi biasanya digunakan sebagai pengeras lapisan gelatin dan kertas.
Formalin kerap digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk urea, produk parfum, pengawet produk kosmetika, pengeras kuku dan bahan untuk insulasi busa. Formalin boleh juga dipakai sebagai pencegah korosi untuk sumur minyak. Di bidang industri kayu, formalin digunakan sebagai bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood).
Dalam konsentrasi yang sangat kecil (<1 persen) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen sepertinpembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, llin dan karpet.
Di dalam industri perikanan, formalin digunakan menghilangkan bakteri yang biasa hidup di sisik ikan. Formalin diketahui sering digunakan dan efektif dalam pengobatan penyakit ikan akibat ektoparasit seperti fluke dan kulit berlendir. Meskipun demikian, bahan ini juga sangat beracun bagi ikan. Ambang batas amannya sangat rendah sehingga terkadang ikan yang diobati malah mati akibat formalin daripada akibat penyakitnya. Formalin banyak digunakan dalam pengawetan sampel ikan untuk keperluan penelitian dan identifikasi. Di dunia kedoktera n formalin digunakan dalam pengawetan mayat (Yuliarti, 2007).
Sifat Formalin
Formaldehid adalah salah satu zat tambahan makanan yang dilarang. Dipasaran zat ini dikenal dengan nama formalin. Senyawa ini dipasaran dikenal dengan nama formalin dengan rumus CH2O.
Formalin adalah nama komersil dari senyawa formalin yang mengandung 35 – 40 % dalam air. Formalin termasuk kelompok senyawa disinfektan kuat yang sering dipakai sebagai bahan pengawet mayat tetapi dapat juga digunakan sebagai pengawet makanan, walaupun formalin tidak diizinkan untuk bahan pengawet makanan serta bahan tambahan. Formalin biasanya mengandung alkohol (metanol) sebanyak 10 – 15 % yang berfungsi sebagai stabilator supaya formaldehidnya tidak mengalami polimerisasi. Formaldehida muda h larut dalam air, sangat reaktif dalam suasana alkalis, serta bersifat sebagai pereduksi yang kuat. Secara alami formaldehida juga dapat ditemui dalam asap pada proses pengasapan makanan, yang bercampur dengan fenol, keton, dan resin. Bila menguap di udara, berupa gas tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyengat (Mark, 2009).
Pengawet ini memiliki unsur aldehida yang bersifat mudah bereaksi dengan protein, karenanya ketika disiramkan ke makanan seperti tahu, formalin akan mengikat unsur protein mulai dari bagian permukaan tahu hingga terus meresap kebagian dalamnya. Dengan matinya protein setelah terikat unsur kimia dari formalin maka bila ditekan tahu terasa lebih kenyal . Selain itu protein yang telah mati tidak akan diserang bakteri pembusuk yang menghasilkan senyawa asam, Itulah sebabnya tahu atau makanan berformalin lainnya menjadi lebih awet.
Formaldehida membunuh bakteri dengan membuat jaringan dalam bakteri dehidrasi (kekurangan air), sehingga sel bakteri akan kering dan membentuk lapisan baru di permukaan. Artinya, formalin tidak saja membunuh bakteri, tetapi juga membentuk lapisan baru yang melindungi lapisan di bawahnya, supaya tahan terhadap serangan bakteri lain.
Bila desinfektan lainnya mendeaktifasikan serangan bakteri dengan cara membunuh dan tidak bereaksi dengan bahan yang dilindungi, maka formaldehida akan bereaksi secara kimiawi dan tetap ada di dalam materi tersebut untuk melindungi dari serangan berikutnya. Melihat sifatnya, formalin juga sudah tentu akan menyerang protein yang banyak terdapat di dalam tubuh manusia seperti pada lambung. Terlebih, bila formalin yang masuk ke tubuh itu memiliki dosis tinggi.
Dengan mengetahui dan memahami pengertian, fungsi dan sifat formalin semoga kita bisa lebih bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan Formalin.
Tags: Alat Uji Formalin Pada Makanan, Bahaya Formalin untuk tubuh, Formalin pada makanan, Pengertian Formalin
Apa Itu Formalin ?
Survei menggunakan Alat Ubinan yang dilakukan oleh BPS bertujuan untuk mendapat nilai produktivitas padi per hektar. Sementara luas panen didapatkan... selengkapnya
ATP Hygiene Monitoring System: Cara Modern Memastikan Tingkat Higienis Ruangan Secara Cepat dan Akurat Menjaga kebersihan ruangan bukan lagi sekadar... selengkapnya
Dalam dunia pertanian, memahami proses fisiologis tanaman adalah dasar bagi keberhasilan budidaya dan hasil panen yang maksimal. Salah satu proses... selengkapnya
Distributor COD Meter atau chemical oxygen demand meter menyediakan COD analyzer dengan harga terjangkau. COD merupakan salah satu parameter untuk... selengkapnya
Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin terkadang tidak semua orang bisa mengetahuinya. Makan adalah kebutuhan setiap orang, karena dengan makan kita akan... selengkapnya
Alat Pengukur cuaca atau yang biasa disebut Weather Station merupakan salah instrument pengukuran keadaa lingkungan. Alat ini bisa digunakan untuk... selengkapnya
Vaksin Corona Akhirnya Ditemukan, Pandemi corona sudah berlangsung berbulan-bulan, di mulai Bulan Desember 2019 di Wuhan Cina sehingga dinamakan COVID-19... selengkapnya
Mikroba adalah organisme mikroskopis yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang dan biasanya hanya dapat diamati menggunakan mikroskop. Mikroba mencakup... selengkapnya
Alat Ubinan adalah alat yang digunakan untuk meprediksi akibat produksi tumbuhan saat tumbuhan masih terdapat di huma melalui penentuan sampel,... selengkapnya
Distributor drone pertanian belum begitu banyak di Indonesia. Drone pertanian adalah sebuah kendaraan udara tanpa berawak yang diterapkan kepada pertanian... selengkapnya
Haze Meter AMT600 atau Pengukur Kabut AMT600 : Pengukur kabut transmisi AMT600 dirancang untuk lembaran plastik, film, kacamata, panel LCD,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Compaction Meter TJSD adalah alat untuk mengukur tingkat kepadatan tanah, sebagai dasar untuk pengolahan tanah yang akan digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSX-Ray Flaw Detector General Purpose atau Alat Pengujian Non-destruktif Sinar-X Portabel adalah instrumen inspeksi ideal yang digunakan di bidang pipa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Ukur Kekerasan Plastik Busa dan Spons SR1510E digunakan untuk mengukur material yang mempunyai tingkat elastisitas yang tinggi seperti Plastik… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Cahaya Lux Meter LX1330B adalah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat. Besarnya intensitas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSColorimeter merupakan alat yang berfungsi untuk mengukur warna. Alat ini peka terhadap cahaya yang diukur dan berapa banyak warna yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFast TSW And Seed Biometry Testing System adalah Alat dengang sistem analisis bentuk benih dapat menganalisis secara mendalam bentuk, ukuran,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBoroscope V7-3188DK Pipe Inspection System with DVR & Keyboard adalah alat yang digunakan untuk melakukan inspeksi atau pemeriksaan pada lubang-lubang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional CON900 Conductivity/TDS/Salinity/Resistivity Meter adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling maju, sensor teknologi dan desain perangkat lunak. Meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Kilap Glossmeter ETB-0686 adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan menguji tingkat kilap pada suatu permukaan benda, hanya… selengkapnya
*Harga Hubungi CS


Saat ini belum tersedia komentar.