● online
- Memory Foam Hardness Tester SR1510MF
- Combustible Gas Detector SPD203/Ex
- Alat Uji Yodium Digital Yodmeter digital
- Portable Fluoride Ion Meter ION321-F
- Vertical Laminar Air Flow Cabinet
- Stereo Zoom Microscope with LCD HD Tablet
- Barcol Hardness Tester, Barcol Impressor
- Portable Water Hardness Tester EC915 (UK Sensor)
Cara Kerja Flame Photometer
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang di pancarkan oleh suatu logam alkali atau alkali tanah pada saat berpijar dalam keadaan nyala.
Besaran Intensitas sinar pancaran ini, ternyata sebanding dengan tingkat kandungan unsur dalam larutan, sehingga metoda flame photometer digunakan untuk tujuan kuantitatif dengan mengukur Intensitasnya secara relatif. Metoda ini menggunakan foto sel sebagai detektornya dan pada kondisi yang sama digunakan gas propana atau elpiji sebagai pembakarnya untuk membebaskan air sehingga yang tersisa hanyalah kandungan logam.
Atomizer adalah bagian dari alat pada flame photometer untuk merubah sampel dari suatu larutan menjadi suatu aerosol atau kabut yang kemudian masuk kedalam nyala. Proses ini merupakan proses yang paling penting dalam menentukan hasil dari analisa nyala. Untuk mendapatkan nyala yang tetap maka pembakar harus disuplay dengan bahan bakar dan oksigen/udara dengan tekanan yang tetap.
Prinsip dari flame photometer ini adalah pancaran cahaya elektron yang diemisi dari keadaan tereksitasi dan kemudian kembali ke keadaan dasar. Keadaan tereksitasi ini terjadi apabila elektron dari atom netral keluar dari orbitalnya menuju orbital yang lebih tinggi. Proses eksitasi berlangsung dengan waktu yang relatif sangat singkat sekali. Sesaat setelah tereksitasi, elektron tersebut akan kembali ke keadaan dasarnya dan proses ini dinamakan emisi. Dalam keadaan teremisi inilah elektron tesebut akan memancarkan sejumlah sinar monokromatis tertentu. Dalam keadaan berpijar, logam-logam tertentu akan menghasilkan pijaran warna tertentu pula. Kita mengenal bahwa Natrium akan menghasilkan pijaran warna kuning, Kalium memancarkan sinar ungu sedangkan Litium akan memancarkan sinar merah.
Flame Photometer memiliki beberapa instrumen yang digunakan untuk tujuan analisa kuantitatif, diantaranya adalah :
- Filter flame photometer
Filter flame photometer menggunakan filter pada monokromatornya dan analisa terbatas hanya untuk unsur Na, K dan Li
- Spektro flame photometer
Pada spektro flame photometer yang berfungsi sebagai monokromatornya adalah pengatur panjang gelombang baik prisma atau kisi difraksi dan digunakan untuk analisa unsur K, Ca, Mg, Sr, Ba, dll.
Beberapa metoda yang dilakukan untuk analisa secara flame photometri :
- Cara intensitas langsung (Direct Intensity Method)
- Cara standar dalam (Internal standar method)
- Cara adisi standar atau cara penambahan standar
Gangguan-gangguan dalam photometri menurut sumber dan filtratnya:
- Gangguan Spectral
Yaitu gangguan yang di sebabkan oleh unsur-unsur lain yang terdapat bersama dengan unsur yang akan dianalisa. Gangguan ini disebabkan karena penggunaan filter untuk memilih l yang akan diukur intensitasnya.
Misalnya : spektrum pita dari Ca(OH)2 akan mengganggu pancaran sinar Na pada panjang gelombang 550 nm. Gangguan tersebut dapat dihilangkan dengan mempertinggi pemisahan cahaya atau mengatur band width.
- Gangguan dari sifat fisik larutan
Variasi sifat fisik dari larutan dapat memperkecil atau membesar intensitas sinar yang akan dianalisa, sehingga intensitas yang terbaca tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan dianalisa, seperti :
1. Visikositas
Makin besar visikositas dari suatu larutan yang dianalisa, makin lambat larutan tersebut mencapai nyala. Sehingga intensitas pancaran pada alat akan semakin kecil dan tidak sesuai dengan konsentrasi unsur yang kita analisa.
2. Tekanan uap dan permukaan larutan.
Sifat ini akan mempengaruhi ukuran besar kabut. Kabut dengan ukuran besar akan sedikit mecapai nyala, sehingga intensitas yang terbaca pada alat akan lebih kecil dari nilai yang sebenarnya.
- Gangguan ionisasi
Gangguan ini disebabkan karena menggunakan suhu nyala yang lebih tinggi. Logam alkali dan alkali tanah yang mudah terionisasi, akibat dari adanya ionisasi akan mengurangi jumlah atom netral. Akibatnya intensitas dari spektrum atom akan berkurang dan tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan kita amati.
Nyala yang dihasilkan dari campuran oksigen dan gas akan mempunyai energi yang dapat mengionisasi logam alkali dan alkali tanah hal ini menggakibatkan terjadinya penurunan jumlah atom yang akan diekstraksi. Adanya atom yang lebih mudah terionisasi akan memberikan sejumlah elektron kedalam nyala sehingga akan mendesak ion menjadi atom.
- Gangguan dari anion-anion yang ada dalam larutan logam.
Pada umumnya sinar dari emisi unsur-unsur akan lebih rendah apabila jumlah asam yang relatif tinggi gangguan anion ini tidak akan nyata bila kadarnya lebih rendah dari 0,1M diatas kepekatan tersebut asam sulfat, nitrat dan fosfat akan memberikan akibat pada penurunan sinar emisi logam.
Tags: Bagian bagian Flame Photometer, Cara Kerja Flame photometer, Fungsi flame Photometer
Cara Kerja Flame Photometer
Perusahaan yang membuang air limbah ke sungai wajib memastikan bahwa limbah cair yang dilepas telah memenuhi baku mutu lingkungan. Salah... selengkapnya
Bagaimanakah cara merawat mikroskop yang benar. Mikroskop merupakan peralatan biologi atau yang perlu dirawat dengan baik. Pemeliharaan alat laboratorium sangat... selengkapnya
Cara Ampuh Mengatasi Hama Burung Pada Tanaman Padi perlu dilakukan agar hasil panen sesuai dengan yang diharapkan. Sebagian besar petani... selengkapnya
Herbisida Obat Pengendali Gulma adalah pestisida yang berisi senyawa atau material yang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas... selengkapnya
Pertanian lahan kering merupakan salah satu jenis pertanian yang dilakukan di wilayah yang memiliki curah hujan rendah atau tidak teratur.... selengkapnya
Tips dan Trik Mengecat Besi Agar Hasilnya Bagus karena biasanya unsur besi adalah bahan untuk membuat teralis pagar yang merupakan... selengkapnya
Membuat Sendiri Pupuk NPK Organik dapat kita pelajari, sehingga akan lebih menghemat pengeluaran dalam pembalian pupuk. Pupuk adalah material yang... selengkapnya
Tips Memilih Makanan Aman Bebas dari Formalin, keamanan makanan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.... selengkapnya
Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest... selengkapnya
Kalorimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur perubahan energi panas atau kalor. Pengertian kalorimeter dan rumusnya berperan penting dalam penelitian... selengkapnya
Automatic Digital Abbe Refractometer WYA-Z Series adalah refractometer yang di desain khusus untuk pengukuran kadar manis atau kandungan gula pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Sampling Seed Counter adalah alat penghitung sampel benih yang dengan cepat akan membagi dan menghitung jumlah sampel benih yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Kjeldahl Nitrogen Protein Analyzer adalah Alat yang digunakan untuk menguku Nitrogen dan Protein yang terkandung pada makanan. Alat ini… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Micro Vickers Hardness Tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan menguji material atau bahan yang sangat tipis, kecil… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Chlorine Ion Meter ION321-CL merupakan alat pengukur ataupun alat penguji yang berfungsi untuk mengukur kanadungan Ion pada Chlorine. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Portable Dissolved Oxygen Meter DO-820/821 : Kalibrasi otomatis : Meteran dapat dikalibrasi oleh satu atau dua poin. Meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kekerasan Tanah TYD-1 atau dalam bahasa Inggris Soil Hardness Tester adalah Alat Pengukur Kekerasan Tanah yang mengadopsi nilai… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Penguji COD BOD TOC Turbidity Temperature Pada Air Limbah digunakan untuk mengukur kandungan COD BOD TOC Turbidity dan Temperature… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Concrete Hammer Schmidt TLD002 adalah alat yang digunakan untuk menguji kekuatan pda hasil cor atau beton. Fitur Utama Digital… selengkapnya
*Harga Hubungi CSGrain Moisture Tester BA001 adalah alat pengukur kadar air untuk bijian dengan model tuang, dilengkapi sensor kelembaban yang sangat akurat…. selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.