● online
- Analog Fruits Hardness Tester, Penetrometer, Scler
- Economic Air Sampler AM2050A
- Wireless Professional Weather Station with WIFI an
- Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD800C
- Single Angle Gloss meter AMT503
- Digital Grain Moisture Meter MC-7828G
- DRONE SPRAYER FROGS SEKAR AGRI 10L TKDN
- Analog Magnetic Stirrer 10 Channel
Cara Kerja Flame Photometer
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang di pancarkan oleh suatu logam alkali atau alkali tanah pada saat berpijar dalam keadaan nyala.
Besaran Intensitas sinar pancaran ini, ternyata sebanding dengan tingkat kandungan unsur dalam larutan, sehingga metoda flame photometer digunakan untuk tujuan kuantitatif dengan mengukur Intensitasnya secara relatif. Metoda ini menggunakan foto sel sebagai detektornya dan pada kondisi yang sama digunakan gas propana atau elpiji sebagai pembakarnya untuk membebaskan air sehingga yang tersisa hanyalah kandungan logam.
Atomizer adalah bagian dari alat pada flame photometer untuk merubah sampel dari suatu larutan menjadi suatu aerosol atau kabut yang kemudian masuk kedalam nyala. Proses ini merupakan proses yang paling penting dalam menentukan hasil dari analisa nyala. Untuk mendapatkan nyala yang tetap maka pembakar harus disuplay dengan bahan bakar dan oksigen/udara dengan tekanan yang tetap.
Prinsip dari flame photometer ini adalah pancaran cahaya elektron yang diemisi dari keadaan tereksitasi dan kemudian kembali ke keadaan dasar. Keadaan tereksitasi ini terjadi apabila elektron dari atom netral keluar dari orbitalnya menuju orbital yang lebih tinggi. Proses eksitasi berlangsung dengan waktu yang relatif sangat singkat sekali. Sesaat setelah tereksitasi, elektron tersebut akan kembali ke keadaan dasarnya dan proses ini dinamakan emisi. Dalam keadaan teremisi inilah elektron tesebut akan memancarkan sejumlah sinar monokromatis tertentu. Dalam keadaan berpijar, logam-logam tertentu akan menghasilkan pijaran warna tertentu pula. Kita mengenal bahwa Natrium akan menghasilkan pijaran warna kuning, Kalium memancarkan sinar ungu sedangkan Litium akan memancarkan sinar merah.
Flame Photometer memiliki beberapa instrumen yang digunakan untuk tujuan analisa kuantitatif, diantaranya adalah :
- Filter flame photometer
Filter flame photometer menggunakan filter pada monokromatornya dan analisa terbatas hanya untuk unsur Na, K dan Li
- Spektro flame photometer
Pada spektro flame photometer yang berfungsi sebagai monokromatornya adalah pengatur panjang gelombang baik prisma atau kisi difraksi dan digunakan untuk analisa unsur K, Ca, Mg, Sr, Ba, dll.
Beberapa metoda yang dilakukan untuk analisa secara flame photometri :
- Cara intensitas langsung (Direct Intensity Method)
- Cara standar dalam (Internal standar method)
- Cara adisi standar atau cara penambahan standar
Gangguan-gangguan dalam photometri menurut sumber dan filtratnya:
- Gangguan Spectral
Yaitu gangguan yang di sebabkan oleh unsur-unsur lain yang terdapat bersama dengan unsur yang akan dianalisa. Gangguan ini disebabkan karena penggunaan filter untuk memilih l yang akan diukur intensitasnya.
Misalnya : spektrum pita dari Ca(OH)2 akan mengganggu pancaran sinar Na pada panjang gelombang 550 nm. Gangguan tersebut dapat dihilangkan dengan mempertinggi pemisahan cahaya atau mengatur band width.
- Gangguan dari sifat fisik larutan
Variasi sifat fisik dari larutan dapat memperkecil atau membesar intensitas sinar yang akan dianalisa, sehingga intensitas yang terbaca tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan dianalisa, seperti :
1. Visikositas
Makin besar visikositas dari suatu larutan yang dianalisa, makin lambat larutan tersebut mencapai nyala. Sehingga intensitas pancaran pada alat akan semakin kecil dan tidak sesuai dengan konsentrasi unsur yang kita analisa.
2. Tekanan uap dan permukaan larutan.
Sifat ini akan mempengaruhi ukuran besar kabut. Kabut dengan ukuran besar akan sedikit mecapai nyala, sehingga intensitas yang terbaca pada alat akan lebih kecil dari nilai yang sebenarnya.
- Gangguan ionisasi
Gangguan ini disebabkan karena menggunakan suhu nyala yang lebih tinggi. Logam alkali dan alkali tanah yang mudah terionisasi, akibat dari adanya ionisasi akan mengurangi jumlah atom netral. Akibatnya intensitas dari spektrum atom akan berkurang dan tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan kita amati.
Nyala yang dihasilkan dari campuran oksigen dan gas akan mempunyai energi yang dapat mengionisasi logam alkali dan alkali tanah hal ini menggakibatkan terjadinya penurunan jumlah atom yang akan diekstraksi. Adanya atom yang lebih mudah terionisasi akan memberikan sejumlah elektron kedalam nyala sehingga akan mendesak ion menjadi atom.
- Gangguan dari anion-anion yang ada dalam larutan logam.
Pada umumnya sinar dari emisi unsur-unsur akan lebih rendah apabila jumlah asam yang relatif tinggi gangguan anion ini tidak akan nyata bila kadarnya lebih rendah dari 0,1M diatas kepekatan tersebut asam sulfat, nitrat dan fosfat akan memberikan akibat pada penurunan sinar emisi logam.
Tags: Bagian bagian Flame Photometer, Cara Kerja Flame photometer, Fungsi flame Photometer
Cara Kerja Flame Photometer
Janda Bolong Bukan Janda Biasa, Kalau mendengar kata janda pasti kita akan berpikiran ke sosok seorang perempuan, apalagi ditambah kata... selengkapnya
Hazelnut adalah biji yang dihasilkan dari pohon hazel atau pohon kenari. Di balik rasanya yang manis dan asin, Hazelnut juga... selengkapnya
Penyimpanan gabah adalah Cara Menyimpan Gabah yang aman yaitu proses yang menjaga suhu dan kelembaban tertentu. Penyimpanan harus sangat diperhatikan... selengkapnya
Jual Coating Thickness Meter Murah – Mengukur ketebalan cat ? Waduh apa ya bisa diukur, sudah menempel di benda tipis... selengkapnya
Tanaman Herbal Penambah Imun Tubuh sebenarnya banyak kita temui disekitar kita. Tanaman-tanaman obat herbal telah teruji secara klinis mampu meningkatkan... selengkapnya
Alat Ubinan adalah alat yang digunakan untuk meprediksi akibat produksi tumbuhan saat tumbuhan masih terdapat di huma melalui penentuan sampel,... selengkapnya
Alat Pengukur cuaca atau yang biasa disebut Weather Station merupakan salah instrument pengukuran keadaa lingkungan. Alat ini bisa digunakan untuk... selengkapnya
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang... selengkapnya
Apasih BOD (Biochemical Oxygen Demand) itu adalah analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlangsung di dalam... selengkapnya
Apa Itu Mikroba ? Mikroba adalah makhluk hidup kecil yang ditemukan di sekitar kita. Juga dikenal sebagai mikroorganisme, mereka terlalu... selengkapnya
Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD500B dapat digunakan secara luas dalam menemukan dan mengukur retakan tersembunyi, void, diso dan diskontinuitas serupa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Digital Abbe Refractometer WYA-Z Series adalah refractometer yang di desain khusus untuk pengukuran kadar manis atau kandungan gula pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMulti Gas Detector BX616 merupakan alat yang berfungsi dan bekerja dengan cara mendeteksi berbagai gas yang ada di sekitarnya. Pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSConcrete Schmidt Hammer atau Concrete Hammer Test adalah metode uji untuk memperkirakan mutu/kekuatan beton. Prinsip kerja Concrete Hammer adalah dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional pH Meter And Fluoride Meter PF900 adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling canggih, teknologi sensor dan desain… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Chlorine Ion Meter ION321-CL merupakan alat pengukur ataupun alat penguji yang berfungsi untuk mengukur kanadungan Ion pada Chlorine. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFree Chlorine Tester MW10 merupakan alat revolusioner, alat portable dalam pengukuran FCL fotometer, kompak dan mudah digunakan, memiliki desain modern, dan mengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Grain Moisture Meter GMK-303 merupakan alat pengukur kadar air atau moisture content yang terkadung pada bijian. Dengan menggunakan metode… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable ATP Hygiene Monitoring System ATP-1 adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan menguji tingkat kebersihan atau ke-higienis-an suatu permukaan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAudio Cable Tester NF388 Blue sangat akurat digunakan untuk pengukuran dan pengecekan jaringan kabel audio. Dengan varian warna biru membuat… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.