● online
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi dan Bijian BA015
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi dan Kakao WILE CC
- Automatic Sampling Seed Counter
- PORTABLE DISSOLVED OXYGEN METER AMT07
- Wire Fault Locator NF308
- Wireless Professional Weather Station with WIFI an
- Alat Pengukur Kadar Air Pada Daging SR-R
- Digital Alcohol Tester AMT139
Cara Menyimpan Gabah Yang Aman
Penyimpanan gabah adalah Cara Menyimpan Gabah yang aman yaitu proses yang menjaga suhu dan kelembaban tertentu. Penyimpanan harus sangat diperhatikan dengan benar karena dari penyimpanan ini dapat berpengaruh terhadap kualitas dan mutu gabah atau beras tersebut.
Penyimpanan gabah dilakukan untuk mempertahankan agar gabah dalam kondisi yang baik dalam jangka waktu tertentu , untuk persediaan masa paceklik. Pengelolaan dan penyimpanan yang kurang baik akan menyebabkan terjadinya respirasi sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada gabah, seperti menghitamnya gabah, tumbuh jamur serta munculnya beberapa pengganggu seperti tikus dan serangga-serangga yang dapat memakan gabah.
Baca Juga : Pengeringan Gabah Untuk Hasil Maksimal
Dalam penyimpanan penyusutan hasil panen gabah maupun beras merupakan hal yang sudah biasa terjadi. Hal ini disebabkan dari beberapa faktor seperti kondisi kemasan yang tidak baik, tempat penyimpanan yang tidak bersih atau higienis, gangguan hama. Juga disebabkan oleh kondisi cuaca pada daerah tersebut yang tidak baik atau sering hujan.
Proses penyimpanan gabah merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jika dalam proses tersebut salah maka akan mengakibatkan terjadinya tumbuhnya jamur, serangan serangga, respirasi tinggi, dan kutu beras yang dapat berpengaruh menurukan kualitas dan mutu beras.
Berikut ini Cara Menyimpan Gabah Yang Aman
Pada umumnya Penyimpanan Gabah itu dapat dibagi menjadi :
Cara penyimpanan menggunakan kemasan (bag store) sama halnya dengan penyimpanan plastik dan karung goni di dalam gudang. Penyimpanan dengan cara ini dapat dilakukan dalam skala kecil maupun besar.
Menggunakan Sistem curah (bulk storage). Maksudnya yaitu gabah yang sudah kering akan dicurahkan ke dalam suatu tempat yang bersih, kuat, serta aman dari gangguan hama maupun cuaca seperti halnya silo atau bunker.
Baca Juga :
Proses penyimpanan ini perlu untuk memperhatikan faktor seperti aerasi, fumigasi dan monitoring suhu dan kualitas gabah. Aerasi ini bertujuan agar memberikan sirkulasi udara yang baik pada gabah selama proses penyimpanan sehingga gabah dapat disimpan dalam waktu yang lama. Di sini Fumigasi bertujuan untuk memberantas hama dan serangga yang mungkin dapat menyerang gabah.
Sedangkan monitoring suhu dilakukan agar dapat mengetahui kenaikan dan penurunan suhu pada ruangan penyimpanan gabah. Jika suhu ruangan penyimpanan terlalu tinggi juga bisa menjadikan indikator adanya respirasi yang berlebihan yang dapat mengakibatkan rusaknya gabah. Proses monitoring ini sebaiknya dilakukan setidaknya sekali dalam seminggu.
Cara Menyimpan gabah akan sangat berpengaruh terhadap hasil susutnya, sebagai contoh :
- Jika melakukan penyimpanan gabah atau beras pada karung yang tertutup akan menyebabkan susut hasil 0,34 % selama 5 bulan
- Gabah yang disimpan dalam keadaan curah akan menyebabkan susut hasil hingga 0,58 % selama 5 bulan
- Gabah basah dengan kadar air 26 % yang disimpan dengan dicampur garam dapur 2% akan tahan selama 70 hari, dengan kerusakan < 1% dan rendemen giling mencapai 64, 22 %
Langkah-langkah penyimpanan gabah dalam gudang :
- Sediakan gudang yang memiliki ventilasi yang baik, memiliki atap yang tinggi dan juga memiliki alas yang baik.
- Pastikan gabah memiliki nilai kadar air 12 – 13% jika semakin tinggi nilainya kadar air maka daya tahan gabah juga akan berkurang. Untuk memastikan nilai kadar air pada gabah atau beras anda dapat mengukurnya dengan moisture meter.
- Pastikan karung atau plastik yang digunakan untuk membungkus gabah memiliki ukuran yang sama.
- Susunlah tumpukan karung yang berisi gabah secara teratur dan tidak terlalu tinggi.
- Gunakan pallet atau papan sebagai alasnya.
Demikian Cara menyimpan gabah secara aman untuk meminimalisir adanya susut hasil seminimal mungkin.
Tags: Cara menyimpan Gabah Yang Baik, Mengukur Kadar Air Beras, Mengukur kadar air gabah
Cara Menyimpan Gabah Yang Aman
Keladi Hias dan Cara Merawatnya – Trend tanaman hias selama pandemi memang terus berkembang, mulai dari aglonema terus merambah ke... selengkapnya
Bahaya TSS dalam Air – Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua air memiliki kualitas yang aman... selengkapnya
Alat Ubinan adalah alat yang digunakan untuk meprediksi akibat produksi tumbuhan saat tumbuhan masih terdapat di huma melalui penentuan sampel,... selengkapnya
Jual Pom Bensin Mini Digital Harga Terjangkau untuk Anda yang berlokasi di Purwokerto, Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo dan sekitarnya.... selengkapnya
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman... selengkapnya
Apakah anda pernah mendengar alat yang bernama Bomb Calorimeter? namun anda belum mengetahui apakah fungsi alat tersebut, maka berikut ini... selengkapnya
Menghitung benih dalam jumlah besar merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Untuk menunjang kebutuhan praktikum siswa di SMK Pertanian, Counting... selengkapnya
Alat Ukur COD BOD TSS Portable – Dalam dunia pengelolaan air, terutama untuk laboratorium lingkungan, industri, hingga sektor pendidikan, keberadaan... selengkapnya
Apa Itu Pesticide Residue Tester Meter? Pesticide Residue Tester Meter adalah alat canggih yang digunakan untuk mendeteksi sisa residu pestisida... selengkapnya
Dalam era pertanian modern, teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Salah satu inovasi terbaru adalah MicroClimate Information... selengkapnya
Portable Water Hardness Tester YD300 – Water Hardness adalah Kekerasan dalam air yang mengacu pada mineral tertentu atas konsumsi terhadap… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Microscope Camera – Perkembangan teknologi semakin pesat, hampir semua menggunakan teknologi digital. Dengan menggunakan teknologi digital, akan meminimalisir kesalahan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBOD Incubator Advanced Mold Incubator cocok untuk departemen eksperimen dan produksi lembaga penelitian ilmiah seperti perlindungan lingkungan, sanitasi dan pencegahan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Total Suspended Solid TSS Meter menggunakan prinsip hamburan cahaya latar 135° yang sesuai dengan standar internasional ISO7027, memastikan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Perangkat Uji Tanah merupakan alat bantu analisis hara tanah yang sangat penting dalam proses pengolahan tanah untuk lahan tanam…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSBiophotometer Laboratory Protein DNA Testing B-500 adalah alat yang digunakan untuk mengukur, menguji dan meneliti DNA, RNA dan Protein. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kecapatan Angin AMF002 sangat akurat digunakan untuk mengukur kecepatan angin, dengan model yang sangat praktis memudahkan dalam pemakaian…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Batubara dan Bubuk Kimia MS350 digunakan untuk mengukur kaar air pada batubara. Batubara adalah salah satu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHandheld Homogenizers D-1601 D-1602 – Homogenizer adalah mesin mixer yang biasa dan di pergunakan dalam pengolahan industri , industri yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kelembaban Textile MCT-1 adalah alat yang digunakan secara spesifik untuk mengukur kelembaban pada tekstil dengan performa tinggi dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.