● online
- Portable Ozone Generator AM-T Serials
- Moisture Analyzer MB60, MB61, MB62
- Biophotometer Laboratory Protein DNA Testing B-500
- pH Meter Susu Yoghurt Cream AMT16C
- Analog Durometer For Shore A, C, D Hardness
- Alat Uji Kilap Glossmeter ETB-0686
- Alat Pengukur Ketebalan Plat Ultrasonic Thickness
- Alat Pengukur Kecapatan Angin AMF002
Cara Mudah Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Hias
Membuat Media Tanam bisa kita lakukan sebagai media menanam tanaman hias. Trend tanaman hias terus berlangsung di tengah masyarakat, hampir semua rumah sekarang mempunya tanaman hias yang ditanam di dalam pot. Mulai dari tanaman yang kecil sampai yang besar banyak ditanam di depan rumah, tentunya dengan memperhatikan luas halaman yang dimiliki masing-masing rumah. Untuk yang lahannya sempit bahkan sampai menggunakan rak susun untuk menata pot-pot tanaman hias yang ada. Selain untuk untuk efektifitas lahan juga sekalian bisa digunakan sebagai hiasan, karena bentuk rak susun yang dibuat bagus.
Penamanan tanaman hias dalam pot tentu saja memerlukan media tanam, kalau hanya sekadar tanah maka akan menjadi kurang subur. Karena kita tidak tahu unsur hara yang terkandung dalam tanah yang kita gali, biasanya hanya menggali disekitar rumah. Yang paling bagus adalah dengan menggunakan media tanam organik. Media tanam organik dapat dengan mudah kita peroleh di toko tanaman hias, atau bahkan sekarang dipinggir jalan juga di jajakan pot sekaligus dengan media tanamnya.
Walaupun dengan membeli saja kita sudah bisa memiliki media tanam, tentu akan lebih bagus jika kita juga bisa meracik untuk membuat media tanam yang bagus. Jenis-jenis media tanam sangat banyak dan beragam. Apalagi dengan berkembangnya berbagai metode bercocok tanam seperti hidroponik dan aeroponik. Bahan yang digunakan merupakan bahan yang banyak tersedia di alam dan bisa dikerjakan sendiri.
Untuk membuat media tanam yang baik diperlukan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air, serta penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan digunakan adalah tanah top soil, kompos, dan arang sekam.
Media tanam yang baik harus mempunyai sifat kimia, fisik, dan biologi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Membuat Media tanam yang baik :
- Dapat menyimpan air, memiliki pondasi yang baik, memiliki aerasi (pertukaran udara) dan drainase (kemampuan menukarkan air) yang baik. Media tanam dapat mempertahankan kelembaban tanah, tapi dapat membuang air yang berlebih. Contoh media tanam yang baik adalah porous yang dapat mempertahankan kelembaban dan membuang kelebihan air, karena porous memiliki rongga kosong antar materialnya.
- Mampu menopang tanaman dan menyediakan ruang tumbuh bagi akar. Sehingga media tanam harus gembur agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Namun media tanam harus cukup kuat untuk menopang tanaman sehingga tidak roboh.
- Tidak berpotensi menimbulkan penyakit. Media tanam harus terbebas dari penyakit dan hama, karena dapat menyebabkan kematian tanaman. Meskipun demikian, media tanam tidak harus bebas dari mikroorganisme, karena banyak mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tanaman.
- Media tanam menyediakan nutrisi bagi tanaman yang terdiri atas unsur hara makro dan mikro. Ketersediaan unsur hara dapat ditambahkan dengan pupuk atau berasal dari aktivitas mikroorganisme dari tanah/media tanam.
Berikut cara membuat media tanam organik dengan mudah :
Siapkan tanah yang terlihat gembur dan subur, lebih baik ambil dari bagian paling atas. Selanjutnya, ayak tanah tersebut hingga menjadi butiran-butiran halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering sehingga tidak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan menyebabkan bahan-bahan tidak tercampur dengan merata. Siapkan kompos yang telah matang, bisa dari jenis kompos biasa, bokashi, atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sehingga menjadi butiran halus.Siapkan arang sekam. Campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah. Komposisi campuran adalah 2 bagian tanah, 1 bagian kompos dan 1 bagian arang sekam (2:1:1). Aduk hingga merata.Siapkan pot atau polybag, masukkan campuran tersebut ke dalamnya. Media tanam sudah siap digunakan.
Catatan:
Ketiga bahan baku tersebut bisa juga dicampur dengan komposisi perbandingan 1:1:1 atau 2:1:1. Mana yang terbaik bagi Anda, tentunya tergantung dari jenis tanaman dan ketersediaan sumber daya.
Media tanam sangat berguna apabila kita ingin menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini cocok diterapkan di lahan yang terbatas atau lahan sempit.
Tags: Bahan-bahan membuat media tanam, Membuat media tanam organik, Memilih media tanam yang subur
Cara Mudah Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Hias
Mengetahui Pupuk NPK Palsu di Pasaran, Pupuk merupakan bahan utama dalam proses penyuburan tanaman sehingga menjadi kebutuhan utama bagi para... selengkapnya
Langkah Efektif Cegah Corona sehingga kita tidak terjangkit virus Corona. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pandemi Virus Corona atau Covid-19... selengkapnya
Jenis dan Fungsi Seed Germinator – Seed germinator adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk menumbuhkan biji menjadi kecambah dalam... selengkapnya
Cara Menanam Padi Yang Menguntungkan – Padi adalah makanan pokok bagi masyarakat asia terlebih lagi Indonesia. Padi adalah asal daripada... selengkapnya
Apa itu Chlorophyll? Chlorophyll, atau klorofil dalam bahasa Indonesia, adalah pigmen hijau yang ditemukan di hampir semua tumbuhan. Klorofil berperan... selengkapnya
Jual Alat Pengukur Kadar Alkohol – Alkohol yang merupakan bahan yang sering digunakan untuk pembersih alat kedokteran, namun tidak jarang... selengkapnya
Pengendalian Hama Wereng Coklat Pada Tanaman Padi – Wereng coklat merupakan serangga hama tanaman padi yang penting sejak awa tahun... selengkapnya
Cara Mengukur Kekerasan Tanah Dengan Soil Hardness Tester – Tanah dasar adalah permukaan tanah asli, permukaan galian, atau permukaan tanah... selengkapnya
Apa itu inkubator bakteriologis ? Di laboratorium, ada dua jenis : inkubator bakteriologis dan inkubator BOD. Inkubator bakteriologis terutama digunakan... selengkapnya
Ketika kita membicarakan batubara, kita akan sepakat bahwa batubara termasuk sumber daya Indonesia yang berharga dan tidak dapat kita lepaskan... selengkapnya
Professional Portable Water Hardness Tester EC915 (Ca+Mg Sensor Made in UK) Fitur Portable Water Hardness Tester EC915 : Pengukur kekerasan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLutron TM969 Dual Beam Laser Infrared Thermometer Gun Thermogun merupakan produk dari Lutron yang digunakan untuk mengukur suhu dari jarak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHandheld Homogenizer AMT-M17 Homogenizer adalah instrumen genggam pintar untuk pengorganisasian homogen, pemisahan dan emulsifikasi yang cepat. Dengan kepala pendispersi yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSponge Hardness Tester SHORE F (hold peak) Durometer – Untuk mengukur kekerasan busa, SSangat cocok untuk penentuan kekerasan busa yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSalinity Meter Saku SB-1500PRO adalah Salt Meter saku dengan desain portable yang mudah digunakan untuk mengukur kadar garam pada cairan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Grain Moisture Meter MC-7828G merupakan alat pengukur kadar air pada bijian dilengkapi dengan probe yang berbentuk cawan memudahkan kita… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSWYA Abbe Refractometer adalah refractometer yang digunakan untuk mengukur kadar kandungan yang yang terkandung pada zat cair seperti kadar gula,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional pH Meter And Fluoride Meter PF900 adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling canggih, teknologi sensor dan desain… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDaging adalah salah satu sumber protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Daging… selengkapnya
*Harga Hubungi CS


Saat ini belum tersedia komentar.