● online
- Alat Pengukur Kelembaban Textile MCT-1
- Pompa Paristaltik Dengan Kecepatan Variable BT50S
- Alat Pengukur Kecapatan Angin AMF002
- Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD550B
- Air Quality Meter Particle Counter AMF079 PM2.5
- Vertical Laminar Air Flow Cabinet
- 6 in 1 Multi Gas Detector BX618
- Dosimeter DoseRAE 2 PRM-1200
Herbisida Obat Pengendali Gulma
Herbisida Obat Pengendali Gulma adalah pestisida yang berisi senyawa atau material yang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau memberantas tumbuhan yang menyebabkan penurunan hasil yang disebabkan oleh gulma pengganggu tanaman utama yang menyebabkan penurunan hasil pertanian.
Lahan pertanian biasanya ditanami sejenis atau dua jenis tanaman pertanian. Namun, tumbuhan lain juga dapat tumbuh di lahan tersebut, karena kompetisi dalam mendapatkan hara di tanah, perolehan cahaya matahari, dan keluarnya substansi alelopatik, tumbuhan lain ini tidak diinginkan keberadaannya. Herbisida digunakan sebagai salah satu sarana pengendalian gulma.
Efek herbisida terhadap gulma
Herbisida banyak digunakan karena memiliki tingkat efektifitas yang tinggi untuk mengendalikan gulma. Herbisida bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Pengaruh dari penggunaan bahan kimia ini biasa terlihat dari penyimpangan secara morfologi. Efeknya sangat bervariasi tergantung dari jenis gulma yang dikendalikan.
Beberapa efek dari aplikasi herbisida yang sering ditemui, antara lain; pertumbuhan terhambat, efek formatif, klorosis, nekrosis, dan pembentukan kutikula yang berkurang. Efek tersebut bisa berbeda-beda tergantung pada jenis herbisida yang digunakan.
Tak hanya itu, efektivitas aplikasi herbisida juga tergantung dari kondisi lingkungannya. Jika diaplikasikan pada saat yang tepat, maka herbisida bisa bekerja dengan lebih efektif. Sebagai contoh, efek herbisida yang diaplikasikan pada musim hujan akan berbeda dengan herbisida yang diaplikasikan saat musim kemarau.
Baca Juga :
Aplikasi herbisida saat musim hujan sangat tidak dianjurkan. Pasalnya, air hujan bisa membuat herbisida tercuci dan tidak bisa menyerang gulma dengan maksimal. Tak hanya itu, dosis dan cara aplikasi juga akan mempengaruhi efektivitas herbisida. Maka dari itu, pastikan untuk mengaplikasikan herbisida dengan dosis dan cara aplikasi yang direkomendasikan. Anda bisa melihat rekomendasi ini pada kemasan herbisida yang digunakan.
Pengelompokan herbisida berdasarkan pertumbuhan gulma.
- Herbisida Pratumbuh
Herbisida ini diaplikasikan pada tanah sebelum gulma tumbuh. Semua herbisida pra tumbuh, adalah soil acting herbicide atau herbisida yang diaplikasikan ke tanah dan bersifat sistemik.
Contoh herbisida ini yaitu diuron, bromacil, oksadiazon, oksifluorfen, ametrin, butaklor dan metil metsulfuron.
- Herbisida Pascatumbuh
Herbisida ini diaplikasikan saat gulma sudah tumbuh. Semua herbisida pasca tumbuh adalah foliage applied herbicide atau herbisida yang diaplikasikan ke gulma dan bisa bersifat sistemik ataupun non sistemik.
Contoh herbisida pasca tumbuh adalah glifosat, paraquat, glufusinat dan propanil.
Pengelompokan herbisida berdasarkan tipe translokasi dalam tanaman.
- Herbisida Kontak (Tidak Ditranslokasikan)
Herbisida kontak mengendalikan gulma dengan cara mematikan bagian gulma yang terkena langsung dengan herbisida. Sifat herbisida ini tidak ditranslokasikan atau tidak dialirkan dalam tubuh gulma.
Contoh herbisida kontak yang bersifat selektif yaitu oksifluorfen, oksadiazon dan propanil. Sementara yang bersifat non selektif seperti parakuat dan glufosinat.
- Herbisida Sistemik (Ditranslokasikan)
Herbisida sistemik dapat mematikan gulma melalui translokasi racun ke seluruh bagian-bagian gulma. Herbisida jenis ini dapat diaplikasikan melalui tajuk maupun melalui tanah.
Contoh herbisida yang melalui tajuk yaitu herbisida glifosat, sulfosat dan ester, sedangkan yang melalui tanah yaitu herbisida ametrin, atrazin, metribuzin dan diuron.
Pengelompokan herbisida berdasarkan selektifitasnya.
- Herbisida Selektif
Herbisida selektif adalah herbisida yang bersifat beracun untuk gulma tertentu. Contoh herbisida ini yaitu ametrin, diuron, oksifluorfen, klomazon dan karfentrazon.
- Herbisida Nonselektif
Herbisida nonselektif adalah herbisida yang dapat mematikan hampir semua jenis tumbuhan termasuk tanaman yang dibudidayakan. Contoh herbisida ini yaitu glifosat dan paraquat.
Dalam memilih herbisida perlu dipertimbangkan terlebih dahulu gulma apa yang akan dikendalikan dan pada tanaman apa yang dibudidayakan.
Contoh herbisida non selektif (glifosat) sering digunakan untuk mengendalikan gulma pada tanaman yang berbatang keras, tanpa olah tanah pada pertanaman jagung, singkong, perkebunan sawit, nanas dan mangga.
Tetapi tidak cocok untuk pengendalian gulma untuk tanaman lunak seperti kebun bunga dan pertanaman padi karena bisa saja tanaman tersebut ikut mati karena herbisida tersebut. Sementara, herbisida selektif atrazin biasa digunakan pada pertanaman jagung dan tebu, herbisida ini sasarannya pada gulma berdaun lebar dan sempit.
Dari penjelasan di atas, poin penting dalam menggunakan herbisida adalah harus sesuai dengan petunjuk pada label kemasan (pada herbisida kimia) agar tidak menimbulkan kerugian bahkan berefek negatif pada kematian tanaman budi daya.
Tags: Efek herbisida untuk lingkungan, Fungsi Herbisida, Jenis Herbisida di Pasaran
Herbisida Obat Pengendali Gulma
Cara Uji COD (Chemical Oxygen Demand) dalam air sebagai salah satu pengujian terhadap kualitas air yang akan di uji. PRINSIP... selengkapnya
Bahaya Alkohol untuk Tubuh Manusia – Alkohol adalah bahan utama dari berbagai minuman keras. Kadar alkohol pada minuman keras mempunyai... selengkapnya
Kacang-kacangan salah satu kudapan, camilan atau makanan kecil yang disukai oleh semua kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua.... selengkapnya
Dalam era pertanian modern, teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Salah satu inovasi terbaru adalah MicroClimate Information... selengkapnya
Pupuk Tanaman Hias – Trend menanam tanaman hias akhir-akhir ini sedang marak dimana-mana, trend tnaman pot sudah mulai menggusur pit... selengkapnya
Langkah Efektif Cegah Corona sehingga kita tidak terjangkit virus Corona. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pandemi Virus Corona atau Covid-19... selengkapnya
Deteksi Mikroba di Udara sebagai Sumber Penularan Infeksi – Kualitas udara dalam ruangan merupakan salah satu variabel terpenting untuk hidup... selengkapnya
Glossmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kilau atau kilap pada suatu benda. Gloss mempunyai arti mengkilap, kilau atau... selengkapnya
Alat Ukur COD BOD TSS Portable – Dalam dunia pengelolaan air, terutama untuk laboratorium lingkungan, industri, hingga sektor pendidikan, keberadaan... selengkapnya
Distributor COD Meter atau chemical oxygen demand meter menyediakan COD analyzer dengan harga terjangkau. COD merupakan salah satu parameter untuk... selengkapnya
Alat Pengukur Kadar Air Bijian SR7800G – Sebagai negara agraris, Indonesia mempunyai lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas. Hasil… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Calorimeter ZRQ9703, ZRQ9704 – Calorimeter atau kalorimeter adalah alat untuk menentukan kalor jenis suatu zat. Prinsip kerja calorimeter adalah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Kandungan Minyak dalam Air Oil in Water Sensor adalah alatyang digunakan untuk mengukur kandungan minyak di dalam air…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSConcrete Schmidt Hammer atau Concrete Hammer Test adalah metode uji untuk memperkirakan mutu/kekuatan beton. Prinsip kerja Concrete Hammer adalah dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Portable Dissolved Oxygen Meter DO-820/821 : Kalibrasi otomatis : Meteran dapat dikalibrasi oleh satu atau dua poin. Meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPlant Transpiration Rate Meter TPZT-1000 terutama digunakan untuk pengukuran dan penelitian transpirasi tanaman. Secara bersamaan dapat mengukur suhu daun, suhu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCross Laser Liner 5 Lines AMD001 adalah alat yang digunakan untuk membuat garis dengan menggunakan teknologi laser, garis yang berfungsi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHumidity Alert and Thermometer, Dew Meter AMT-123 adalah alat yang digunakan untuk mengukur kelembaban, suhu dan titik beku pada sebuah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional Seed X-ray Machine mengadopsi sistem pencitraan resolusi tinggi, detektor CMOS 48 m, pencitraan digital tabung pemancar titik fokus mikro,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Thermometer AMT136 digunakan untuk mengukur carian yang bersuhu tinggi atau rendah, dilengkapi dengan probe baja yang bisa dicelupkan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.