● online
- Alat Ukur Kekerasan Plastik Busa dan Spons SR1510E
- PORTABLE DISSOLVED OXYGEN METER AMT08
- Nitrate Tester Greentest 2 EC05F
- Alat Penguji Getaran 3D Vibration Meter VM-6380
- Alat Uji Derajat Putih Tepung Tapioka
- Digital Hot Plate Magnetic Stirrer Porcelain Plate
- Digital Anemometer AMF027
- Portable Turbidity Meter AMT21
Janda Bolong Bukan Janda Biasa
Janda Bolong Bukan Janda Biasa, Kalau mendengar kata janda pasti kita akan berpikiran ke sosok seorang perempuan, apalagi ditambah kata bolong maka kita berpikiran ke sesuatu yang gimana gitu. Eits… buang dulu pikiran ke arah yang lain-lain. Janda disini bukan janda biasa, ya janda bolong tanaman yang mulai hits akhir-akhir ini. Kenapa dinakaman janda bolong ya ? Karena mungkin daunnya yang bolong-bolong.
Sebenarnya apa sih Janda Bolong itu, yang pamornya mulai menyusul tanaman aglonema ?
Fakta ilmiah Janda Bolong, tanaman hias yang harganya bisa mahal itu ternyata merupakan tumbuhan beracun. Meskipun sebagai tanaman hias, namun Anda harus hati-hati dalam merawatnya.
Saat pandemi Covid-19 ini, banyak orang yang menyalurkan hobi berkebunnya dengan menanam sejumlah tanaman hias favoritnya.
Banyak yang telah mengenal Monstera alias Janda Bolong, jenis tanaman hias yang kini menjadi primadona. Karena selain unik, harganya pun bisa “selangit.” Tapi mungkin belum banyak yang tahu juga mengenai fakta ilmiah Janda Bolong, tanaman hias yang kini banyak diburu pecinta tanaman.
Janda Bolong merupakan jenis tumbuhan yang kini dijadikan sebagai tanaman hias. Para ahli biologis menyebut jenis tumbuhan ini sebagai Monstera. Di luar negeri tanaman ini mendapat julukan Swiss Cheese Plant. Hal itu karena bagian daunnya bolong-bolong seperti keju Swiss.
Para ilmuwan sudah lama mempelajari tumbuhan ini, hingga akhirnya menjadi populer sebagai tanaman hias. Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah fakta ilmiah yang unik dari tanaman Monstera alias Janda Bolong.
Fakta Ilmiah Janda Bolong, Tanaman Hias Harga Mahal
Asal Muasal Nama Janda
Website The Sill melansir bahwa Monstera adalah salah satu jenis tanaman yang berdaun lebih besar dari daun tanaman pada umumnya. Dari situlah kemudian lahir nama Monstera. Para ahli botani telah meneliti jenis tanaman ini dari awal abad ke-20. Pada masa modern, Monstera menjadi tanaman hias. Di Indonesia tanaman ini dijuluki Janda Bolong, sedangkan di luar negeri julukannya Swiss Cheese Plant lantaran daunnya bolong-bolong seperti keju.
Aslinya Berasal dari Amerika Tengah
Fakta ilmiah Janda Bolong atau Monstera menurut Royal Botanic Garden Kew yang mengelola Plants of The World. Bahwa habitat asli Monstera berasal dari Amerika Tengah, yang mana daerahnya beriklim tropis. Keberadaan tanaman tersebut tersebar dari mulai negara Meksiko, Kolombia, Panama, Venezuela, hingga bagian Utara Brasil.
Karena memang aslinya sebagai jenis tumbuhan tropis, maka tak heran jika Monstera bisa mudah tumbuh dalam daerah beriklim tropis, salah satunya Indonesia.
Ada 45 Jenis Tanaman Monstera
Terdapat 45 jenis tanaman hias Monstera. Ini adalah fakta ilmiah Janda Bolong menurut para ahli botani. Sampai saat ini mereka mencatat jumlah spesies Monstera sudah ada sebanyak 45 spesies. Namun dari 45 spesies itu, yang paling populer menjadi tanaman hias termahal yaitu jenis Monstera deliciosa, karena memiliki daun yang lebar dan bolong-bolong.
Selain itu, spesies Monstera adansonii dengan ukuran yang lebih kecil serta daunnya berlubang juga menjadi tanaman hias yang sama-sama populer. Ada pula jenis Monstera obliqua, spesies ini memiliki daun yang bolongnya lebih besar.
Monstera Miliki Sifat Unik
Memiliki sifat unik menjadi salah satu fakta ilmiah Janda Bolong. Tanaman jenis Monstera dalam habitat aslinya merupakan tumbuhan pemanjat inangnya. Tanaman ini memiliki sifat hemifit, atau sebagian epifit. Itu artinya Monstera hidupnya menumpang dulu kepada inangnya seperti halnya epifit lain.
Kemudian setelah itu Monstera alias Janda Bolong akan menumbuhkan akar gantung. Jika akar gantungnya sampai ke tanah, baru ia akan mengambil nutrisinya dari tanah.
Monstera dapat memanjat dan juga membelit pohon hingga ketinggian mencapai 20 meter. Kalau ingin memelihara tanaman hias jenis Janda Bolong atau Monstera, lebih enaknya menyediakan tiang supaya ia bisa memanjat. Sehingga nantinya akan tampak lebih indah.
Tumbuhan Beracun
Jenis tumbuhan beracun adalah fakta ilmiah Janda Bolong. Jadi, meskipun sebagai tanaman hias dan harganya bisa mahal, namun Anda harus berhati-hati. Menurut ProFlowers, tanaman jenis Monstera atau Janda Bolong adalah tanaman beracun. Racun ini disebabkan oleh kalsium oksalat yang ada pada getahnya. Karena itulah harus berhati-hati jika daun atau batangnya sobek mengeluarkan getah.
Getah pada tanaman hias Janda Bolong dapat menimbulkan sakit perut apabila termakan, dan iritasi pada kulit kalau tersentuh. Memang agak repot kalau ada anak kecil yang pecicilan, atau punya hewan peliharaan. Jadi sebaiknya tanaman hias Monstera si Janda Bolong ini simpan pada tempat yang tidak mudah terjangkau anak kecil maupun hewan peliharaan.
Cara Perawatan Janda Bolong
Sesuai habitat alaminya, Monstera si Janda Bolong ini membutuhkan cahaya matahari secara tidak langsung. Karena jika terkena sinar matahari langsung, ia akan kepanasan, lalu daunnya menguning. Karena memiliki daun yang lebar, maka tidak perlu sering menyiramnya. Cukup cek tanah pada potnya, kalau tanahnya sudah tidak basah lagi, baru siram.
Jenis tanaman tersebut dapat tumbuh pada suhu normal dalam ruangan ataupun halaman pada iklim tropis seperti Indonesia.
Harganya Bisa Sangat Mahal
Harganya bisa sangat mahal, ini adalah fakta dari tanaman hias Janda Bolong. Kalau yang normal harganya hanya puluhan ribu rupiah saja. Sedangkan yang mahal adalah variegata Monstera deliciosa dan Monstera adansonii. Harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Menurut Plantophiles, variegata yaitu kondisi daun yang terdapat garis putih atau belang akibat terjadinya mutasi genetik. Kondisi ini menyebabkan bagian daunnya kekurangan klorofil.
Jadi daun yang belang bukan akibat terjemur sinar matahari. Daun yang belang menjadikan tanaman Janda Bolong ini tampak semakin cantik. Terlebih adanya paduan warna hijau dengan krem. Mutasi genetik sangat jarang terjadi. Selain itu, belum tentu juga keturunannya akan belang. Mutasi genetik ini kemungkinan terjadinya 1:100.000 tanaman.
Gimana, masih tertarik dengan Janda ?
Tags: Cara Menanam Janda Bolong, Janda Bolong tanaman Viral, Media Tanam Janda Bolong
Janda Bolong Bukan Janda Biasa
Seed Neatness Workbench adalah istilah yang merujuk pada alat atau meja kerja yang dirancang khusus untuk memisahkan, membersihkan, dan mengolah... selengkapnya
Supplier Alat Ukur Kadar NPK Termurah Di Jakarta – Anda sedang mencari alat ukur yang digunakan untuk mengukur kadar NPK ?... selengkapnya
Menghitung benih dalam jumlah besar merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Untuk menunjang kebutuhan praktikum siswa di SMK Pertanian, Counting... selengkapnya
Dalam dunia pertanian, memahami proses fisiologis tanaman adalah dasar bagi keberhasilan budidaya dan hasil panen yang maksimal. Salah satu proses... selengkapnya
Perusahaan yang membuang air limbah ke sungai wajib memastikan bahwa limbah cair yang dilepas telah memenuhi baku mutu lingkungan. Salah... selengkapnya
Setelah dipanen, gabah padi perlu dirontokkan, dikeringkan, dan digiling terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air gabah... selengkapnya
Hidup Normal dengan Kondisi Baru adalah kehidupan kita di saat ini. Sebagaimana kita ketahui bersama, pendemi virus corona atau Covid-19... selengkapnya
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman... selengkapnya
Sejak dahulu, pertanian Indonesia menjadi andalan dalam menyediakan pangan yang berkualitas. Dengan tanah yang subur, segala jenis pertanian punya potensi... selengkapnya
Teknik Penanganan Pasca Panen Padi adalah tahapan kegiatan yang dimulai sejak pemungutan (pemanenan) hasil pertanian yang meliputi hasil tanaman pangan,... selengkapnya
Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD500B dapat digunakan secara luas dalam menemukan dan mengukur retakan tersembunyi, void, diso dan diskontinuitas serupa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDaging adalah salah satu sumber protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Daging… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHB Series Cap Torque Tester adalah instrumen pengukur intelektual, yang dirancang khusus untuk menguji dan mengukur torsi yang berbeda. HT… selengkapnya
*Harga Hubungi CSUltrasnap For Systemsure II merupakan kelengkapan untuk melakukan pengecekan standar kebersihan. Ultrasnap For Systemsure II terdiri dari beberapa jenis :… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Alcohol Tester AMT6000 merupakan salah satu varian alat pengukur kadar alkohol yang terkandung pada mulut atau biasa disebut breath… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnemometer Digital AM-4836V sangat akurat dan cepat digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Anemometer Digital AM-4836V diaplikasikan untuk instalasi, debug dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRingkasan Produk : FTTH OPTICAL FIBER FUSION SPLICER AOP51 (AV6481) menerapkan CPU kelas industri + struktur FPGA mikroskop serat optik berkinerja… selengkapnya
*Harga Hubungi CSConductivity Tester EC-3 adalah alat portable atau hand held untuk mengukur tingkat konduktifitas yang terkandung dalam air. Sangat cocok digunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSingle Angle Universal Gloss meter AMN60 telah memenuhi standar ISO2813, ASTMD523, DIN67530 dan GB9754, GB9966, GB/T13891, secara luas digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kekeruhan Turbidity Meter digunakan untuk mengukur tingkat kekeruhan cairan. Hal ini dapat diterapkan secara luas dalam pengukuran kekeruhan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.