● online
Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia
Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia – Makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia adalah padi. Tanaman ini merupakan makanan yang dikonsumsi di Asia dan Amerika Selatan.
Padi yang nama ilmiah Oryza sativa L. adalah tanaman yang dibudidaya, meski ada juga yang merupakan padi liar. Padi diduga dimulai dari India atau Indocina, namun dibudidayakan di Indonesia sekitar 1500 SM.
Padi sebagai tanaman pangan utama penghasil makanan pokok di negeri ini terus menerus dikembangkan demi terciptanya produksi yang maksimal. Masyarakat kita sudah ketergantungan akan beras sebagai makanan pokok, ini membuat tingginya permintaan beras dibandingkan komodi lain sebagai alternatif bahan pangan seperti, jagung, singkong, sagu, serta ubi-ubian. Pemerintah Daerah pun pernah ikut-ikutan latah mengkampanyekan “sehari tanpa nasi” tetapi tidak memikirkan ketersediaan alternatif pengganti nasi, jadi kesannya hanya sekadar angin lalu saja.
Semakin berkurangnya lahan sawah garapan para petani di Indonesia membuat semakin menurunnya jumlah produksi gabah. Indonesia yang dulu dikenal swasembada beras selama tiga periode yaitu tahun 1984, tahun 2004, dan tahun 2008. Setelah masa itu kini negara kita termasuk dalam daftar pengimpor beras.
Mewujudkan negara ini kembali berswasembada beras saat ini sudah seperti mimpi, tetapi mimpi itulah yang mesti kita wujudkan. Berbagai macam penelitian terus dilakukan oleh para peneliti dan lembaga terkait, salah satunya adalah menciptakan benih dengan varietas unggul. Benih dengan varietas unggul itulah saat ini yang menjadi harapan petani karena konversi lahan yang beralih fungsi. Tidak hanya itu banyak faktor yang mempengaruhi menurunnya jumlah produksi pertanian diantaranya adalah anomali iklim yang tak menentu, hama, kondisi lahan, pengairan, rendahnya teknologi pasca panen, dan faktor-faktor lainnya.
Jenis-jenis padi berdasarkan varietas
Berikut ini adalah jenis padi apabila dibedakan berdasarkan varietas.
JENIS-JENIS PADI: VARIETAS PADI HIBRIDA
Varietas hibrida adalah varietas padi yang hanya sekali tanam. Kelebihan padi varietas hibrida adalah potensi hasil panen yang maksimal. Hasil panen dapat mencapai dua kali lipat dari padi lokal. Butiran padi yang dihasilkan lebih bagus, dengan kualitas nasi yang lebih pulen dan wangi.
Namun varietas hibrida sendiri memiliki kelemahan, yaitu kualitas hasilnya akan berkurang jauh apabila berasal dari tanaman turunannya. Artinya, padi harus berasal dari bibit original, karena apabila hasil panen kemudian ditanam ulang, hasil ini akan berbeda dengan bibit aslinya. Harga benih varietas hibrida ini termasuk yang termahal.
Jenis varietas padi hibrida antara lain Intani 1 dan 2, Rokan, SL 8 dan 11 SHS, Segera Anak, PP1, H1, Bernas Prima, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64, Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7-10 11, MIKI 1-3, SL 8 SHS, SL 11 HSS dan Maro.
JENIS-JENIS PADI: VARIETAS PADI UNGGUL
Varietas padi unggul berada satu tingkat di bawah varietas hibrida. Varietas ini dapat ditanam berkali-kali dengan kualitas yang sama. Artinya, hasil panen dari varietas padi unggul masih bisa dijadikan benih.
Harga benih padi unggul pun tidak semahal benih padi hibrida. Untuk hasil produksi pun padi unggul dapat dikatakan baik, dapat mencapai 8-10 ton per hektar.

Beberapa contoh varietas padi unggul antara lain adalah Inpara 1-8, Inpago 1-5, Inpari 1-21, Inpari 31, Inpari 33, Inpari 34 Salin Agritan, dan Inpari 35 Salin Agritan.
Varietas padi unggul pun ada juga yang dikembangkan dan dirilis oleh pemerintah, seperti Inpari 34 dan Inpari 35. Keunggulan varietas ini adalah ketahanannya terhadap hama wereng cokelat.
JENIS-JENIS PADI: VARIETAS PADI LOKAL
Varietas padi lokal adalah varietas padi yang khusus berada di daerah tertentu. Varietas semacam ini hanya cocok ditanam di daerah tertentu saja, karena membutuhkan spesifikasi khusus untuk tumbuh dan memproduksi padi.

contoh padi marong. sumber: berasdeh.wordpress.com
Padi lokal biasanya menghasilkan produksi sekitar 7-8 ton per hektar. Rasa beras dari padi lokal juga kurang enak.
Jenis jenis padi lokal antara lain : Gropak (Kulon Progo), Indramayu, Dharma Ayu, Srimulih, Andel Jaran, Merong, Gundelan, Marong, Simenep, dan Ketan Lusi.
Secara tipe beras yang dihasilkan
Berikut ini beberapa jenis padi apabila dibedakan dari tipe beras yang dihasilkan.
PADI KETAN
Padi ketan lebih lengket dari padi nasi, sehingga tidak dijadikan makanan pokok. Padi ketan biasanya dijadikan bahan pembuatan tape ketan, bubur ketan, dan macam-macam makanan khas daerah.
Varian padi ketan antara lain adalah varian padi ketan merah, putih, dan hitam.

PADI WANGI
Sesuai namanya, padi wangi memiliki karakteristik beraroma wangi. Padi seperti ini contohnya adalah padi pandanwangi.
PADI PERA
Padi pera adalah padi yang apabila berasnya dimasak, akan menghasilkan nasi bertekstur pera. Pera adalah tekstur nasi yang sedikit keras.
Tekstur ini berasal dari kadar amilosa yang tinggi. Semakin tinggi kadar amilosa, semakin terasa tekstur nasi tersebut. Kadar amilosa yang menghasilkan tesktur pera minimal 25%.
Padi pera diproduksi dan populer di daerah Sumatera Barat dan Riau. Padi dengan kadar amilosa tinggi tak hanya dijadikan nasi, pun juga menjadi bahan utama pembuatan bihun dan tepung beras.
Contoh padi pera adalah Inpari 12 (amilosa 26,4%), Inpara 1 (27,9%), Inpara 3, (28,6%), Inpara 4 (29%), Inpari 17 (amilosa 26%), dan Hipa 4 (24,7%).
PADI PULEN
Padi pulen adalah padi yang apabila berasnya dimasak, akan menghasilkan karakteristik nasi yang pulen. Sebagian orang lebih menyukai nasi yang pulen alias sedikit lengket.

Pulen berasal dari amilopektin yang tinggi di dalam padi dan kadar amilosa di bawah 25%. Apabila dimasak, nasi yang dihasilkan akan berasa sedikit lengket.
Contoh padi dengan tekstur yang pulen adalah tekstur padi Inpari 13, Ciherang, dan IR64.
Secara budidaya
Apabila dilihat dari segi budidaya, berikut ini jenis-jenis padi yang ada.
PADI GOGO
Padi gogo adalah jenis padi yang tidak ditanam di sawah seperti pada umumnya. Jenis padi ini ditanam di kebun atau di ladang. Kelebihan padi gogo adalah tidak memerlukan irigasi khusus. Daerah yang sering mengembangkan padi gogo adalah daerah tadah hujan, contohnya di Lombok.
Di Lombok sendiri ada sistem yang disebut padi gogo rancah. Ia memberikan penggenangan di selang waktu tertentu saja, sehingga hasil padinya meningkat.
Pada lahan-lahan yang mengembangkan padi gogo, biasanya diterapkan juga sistem bercocok tanam tumpang sari. Artinya, petani tidak hanya menanam padi, namun juga disandingkan dengan tanaman produksi lainnya, seperti jagung atau ketela/singkong.

PADI RAWA
Padi rawa adalah padi yang sering ditanam di persawahan. Padi ini membutuhkan genangan air, sehingga perlu diirigasi secara konsisten.
Jenis-jenis Padi berdasarkan Kelas Benih
Balitbang merilis klasifikasi padi berdasarkan kelas benih.
BENIH PENJENIS (BS / BREEDER SEED / LABEL KUNING)
Benih penjenis merupakan benih yang diproduksi dan diawasi langsung oleh Pemulia Tanaman atau instansi terkait. Benih ini disesuaikan dengan karakteristik lahan tertentu, dan dikembangkan agar tahan terhadap hama yang ada di daerah tersebut.
BENIH DASAR (FS / FOUNDATION SEED / LABEL PUTIH)
Benih dasar adalah keturunan pertama dari Benih Penjenis. Benih dasar ini diproduksi di Instansi yang ditunjuk oleh Dirjen Tanaman Pangan, denga bimbingan dan pengawasan yang ketat.
Untuk dapat diproduksi, benih ini perlu mendapatkan sertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.
BENIH POKOK (SS / STOCK SEED / LABEL UNGU)
Benih Pokok (BP) adalah keturunan dari Benih Dasar yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga indetitas dan tingkat kemurnian varietas yang ditetapkan dapat dipelihara dan memenuhi standart mutu yang di tetapkan dan harus disertifikasi sebagai Benih Pokok oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.
BENIH SEBAR (ES / EXTENSION SEED / LABEL BIRU)
Benih Sebar (BR) adalah keturunan dari Benih Pokok. Benih sebar diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa, dengan tujuan agar identitas dan kemurnian varietas bisa dipelihara dengan baik, memenuhi standar mutu yang ditetapkan, dan juga harus disertifikasi sebagai Benih Sebar oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.
Demikian tadi jenis-jenis padi berdasarkan berbagai macam kategori. Semoga bermanfaat.
Tags: Bibit Padi Unggulan, Jenis Bibit Padi, Varietas padi unggul
Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Dalam industri furniture, kasur busa, dan jok mobil, pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Salah... selengkapnya
Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Namun, kualitas air dapat menurun akibat berbagai jenis... selengkapnya
Dalam industri pertanian, makanan, dan minuman, tingkat keasaman buah menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas dan rasa. Untuk memastikan standar... selengkapnya
Supplier Drone Sprayer Pertanian – Di era pertanian modern, penggunaan teknologi canggih seperti drone sprayer menjadi solusi efisien dalam proses... selengkapnya
Bakterisida atau sering disebut bakteriosida atau disingkat bside merupakan bahan atau substansi yang dapat membunuh bakteri. Bakterisida yang umum dikenal... selengkapnya
Pengolahan tanah bertujuan untuk mengubah sifat fisik tanah agar lapisan yang semula keras menjadi datar dan melumpur. Dengan begitu gulma... selengkapnya
Survei menggunakan Alat Ubinan yang dilakukan oleh BPS bertujuan untuk mendapat nilai produktivitas padi per hektar. Sementara luas panen didapatkan... selengkapnya
Pertanian lahan kering merupakan salah satu jenis pertanian yang dilakukan di wilayah yang memiliki curah hujan rendah atau tidak teratur.... selengkapnya
Tanah Rawa adalah lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri... selengkapnya
PORTABLE DISSOLVED OXYGEN METER AMT08 adalah alat yang digunakan untuk mengukur kandungan Oksigen atau O2 didalam air. Alat ini mudah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTablet Friability Tester CS-2X adalah alat penguji kerapuhan digunakan untuk menguji sifat fisik tablet yang tidak dilapisi dalam stabilitas mekanis,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTouch Screen Moisture Analyzer MB68 adalah alat pengukur kadar air pada suatu bahan, seperti bijian dan tepung dengan menggunakan system… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional 3 Angles Gloss meter AMN66 mempunyai kualitas tinggi telah memenuhi standar ISO2813, ASTMD523, DIN67530 dan GB9754, GB9966, GB/T13891, dapat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional Seed X-ray Machine mengadopsi sistem pencitraan resolusi tinggi, detektor CMOS 48 m, pencitraan digital tabung pemancar titik fokus mikro,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLaser Distance Meter adalah alat untuk mengukur jarak yang menggunakan laser, dengan menambakan laser dari arah tertentu ke batas jarak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Kandungan Minyak dalam Air Oil in Water Sensor adalah alatyang digunakan untuk mengukur kandungan minyak di dalam air…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSWYA Abbe Refractometer adalah refractometer yang digunakan untuk mengukur kadar kandungan yang yang terkandung pada zat cair seperti kadar gula,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Tensiometer adalah suatu alat praktis untuk mengukur kandungan air tanah, tinggi hidrolik, dan gradien hidrolik. Alat ini terdiri atas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCCTV Tester NF-711M adalah alat pendeteksi jaringan kabel CCTV, sehingga ketika terjadi kerusakan atau tidak ada konektivitas pada CCTV kita… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.