● online
- Dew Point Meter HT-6850
- Stereo Zoom Microscope with LCD HD Tablet
- Analytical Balance Internal Calibration A006-T
- Digital Anemometer AMF027
- Alat Penguji Getaran 3D Vibration Meter VM-6380
- Alat Pengukur Sinar Ultraviolet UVC254
- Alat Pengukur Warna Putih Whiteness Meter WTM-8
- Plant Physiology and Ecology Monitoring System
Membuat Pupuk Organik Cair
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman dengan mendorong petani menggunakan pupuk organik secara masif. Terkait hal tersebut Kementerian Pertanian melaunching Gerakan Tani Pro-Organik (GENTA ORGANIK). Genta Organik merupakan suatu gerakan pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri.
Terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Pertama adalah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh beda dengan pupuk organik padat, hanya saja wujudnya berupa cairan. Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.
Pupuk cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.
Kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh karena itu, sifat dan karakteristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air. Tulisan ini bermaksud untuk membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.
Sifat dan Karakteristik Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman.
Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik). Pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.
Pemberian pupuk organik cair lewat daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai overdosis, karena bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Setiap tanaman mempunyai kapasitas dalam menyerap nutrisi sebagai makanannya. Secara teoritik, tanaman hanya sanggup menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2% per hari. Pada daun, meskipun kami belum menemukan angka persisnya, bisa diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 2%. Oleh karena itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu.
Baca Juga :
- Membuat Sendiri Pupuk NPK Organik
- Pupuk Tanaman Hias Yang Sangat Direkomendasikan
- Pupuk Yang Bagus Untuk Tanaman Jagung
Karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organik cair sebaiknya kaya akan unsur hara mikro. Sementara unsur hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organik cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih. Untuk mendapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair :
- Siapkan bahan-bahan berikut: 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya.
- Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.
- Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.
- Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.
- Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.
- Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.
- Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.
- Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.
- Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan.
- Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.
Dengan membuat Pupuk Organik Cair sendiri akan lebih menghemat dana dengan hasil yang tetap maksimal. Dan mengurangi efek pencemaran limbah kimia.
Tags: Distributor pupuk organik, Jenis pupuk organik, Menguji pupuk organik
Membuat Pupuk Organik Cair
Soil Nutrient Unsur Kandungan Tanah adalah elemen atau senyawa kimia yang terdapat di dalam tanah yang diperlukan oleh tanaman untuk... selengkapnya
PUTK atau Perangkat Uji Tanah Kering adalah alat praktis yang dirancang untuk mengukur kandungan unsur hara dalam tanah secara cepat... selengkapnya
Cara Ampuh Membasmi Tikus Dengan Pestisida Alami – Salah satu organisme pengganggu pada tanaman padi adalah adanya keberadaan tikus. Kerusakan... selengkapnya
Jenis Aglonema Yang Paling Hits, Seperti kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah negeri yang subur dengan aneka jenis tanaman yang... selengkapnya
Jenis dan Fungsi Seed Germinator – Seed germinator adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk menumbuhkan biji menjadi kecambah dalam... selengkapnya
Jenis-Jenis Varietas Padi Unggul ada banyak. Padi adalah salah satu makanan pokok paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Makanan ini... selengkapnya
Pupuk Tanaman Hias – Trend menanam tanaman hias akhir-akhir ini sedang marak dimana-mana, trend tnaman pot sudah mulai menggusur pit... selengkapnya
Distributor Alat Laboratorium Pertanian – Faklutas Pertanian adalah salah satu Fakultas favorit di perguruan tinggi di Indonesia, baik di universitas... selengkapnya
Parameter BOD dan COD merupakan dua parameter yang seringkali menjadi acuan dalam menentukan kualitas air limbah. Pada keduanya akan menghitung... selengkapnya
Selalu Gunakan Masker dimanapun kita berada, Pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia sudah berlangsung selama 4 bulan, terhitung mulai... selengkapnya
Alat Penguji Kekerasan Tablet YD-3 adalat alat yang digunakan untuk Uji Kekerasan pada tablet sebagai standar kualitas produksi obat. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSeed Germinator Chamber / Incubator adalah Alat Tes perkecambahan untuk menentukan persentase benih yang hidup di setiap lot benih. Tingkat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Hardness Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kekerasan tanah, sebagai dasar untuk pengolahan tanah yang benar. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSENSURE TOUCH INSTRUMENT HYGIENA adalah sistem verifikasi dan pemantauan pembersihan tingkat lanjut yang mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data sehingga Anda… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPlant Physiology and Ecology Monitoring System merupakan alat pertanian dengan teknologi yang canggih, untuk analisis lanjut pada tumbuhan, dengan menggunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pencocokan Warna Lovibond Tintometer WSL-2 adalah alat yang digunakan untuk mencocokan warna pada suatu zat atau benda dengan menggunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFruit Acidity Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) dan kadar asam dalam buah. Alat ini penting… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHalogen Moisture Meter MB80-82 merupakan type Moisture Analyzer yang yang sangat akurat digunakan untuk mengukur kadungan air atau kelembaban atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Magnetic Stirrer Porcelain Plate AMT550 alat professional sebagai pengaduk bahan kimia, dengan plat yang terbuat dari procelain. Fitur Utama… selengkapnya
*Harga Hubungi CSWorkbench for Seed Neatness adalah meja kerja khusus untuk pemilihan benih, dengan menggunakan Workbench for Seed Neatness kita dengan mudah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.