● online
- Professional pH Meter And Fluoride Meter PF900
- pH ORP Chlorine Tester AMT26
- Manual Tablet Hardness Tester YD-1X
- Portable Whitness Meter WTM-1
- Automatic Digital Abbe Refractometer WYA-Z Series
- Professional pH Meter dan mV Meter PH900
- Digital Anemometer Dengan Thermo Hygro AMF025
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi dan Bijian BA015
Membuat Pupuk Organik Cair
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman dengan mendorong petani menggunakan pupuk organik secara masif. Terkait hal tersebut Kementerian Pertanian melaunching Gerakan Tani Pro-Organik (GENTA ORGANIK). Genta Organik merupakan suatu gerakan pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri.
Terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Pertama adalah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk yang dilarutkan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh beda dengan pupuk organik padat, hanya saja wujudnya berupa cairan. Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.
Pupuk cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan. Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.
Kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan bakunya dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh karena itu, sifat dan karakteristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air. Tulisan ini bermaksud untuk membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.
Sifat dan Karakteristik Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman.
Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik). Pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terutama saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya.
Pemberian pupuk organik cair lewat daun harus hati-hati. Jaga jangan sampai overdosis, karena bisa mematikan tanaman. Pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Setiap tanaman mempunyai kapasitas dalam menyerap nutrisi sebagai makanannya. Secara teoritik, tanaman hanya sanggup menyerap unsur hara yang tersedia dalam tanah tidak lebih dari 2% per hari. Pada daun, meskipun kami belum menemukan angka persisnya, bisa diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 2%. Oleh karena itu pemberian pupuk organik cair pada daun harus diencerkan terlebih dahulu.
Baca Juga :
- Membuat Sendiri Pupuk NPK Organik
- Pupuk Tanaman Hias Yang Sangat Direkomendasikan
- Pupuk Yang Bagus Untuk Tanaman Jagung
Karena sifatnya sebagai pupuk tambahan, pupuk organik cair sebaiknya kaya akan unsur hara mikro. Sementara unsur hara makro dipenuhi oleh pupuk utama lewat tanah, pupuk organik cair harus memberikan unsur hara mikro yang lebih. Untuk mendapatkan kandungan hara mikro, bisa dipilah dari bahan baku pupuk.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair :
- Siapkan bahan-bahan berikut: 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya.
- Siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.
- Potong atau rajang bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku. Masukkan kedalam tong dan tambahkan air, komposisinya: 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata.
- Larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk.
- Tutup tong dengan rapat, lalu masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.
- Pastikan benar-benar rapat, karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adonan dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.
- Tunggu hingga 7-10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan, buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang.
- Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Gunakan saringan kain. Ampas adonan bisa digunakan sebagai pupuk organik padat.
- Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan.
- Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan.
Dengan membuat Pupuk Organik Cair sendiri akan lebih menghemat dana dengan hasil yang tetap maksimal. Dan mengurangi efek pencemaran limbah kimia.
Tags: Distributor pupuk organik, Jenis pupuk organik, Menguji pupuk organik
Membuat Pupuk Organik Cair
Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia – Makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia adalah padi. Tanaman ini... selengkapnya
Soil Drillers Kit bukan sekadar alat pengambil sampel tanah; ini adalah kunci untuk memahami karakteristik tanah secara mendalam. Bagi petani... selengkapnya
Survei menggunakan Alat Ubinan yang dilakukan oleh BPS bertujuan untuk mendapat nilai produktivitas padi per hektar. Sementara luas panen didapatkan... selengkapnya
Dalam dunia pertanian modern, pupuk kimia menjadi pilihan utama karena kecepatan dan efektivitasnya dalam menyuplai nutrisi bagi tanaman. Namun, apakah... selengkapnya
Modifikasi cuaca, atau modifikasi cuaca, adalah upaya untuk mempengaruhi atau mengubah kondisi atmosfer dengan tujuan tertentu, seperti meningkatkan curah hujan,... selengkapnya
Jual Alat Ukur Kekentalan Cairan, alat ukur viscometer murah. Kami jual alat viscometer alat uji kekentalan untuk menguji kekentalan cat,... selengkapnya
Cuaca adalah kondisi atmosfer di suatu tempat pada waktu tertentu. Ini mencakup berbagai elemen seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, kecepatan... selengkapnya
Distributor Alat Praktek SMK adalah penyedia Alat-alat praktek SMK dengan harga yang bersaing, distributor Alat Praktek SMK menyediakan berbagai kebutuhan... selengkapnya
Alat ATP Hygiene Monitoring adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur tingkat kebersihan suatu permukaan atau cairan. ATP sendiri adalah singkatan... selengkapnya
Soil Nutrient Unsur Kandungan Tanah adalah elemen atau senyawa kimia yang terdapat di dalam tanah yang diperlukan oleh tanaman untuk... selengkapnya
Colorimeter AMT560 General Purpose (Color Difference Meter) adalah alat pengukur jenis warna yang bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOil Moisture Meter Portable HZWS-2 adalah Alat Ukur Kandungan Air dan Kelembaban Minyak yang sangat mudah digunakan dengan hasil yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CS6 in 1 Multi Gas Detector BX618 adalah alat untuk menguji kandungan gas di udara dengan mempunyai banyak parameter pengukuran… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTablet Friability Tester CS-4X terdiri dari sistem kontrol, sistem transmisi, dan aksesori rotasi, dll. Dan fungsi kontrol pusat dilakukan oleh… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Ketebalan Plat Ultrasonic Thickness Meter SR1816 digunakan untuk mengukur ketebalan plat. Plat yang diukur tidak hanya besi atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Kopi dan Bijian BA015 adalah Grain Moisture Meter yang digunakan untuk mengukur kadar air atau moisture… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPalu Schmidt Digital HT-225V submitted to GB /T9138-1988, JJG817-93 and JGJ/T23-2001 standards. The instrument is useful for quality Inspection Company,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCombustible Gas Detector SPD202/Ex adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadungan suatu gas diudara, alat ini berfungsi mengetahui jika terjadi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Penguji Getaran 3D Vibration Meter VM-6380 merupakan instrument atau alat yang digunakan untuk mengukur besarnya getaran pada suatu mesin… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPlant Disease Tester atau alat penguji penyakit tanaman digunakan untuk menguji jenis penyakit yang diderita tanaman. Dalam proses pertumbuhan dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.