● online
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi – Dalam budidaya tanaman padi, maka tidak akan terlepas dari ancaman hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tersebut. Serangan hama dan penyakit apabila dalam pengendaliannya kurang tepat, maka dapat menurunkan produktivitas dari tanaman padi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan petani untuk bisa mengenal jenis-jenis hama dan penyakit tanaman padi agar petani mampu mengidentifikasi dan menerapkan pengendalian secara tepat, cepat, dan akurat. Dengan terkendalinya serangan hama dan penyakit, maka tujuan dari kegiatan budidaya akan tercapai.
Hama dan penyakit tanaman padi membuat pertumbuhan dan perkembangannya tidak maksimal. Hama adalah hewan yang biasanya menyerang atau menggangu tanaman, sehingga tanaman tersebut tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Sedangkan penyakit tanaman padi umumnya disebabkan oleh mikroorganisme berupa virus, bakteri dan jamur. Ada berbagai macam hama dan penyakit tanaman yang menjadi momok bagi para petani atau peladang.
Beberapa hama dan penyakit pada tanaman padi :
1. Penggerek Batang
Penggerek batang adalah ulat yang hidup dalam batang padi. Hama ini berubah menjadi ngengat berwarna kuning atau coklat; biasanya 1 larva berada dalam 1 anakan. Ngengat aktif malam hari.
Penggerek batang dapat merusak pertanaman padi sejak persemaian sampai matang. Bila tanaman masih muda, daun-daun tengah anakan yang rusak berwarna coklat dan mati. Bila kerusakan timbul setelah terbentuknya malai, maka malai berwarna putih.
Pencegahan :
- Lindungi musuh alami penggerek, jangan gunakan pestisida berspektrum luas, misalnya methyl parathion.
- Sayat ujung helaian daun sebelum tanam pindah. Telur-telur penggerek batang kuning diletakkan dekat ujung daun. Dengan menyayat, pengalihan telur dari persemaian ke sawah dapat dikurangi.
- Tanam belakangan (sedikit terlambat) untuk menghindari ngengat penggerek batang kuning.
- Tanam varietas agak tahan.
- Jemur atau hamparkan jerami di bawah sinar matahari untuk membunuh larva.
- Jaring larca penggerek batang pada daun yang mengapung dengan jaring.
2. Blas
- Disebabkan oleh jamur Pyricularia, sp
- Spora disebarkan melalui benih (seed borne) dan angin (air-borne).
- Penyakit Blas menginfeksi tanaman padi pada setiap fase pertumbuhan menyerang daun, batang dan malai padi (kecuali akar).
- Leaf blast (blas daun): lesi berbentuk belah ketupat, dimulai dengan bercak kecil ungu pada daun muda, kemudian berkembang menjadi belah ketupat, dapat menyebabkan tanaman kerdil dan pertumbuhan malai yang kecil/abnormal
- Neck blast (blas leher): lesi pada ruas antara batang dan malai, berwarna coklat, menghambat pengisian bulir pada malai (malai hampa dan patah), mirip gejala beluk pada penggerek batang.
- Pemupukan nitrogen yang tinggi, temperatur optimum 24-28°C, cuaca basah dan lembab yang cukup lama, terutama musim hujan menguntungkan terjadinya infeksi.
Pengendalian blas :
- Pratanam : sanitasi sisa tanaman, tidak menanam benih dari daerah endemis, perlakuan benih/seed treatmen (isoprotiolan)
- Vegetatif dan Generatif: tidak memupuk N berlebihan, pupuk K, aplikasi fungisida binomil atau isoprotiolan pada anakan maksimum dan bunting/awal berbunga.
Baca Juga : Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia
3. Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB)
Penyebab penyakit HDB adalah bakteri X.oryzae pv. oryzae atau X. Compestris pv.oryzae, yang tersebar hampir diseluruh daerah pertanaman padi baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dan selalu timbul pada musim kemarau maupun hujan. Kerugian hasil yang disebabkan oleh penyakit hawar daun bakteri dapat mencapai 60%. Kerusakan terberat terjadi apabila penyakit menyerang tanaman muda, dapat menyebabkan tanaman mati.
Perkembangan penyakit sangat tergantung cuaca dan ketahanan tanaman. Penyakit dapat terjadi pada semua stadia tanaman, umumnya terjadi saat tanaman mulai mencapai anakan maksimum sampai berbunga. Pada bibit, gejala penyakit disebut kresek, sedang pada tanaman yang lebih lanjut, gejala disebut hawar (blight). Gejala diawali dengan bercak kelabu umumnya di bagian pinggir daun. Pada varietas yang rentan bercak berkembang terus, dan akhirnya membentuk hawar. Pada keadaan yang parah, pertanaman terlihat kering seperti terbakar.
Pengendalian HBD:
- Tanam varietas tahan
- Pemupukan rasionil/sesuai kebutuhan tanaman, pupuk N tidak berlebihan, gunakan pupuk K.
- Jarak tanam tidak terlalu rapat (jajar legowo).
- Pengairan teratur (intermitten).
- Usahakan keparahan penyakit < 15-20% dengan aplikasi bakterisida, dll
4. Penyakit Tungro
Tungro adalah penyakit virus pada padi yang menyebabkan tanaman tumbuh kerdil dan berkurangnya jumlah anakan. Pelepah dan helaian daun memendek dan daun yang terserang sering berwarna kuning sampai kuning-oranye. Wereng hijau adalah serangga utama yang menyebarkan virus tungro.
Pengendalian :
- Gunakan varietas padi yang tahan tungro.
- Tanam serempak.
- Rotasi varietas penting untuk mengurangi gangguan.
- Pembajakan di bawah sisa tunggul yang terinfeksi untuk mengurangi sumber penyaki, menghancurkan telur dan tempat penetasan wereng hijau.
- Cabut dan bakar tanaman yang sakit.
- Tanam serempak untuk mengurangi penyebaran tungro.
- Setelah panen, buang jerami dan sisa tanaman yang terinfeksi tungro dengan bajak dan garu.
- Pengendalian juga perlu dilakukan terhadap wereng hijau, menggunakan insektisida berbahan aktif BPMC, buprofezin, etofenproks, imidakloprid, karbofuran, MIPC, atau tiametoksam.
5. Penyakit lain yang juga perlu mendapat perhatian:
Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur merupakan penyakit yang sangat merugikan terutama pada sawah tadah hujan Gejala penyakit timbul pada daun berupa bercak-bercak sempit memanjang, berwarna coklat kemerahan. Pengendalian bercak daun adalah dengan penanaman varietas tahan, seperti Inpari 30 dan Membramo. Penyemprotan fungisida.
Penyakit bercak coklat disebabkan oleh jamur. Bercak coklat dapat menyebabkan kematian tanaman muda dan menurunkan kualitas gabah. Gejala : bercak berwarna coklat, berbentuk oval sampai bulat. Pengendalian secara efektif dilakukan dengan pemupukan berimbang.
6. Tikus Sawah
Tikus sawah merupakan hama utama penyebab kerusakan terbesar tanaman padi. Tikus sawah merusak tanaman padi mulai dari semai, panen bahkan di gudang penyimpanan. Kerusakan parah terjadi apabila tikus menyerang padi yang sudah tidak membentuk anakan baru. Ciri khas serangan tikus sawah adalah kerusakan tanaman dimulai dari tengah petak, kemudian meluas ke arah pinggir, sehingga pada keadaan serangan berat hanya menyisakan 1-2 baris padi di pinggir petakan.
Pengendalian tikus ditekankan untuk menekan populasi awal tikus sejak awal pertanaman sebelum tikus memasuki masa perkawinan. Pengendalian dilakukan melalui gropyok masal, sanitasi habitat, pemasangan TBS (Trap Barrier System), pemasangan bubu perangkap pada persemaian, Fumigasi atau pengasapan, Rodentisida (racun tikus sebaiknya hanya digunakan saat populasi tikus sangat tinggi).
Tags: Jenis Hama Padi, Memberantas Hama Padi, Obat Hama Padi
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi
Dalam era pertanian modern, teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Salah satu inovasi terbaru adalah MicroClimate Information... selengkapnya
Cara Memupuk Tanaman Jagung Yang Baik dan Benar agar tanaman jagung kita bisa tumbuh dengan subur dan sehat. Dalam budidaya... selengkapnya
Tips Memilih Makanan Aman Bebas dari Formalin, keamanan makanan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.... selengkapnya
Jual Coating Thickness Meter Murah – Mengukur ketebalan cat ? Waduh apa ya bisa diukur, sudah menempel di benda tipis... selengkapnya
Korosi Pada Besi dan Cara Pencegahannya bisa kita lakukan sendiri asal kita mengetahui caranya. Besi merupakan salah satu bahan utama... selengkapnya
Menambah Imunitas Tubuh Untuk Cegah Corona sangat diperlukan selama masa pandemi corona virus atau COVID-19 masih berlangsung hampir diseluruh dunia,... selengkapnya
Jual Alat Pertamini Digital Murah Berkualitas Bagus untuk Anda yang ingin jual bensin eceran, jual bensin perliter, jual bensin eceran... selengkapnya
Pertanian lahan kering merupakan salah satu jenis pertanian yang dilakukan di wilayah yang memiliki curah hujan rendah atau tidak teratur.... selengkapnya
Cara Merawat Cat Mobil Agar Lebih Awet – Mobil bagi sebagian masyarakat adalah suatu kebanggaan tersendiri ketika memilikinya, karena mobil... selengkapnya
Apa Itu Mikroba ? Mikroba adalah makhluk hidup kecil yang ditemukan di sekitar kita. Juga dikenal sebagai mikroorganisme, mereka terlalu... selengkapnya
Analog Magnetic Stirrer adalah Alat pengaduk dengan menggunakan kekuatan magnet yg berputar, tanpa adanya sumbu putar seperti pada blender atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSManual Tablet Hardness Tester YD-1 adalah alat yang digunakan untuk menguji kekerasan/hardness pada tablet (obat) sehingga mengetahui kualitas produksi tablet… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRebar Corrosion Detection XS-100 adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan menguji tingkat korosi pada struktur beton. Menggunakan metode elektrokimia,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOxidation Reduction Potential (ORP) atau Potensi Reduksi Oksidasi atau disebut juga ORP adalah potensi elektris yang dibutuhkan untuk mengurangi atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Portable Dissolved Oxygen Meter DO-820/821 : Kalibrasi otomatis : Meteran dapat dikalibrasi oleh satu atau dua poin. Meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Keasaman pH Meter Air PHX-01 – pH merupakan derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDew Point Meter HT-6292 – Titik embun (dew point) adalah suhu yang dicapai bila udara didinginkan pada tekanan dan jumlah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Ultrasonic Flaw Detector MFD350B adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menguji tingkat keretakan pada material. Instrumen ini dapat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kekerasan Logam HL200 – Secara umum semua sifat mekanik dapat terwakili oleh sifat kekerasan bahan, orang berasumsi bahwa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Microscope Camera – Perkembangan teknologi semakin pesat, hampir semua menggunakan teknologi digital. Dengan menggunakan teknologi digital, akan meminimalisir kesalahan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.