● online
- Alat Uji Formalin Pada Makanan Formaldehyde Detect
- Alat Pengukur Getaran Mesin Vibration Meter VM-636
- Alat Penguji Alkohol Pada Nafas AMT8100
- 2 Angles 20/60 Degree Gloss meter GM-26 (Sensor) G
- Portable Speedy Grain Moisture Meter
- pH Meter Tanah Multifungsi 4 in 1 SR300
- Audio Cable Tester NF388
- Colorimeter AMT560 General Purpose (Color Differen
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi – Dalam budidaya tanaman padi, maka tidak akan terlepas dari ancaman hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tersebut. Serangan hama dan penyakit apabila dalam pengendaliannya kurang tepat, maka dapat menurunkan produktivitas dari tanaman padi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan petani untuk bisa mengenal jenis-jenis hama dan penyakit tanaman padi agar petani mampu mengidentifikasi dan menerapkan pengendalian secara tepat, cepat, dan akurat. Dengan terkendalinya serangan hama dan penyakit, maka tujuan dari kegiatan budidaya akan tercapai.
Hama dan penyakit tanaman padi membuat pertumbuhan dan perkembangannya tidak maksimal. Hama adalah hewan yang biasanya menyerang atau menggangu tanaman, sehingga tanaman tersebut tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Sedangkan penyakit tanaman padi umumnya disebabkan oleh mikroorganisme berupa virus, bakteri dan jamur. Ada berbagai macam hama dan penyakit tanaman yang menjadi momok bagi para petani atau peladang.
Beberapa hama dan penyakit pada tanaman padi :
1. Penggerek Batang
Penggerek batang adalah ulat yang hidup dalam batang padi. Hama ini berubah menjadi ngengat berwarna kuning atau coklat; biasanya 1 larva berada dalam 1 anakan. Ngengat aktif malam hari.
Penggerek batang dapat merusak pertanaman padi sejak persemaian sampai matang. Bila tanaman masih muda, daun-daun tengah anakan yang rusak berwarna coklat dan mati. Bila kerusakan timbul setelah terbentuknya malai, maka malai berwarna putih.
Pencegahan :
- Lindungi musuh alami penggerek, jangan gunakan pestisida berspektrum luas, misalnya methyl parathion.
- Sayat ujung helaian daun sebelum tanam pindah. Telur-telur penggerek batang kuning diletakkan dekat ujung daun. Dengan menyayat, pengalihan telur dari persemaian ke sawah dapat dikurangi.
- Tanam belakangan (sedikit terlambat) untuk menghindari ngengat penggerek batang kuning.
- Tanam varietas agak tahan.
- Jemur atau hamparkan jerami di bawah sinar matahari untuk membunuh larva.
- Jaring larca penggerek batang pada daun yang mengapung dengan jaring.
2. Blas
- Disebabkan oleh jamur Pyricularia, sp
- Spora disebarkan melalui benih (seed borne) dan angin (air-borne).
- Penyakit Blas menginfeksi tanaman padi pada setiap fase pertumbuhan menyerang daun, batang dan malai padi (kecuali akar).
- Leaf blast (blas daun): lesi berbentuk belah ketupat, dimulai dengan bercak kecil ungu pada daun muda, kemudian berkembang menjadi belah ketupat, dapat menyebabkan tanaman kerdil dan pertumbuhan malai yang kecil/abnormal
- Neck blast (blas leher): lesi pada ruas antara batang dan malai, berwarna coklat, menghambat pengisian bulir pada malai (malai hampa dan patah), mirip gejala beluk pada penggerek batang.
- Pemupukan nitrogen yang tinggi, temperatur optimum 24-28°C, cuaca basah dan lembab yang cukup lama, terutama musim hujan menguntungkan terjadinya infeksi.
Pengendalian blas :
- Pratanam : sanitasi sisa tanaman, tidak menanam benih dari daerah endemis, perlakuan benih/seed treatmen (isoprotiolan)
- Vegetatif dan Generatif: tidak memupuk N berlebihan, pupuk K, aplikasi fungisida binomil atau isoprotiolan pada anakan maksimum dan bunting/awal berbunga.
Baca Juga : Jenis Varietas Padi Unggul di Indonesia
3. Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB)
Penyebab penyakit HDB adalah bakteri X.oryzae pv. oryzae atau X. Compestris pv.oryzae, yang tersebar hampir diseluruh daerah pertanaman padi baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dan selalu timbul pada musim kemarau maupun hujan. Kerugian hasil yang disebabkan oleh penyakit hawar daun bakteri dapat mencapai 60%. Kerusakan terberat terjadi apabila penyakit menyerang tanaman muda, dapat menyebabkan tanaman mati.
Perkembangan penyakit sangat tergantung cuaca dan ketahanan tanaman. Penyakit dapat terjadi pada semua stadia tanaman, umumnya terjadi saat tanaman mulai mencapai anakan maksimum sampai berbunga. Pada bibit, gejala penyakit disebut kresek, sedang pada tanaman yang lebih lanjut, gejala disebut hawar (blight). Gejala diawali dengan bercak kelabu umumnya di bagian pinggir daun. Pada varietas yang rentan bercak berkembang terus, dan akhirnya membentuk hawar. Pada keadaan yang parah, pertanaman terlihat kering seperti terbakar.
Pengendalian HBD:
- Tanam varietas tahan
- Pemupukan rasionil/sesuai kebutuhan tanaman, pupuk N tidak berlebihan, gunakan pupuk K.
- Jarak tanam tidak terlalu rapat (jajar legowo).
- Pengairan teratur (intermitten).
- Usahakan keparahan penyakit < 15-20% dengan aplikasi bakterisida, dll
4. Penyakit Tungro
Tungro adalah penyakit virus pada padi yang menyebabkan tanaman tumbuh kerdil dan berkurangnya jumlah anakan. Pelepah dan helaian daun memendek dan daun yang terserang sering berwarna kuning sampai kuning-oranye. Wereng hijau adalah serangga utama yang menyebarkan virus tungro.
Pengendalian :
- Gunakan varietas padi yang tahan tungro.
- Tanam serempak.
- Rotasi varietas penting untuk mengurangi gangguan.
- Pembajakan di bawah sisa tunggul yang terinfeksi untuk mengurangi sumber penyaki, menghancurkan telur dan tempat penetasan wereng hijau.
- Cabut dan bakar tanaman yang sakit.
- Tanam serempak untuk mengurangi penyebaran tungro.
- Setelah panen, buang jerami dan sisa tanaman yang terinfeksi tungro dengan bajak dan garu.
- Pengendalian juga perlu dilakukan terhadap wereng hijau, menggunakan insektisida berbahan aktif BPMC, buprofezin, etofenproks, imidakloprid, karbofuran, MIPC, atau tiametoksam.
5. Penyakit lain yang juga perlu mendapat perhatian:
Penyakit bercak daun disebabkan oleh jamur merupakan penyakit yang sangat merugikan terutama pada sawah tadah hujan Gejala penyakit timbul pada daun berupa bercak-bercak sempit memanjang, berwarna coklat kemerahan. Pengendalian bercak daun adalah dengan penanaman varietas tahan, seperti Inpari 30 dan Membramo. Penyemprotan fungisida.
Penyakit bercak coklat disebabkan oleh jamur. Bercak coklat dapat menyebabkan kematian tanaman muda dan menurunkan kualitas gabah. Gejala : bercak berwarna coklat, berbentuk oval sampai bulat. Pengendalian secara efektif dilakukan dengan pemupukan berimbang.
6. Tikus Sawah
Tikus sawah merupakan hama utama penyebab kerusakan terbesar tanaman padi. Tikus sawah merusak tanaman padi mulai dari semai, panen bahkan di gudang penyimpanan. Kerusakan parah terjadi apabila tikus menyerang padi yang sudah tidak membentuk anakan baru. Ciri khas serangan tikus sawah adalah kerusakan tanaman dimulai dari tengah petak, kemudian meluas ke arah pinggir, sehingga pada keadaan serangan berat hanya menyisakan 1-2 baris padi di pinggir petakan.
Pengendalian tikus ditekankan untuk menekan populasi awal tikus sejak awal pertanaman sebelum tikus memasuki masa perkawinan. Pengendalian dilakukan melalui gropyok masal, sanitasi habitat, pemasangan TBS (Trap Barrier System), pemasangan bubu perangkap pada persemaian, Fumigasi atau pengasapan, Rodentisida (racun tikus sebaiknya hanya digunakan saat populasi tikus sangat tinggi).
Tags: Jenis Hama Padi, Memberantas Hama Padi, Obat Hama Padi
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi
Apa Itu Mikroba ? Mikroba adalah makhluk hidup kecil yang ditemukan di sekitar kita. Juga dikenal sebagai mikroorganisme, mereka terlalu... selengkapnya
Jual Pom Bensin Mini Digital Harga Terjangkau untuk Anda yang berlokasi di Purwokerto, Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo dan sekitarnya.... selengkapnya
Jenis-jenis Pupuk NPK sangatlah beragam mulai dari bentuk dan warnanya. Pupuk merupakan bahan yang didalamnya terkandung bermacam-macam jenis unsur hara... selengkapnya
Langkah Efektif Cegah Corona sehingga kita tidak terjangkit virus Corona. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pandemi Virus Corona atau Covid-19... selengkapnya
Tips Memilih Makanan Aman Bebas dari Formalin, keamanan makanan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.... selengkapnya
Bakterisida atau sering disebut bakteriosida atau disingkat bside merupakan bahan atau substansi yang dapat membunuh bakteri. Bakterisida yang umum dikenal... selengkapnya
Dalam industri pertanian, makanan, dan minuman, tingkat keasaman buah menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas dan rasa. Untuk memastikan standar... selengkapnya
Barcol Hardness Tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekerasan material, khususnya untuk material yang relatif lunak seperti plastik, fiberglass,... selengkapnya
Distributor Alat Praktek SMK adalah penyedia Alat-alat praktek SMK dengan harga yang bersaing, distributor Alat Praktek SMK menyediakan berbagai kebutuhan... selengkapnya
Tanah Rawa adalah lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri... selengkapnya
Touch Screen Moisture Analyzer MB68 adalah alat pengukur kadar air pada suatu bahan, seperti bijian dan tepung dengan menggunakan system… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Fruits Hardness Tester, Penetrometer, Sclerometer adalah Penetrometer buah Seri GY dengan 3 model: GY-1, GY-2, GY-3, yang khusus untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Viscometer NDJ-5S adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas fluida atau kekentalan. Untuk cairan dengan viskositas yang berbeda dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOil Moisture Meter Portable HZWS-2 adalah Alat Ukur Kandungan Air dan Kelembaban Minyak yang sangat mudah digunakan dengan hasil yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPlant Leaf Area Meter YMJ-B adalah alat yang digunakan untuk mengukur luas daun dan parameter lainnya terkait dengan daun. Plant… selengkapnya
*Harga Hubungi CSManual Tablet Hardness Tester YD-1 adalah alat yang digunakan untuk menguji kekerasan/hardness pada tablet (obat) sehingga mengetahui kualitas produksi tablet… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Digital Abbe Refractometer WYA-2S : Pengukuran indeks bias nD cairan transparan atau tembus dan zat padat. Pengukuran Brix… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHaze Meter AMT600 atau Pengukur Kabut AMT600 : Pengukur kabut transmisi AMT600 dirancang untuk lembaran plastik, film, kacamata, panel LCD,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSound Level Meter SL-5868P adalah instrument yang berfungsi untuk mengukur kebisingan, suara yang tak dikehendaki, atau yang dapat menyebabkan rasa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji BOD COD TSS DO PH TDS Pada Air atau biasa disebut Portable Multi-Parameter Water Quality Analyzer adalah Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.