Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Raisa
● online
Raisa
● online
Halo, perkenalkan saya Raisa
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam17.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Blog » Mengenal Hama Wereng Coklat

Mengenal Hama Wereng Coklat

Diposting pada 28 January 2023 oleh jakaanaksholeh / Dilihat: 236 kali

Mengenal Hama Wereng Coklat – Wereng cokelat (Nilaparvata lugens) adalah salah satu hama padi yang paling berbahaya dan merugikan, terutama di daerah Asia Tenggara dan Asia Timur. Serangga kecil ini mengisap cairan tumbuhan dan sekaligus juga menyebarkan beberapa virus (terutama reovirus) yang menyebabkan penyakit tungro).

Wereng batang coklat atau yang sering kita singkat dengan WBC Merupakan konsep dasar dari hama tanaman padi. Disini adalah hal yang dapat merusak tanaman padi oleh kerusakan pisik pada tanaman padi. Hama ini dikenal kerap menyerang tanaman padi muda, hingga sampai parah sampai masa pemanenan padi. Hama wereng coklat harus cepat di tangani karena akan berdampak buruk pada produksi yang kita dapat.

Wereng batang coklat WBC yang berkembang di lapangan dimulai dari WBC migran pada awal fase pembentukan anakan tanaman padi. Setelah menetap, WBC berkembang biak secara eksponensial satu atau dua generasi pada tanaman padi vegetatif, tergantung pada saat migrasinya. Apabila migrasi terjadi pada umur 2-3 mst, maka WBC dapat berkembang biak sebanyak dua generasi.

Hal ini dapat kita uraikan dari siklus hidupnya. Dari G-0 merupakan tahap migran, serangga migran menyerang sawah menjadi G-1 Tahap menetap (generasi pertama). Betina dewasa pada generasi pertama biasanya berbentuk serangga bersayap pendek G-2 Tahap perusak (generasi kedua). Sejumlah besar serangga dewasa bersayap panjang muncul dan berpindah Jika pada hamparan yang sama terdapat sawah yang baru ditanami maka akan terjadi imigrasi WBC dari tanaman generatif tersebut

KERUSAKAN TANAMAN PADA BER-BAGAI TINGKAT PERTUMBUHAN TANAMAN PADI

Kerusakan dapat terjadi pada tanaman padi tergantung pada Populasi awal pada saat migrasi Umur tanaman saat terjadinya migrasi, Varietas Padi Keadaan iklim Pemupukan yang tidak seimbang Penggunaan pestisida yang tidak benar.
Keterangan:

  1. Hopper barn terjadi pada tanaman padi muda umur sekitar 30 hst, bila padat populasi migran dipesemaian adalah 50 ekor betina makroptera per 25 kali ayunan. Hopperburn awal dapat terjadi bila waktu tanam tidak serempak karena perpindahan serangga makroptera dalam jumlah besar dan sawah yang sedang dipanen ke areal yang sedang ditanami.
  2. Bila kepadatan imigran 2 5 betina pervrumpun pada umur 20 30 hst, hopperbum disebabkan oleh keturunannya terjadi pada umur 50 60hst
  3. Bila pertumbuhan populasi dimulai oleh migran 0,2 0,5 betina per rumpun pada umur 20 30 hst atau kepadatan brakhiptera betina pada umur 50 60 hst yaitu 2 5 ekor per rumpun, hopper burn biasanya terjadi setelah pembentukan bunga.

Cara Mengatasi Hama Wereng Coklat Pada Tanaman Padi Secara Alami :

Meskipun sudah banyak obat kimia yang sudah digunakan dan hasilnya pun cukup bisa melumpuhkan penyebaran hama wereng namun tentu saja itu bisa ada efek samping bagi manusia yang mengkonsumsi padi tersebut, meskipun pada kadar yang sangat rendah. Berbagai obat-obatan pemusnah/pembunuh hama untuk serangga semacam ini sudah banyak dijual di toko-toko pertanian.

Namun demikian kali ini kami ingin membagi pengalaman tentang cara membunuh hama wereng serta guna untuk menghambat penyebarannya dengan bahan alami sehingga orang yang mengkonsumsi padinya pun aman dan juga hewan ternak yang memakan daun dan pohon padinya pun tidak ikut terkontaminasi zat adiktif. Selain itu manfaat/kegunaan yang lainnya juga biayanya pubn jadi lebih murah karena bahan ini mudah didapat.

Mungkin penasaran apa bahan alaminya? Bahan alaminya adalah Nira dan air yang dicampur. Nira atau sajeng adalah air dari bunga kelapa yang rasanya manis sebagai bahan dasar gula kelapa/merah.

Cara menggunkannya adalah oploslah kedua bahan itu 1:2. Misalnya 1 Liter Nira + 2 Liter air kemudian di aduk hingga merata pada tanaman padi yang belum atau mulai terkena wereng. Cara kerjanya secara logika wereng akan menempel dan kaku karena zat gula yang lengket pada nira tersebut.
Demikianlah bagi-bagi pengalaman dari kami, semoga tanaman padi kita aman dari hama wereng dan hasil panen kita pun melimpah.

Sebaiknya jarak antara tanaman padi adalah 35-40 cm agar supaya tanaman padi dalam mendapatkan cahaya matahari untuk berfotosintesis lebih maksimal dan hasilnya pun jumlah batang tanaman padi akan lebih banyak dan lebih subur serta hemat pupuk dan hasil buah padinya akan lebih banyak dari pada cara penanaman padi dengan jarak yang lebih dekat (misal 20 cm-25 cm saja).[]

 

Tags: , ,

Bagikan ke

Mengenal Hama Wereng Coklat

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Mengenal Hama Wereng Coklat

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: