● online
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi, Kakao, Jagung SR6828
- Cross Laser Liner 5 Lines AMD001
- Manual Tablet Hardness Tester YD-1
- Water Proof Conductivity/TDS/Salt/Temp Meter AMT02
- Audio Cable Tester NF388
- Alat Pengukur Kadar Garam, Konduktivitas, TDS dan
- Digital Melting Point Tester RY-1
- Lutron TM969 Dual Beam Laser Infrared Thermometer
Mengenal Mikroskop Binokuler
Mikroskop binokuler adalah alat yang digunakan untuk meneliti benda-benda kecil yang tak kasat mata atau transparan. Mikroskop binokuler digolongkan ke dalam kelompok mikroskop cahaya, karena memiliki lensa okuler dan lensa objektif. Lensa ini dapat menghasilkan efek tiga dimensi pada benda yang diteliti. Sumber cahaya yang digunakan oleh mikroskop binokuler berasal dari cahaya lampu.
Penggunaan lensa objektif sekitar 1 sampai 2 kali, sementara lensa okuler perbesarannya 10 hingga 15 kali. Mikroskop ini menggunakan lensa objektif dengan ukuran besar, karena pada bagian atasnya terdapat sistem lensa lain yang dibuat terpisah pada posisi paralel. Mikroskop binokuler memiliki beberapa kelemahan, yaitu sistem aperture numerical dibatasi oleh jalur beam atau cahaya ganda.
Seorang peneliti harus mengatur diameter objektif agar tampak lebih besar. Meskipun begitu, kelebihan mikroskop binokuler adalah terdapat lensa majemuk. Kedalaman pandang lebih memadai saat penelitian. Mikroskop binokuler membutuhkan cahaya dari luar untuk melakukan pengamatan dalam bentuk sayatan tipis, walaupun sudah terdapat sumber cahaya di dalam alat tersebut.
Fungsi Mikroskop Binokuler
Fungsi utama mikroskop binokuler, yaitu sebagai alat pengamat benda-benda yang berukuran kecil. Benda-benda atau objek ukuran kecil tersebut, antara lain jaringan hewan, jaringan tumbuhan, sel tubuh, protozoa, bakteri, virus, dan objek lain. Mikroskop binokuler ini juga mampu menunjukkan ukuran, panjang, lebar, dan tinggi dari objek yang diteliti. Jadi sangat banyak sekali manfaatnya!
Pada alat ini, cahaya akan menjadi sumber energi utama yang digunakan untuk memperbesar bayangan objek. Biasanya, alat ini di bantu dengan kamera atau proyektor agar lebih mudah dalam proses penelitian atau mempresentasikan objek. Untuk lebih jelas tentang, silahkan simak ulasan dibawah ini.
Bagian-Bagian Mikroskop Binokuler
Terdapat beberapa bagian-bagian penting pada alat mikroskop binokuler:
1. Lensa Okuler
Lensa okuler terletak dekat dengan mata. Jadi, ketika Anda menggunakan mikroskop, maka Anda akan langsung menemukannya. Lensa ini memiliki fungsi untuk menjadi pengamat bayangan, yakni memperbesar bayangan benda bersama dengan lensa objektif.
2. Revolver
Berada tepat di atas lensa objektif, Anda dapat memutar Revolver sesuai dengan kebutuhan yang lensa objektif inginkan. Secara umum, pemutaran pada Revolver harus menggunakan perbesaran kecil.
3. Lensa Objektif
Lensa ini terletak dekat dengan objek yang akan peneliti amati. Mikroskop Binokuler akan menggunakan lensa objektif yang sesuai hasil dari perbesaran. Misalnya, seperti perbesaran 500 kali dan 1.000 kali. Oleh karena itu, perbesaran harus sesuai dengan objek yang akan Anda teliti.
4. Meja Preparat
Secara umum, meja preparat terbuat dari kaca. Untuk bagiannya, akan terdiri dari preparat dan juga penutupnya. Preparat sendiri akan berisi contoh objek pengamatan yang sesuai dengan hakikat ilmu biologi. Meja preparat terletak di bawah lensa objektif. Meja tersebut bermanfaat untuk menjadi penyanggah objek penelitian.
5. Lengan Mikroskop
Sebagai frame dalam Mikroskop Binokuler, lengan berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam memindahkan mikroskop. Pemindahan bisa dilakukan dari satu tempat ke tempat lainnya. Anda juga tidak perlu memegang lensa mikroskop secara langsung, karena terhalang lengan.
6. Skala Preparat
Skala preparat menjadi salah satu fitur tambahan yang ada di meja preparat. Fitur ini berfungsi agar penempatan sampel lebih mudah.
7. Makrometer dan Mikrometer
Dua bagian ini memiliki bentuk horizontal dan vertikal. Makrometer dan mikrometer dapat Anda gunakan untuk membuat lensa menjadi fokus pada objek tertentu yang akan diteliti.
8. Diafragma
Diafragma adalah bagian yang berada pada bawah meja preparat. Bagian ini dapat menentukan fokus ke sampel dan jumlah cahaya yang masuk ke objek penelitian.
9. Sumber Cahaya
Lampu menjadi sumber cahaya untuk mikroskop listrik. Secara umum, lampu sudah diletakkan pada mikroskop. Ini bertujuan agar dapat memberikan hasil penerangan yang optimal pada preparat. Bagian ini berfungsi untuk mengumpulkan cahaya, sehingga penerangan untuk penelitian akan masuk dengan cukup.
10. Pengatur Kecerahan
Bagian ini harus dihubungkan dengan bola lampu Mikroskop Binokuler, sehingga pengaturan kecerahan cahaya dapat berjalan dengan mudah. Selain itu, pengatur kecerahan juga berhubungan dengan diafragma, jadi cahaya objek penelitian bisa difokuskan.
11. Kaki Penyangga Putar
Sebagai penyangga mikroskop, bagian ini akan terletak pada bidang yang tidak datar. Meskipun cukup penting, bagian kaki penyangga tidak tersedia pada setiap model mikroskop.
Cara Menggunakan Mikroskop Binokuler
- Tancapkan kabel mikroskop dengan sumber listrik.
- Tekan tombol ON untuk menyalakan lampu. Penerangan cahaya lampu bisa Anda atur sedemikian rupa. Perbesar dengan cara menggeser pengatur besar kecil cahaya lampu pada mikroskop.
- Geser tuas diafragma dari posisi MIN ke MAX. Dengan begitu, Anda akan memperoleh cahaya yang terang dan objek penelitian akan terlihat lebih jelas.
- Jangan lupa untuk memasang preparat pada meja objek.
- Lakukan perbesaran lemah, yakni 4×10 pada objek mikroskop. Anda dapat melakukannya dengan cara memutar sekrup kasar mikroskop tersebut.
- Anda dapat memperbesar atau memperjelas dengan cara melakukan penambahan ukuran pada lensa okuler. Lakukan penambahan tersebut dengan cara menggeser revolver.
- Lensa okuler yang bertambah ukurannya akan mengakibatkan objek tampak kabur pada perbesaran lemah. Objek kabur itu bisa Anda perjelas dengan cara menggeser sekrup halus.
- Sebaiknya jangan gunakan sekrup kasar saat akan memperjelas sebuah objek. Karena penggunaan sekrup kasar pada perbesaran kuat hanya akan mengakibatkan pecahnya preparat yang sedang diteliti.
Cara Merawat Mikroskop Binokuler
- Ketika penelitian yang Anda lakukan sudah berakhir, maka segera kembalikan posisi lensa okuler pada perbesaran 4×10.
- Jangan lupa untuk menurunkan meja preparat dengan cara menggeser makrometer pada mikroskop.
- Kemudian, lepaskan preparat dari meja objek.
- Ubah tuas diafragma ke posisi MIN, lalu matikan lampu mikroskop.
- Untuk mematikannya, tekan tombol OFF. Lalu, turunkan kondensor.
- Mengelap lensa okuler menggunakan kertas pembersih lensa. Kemudian, bersihkan meja preparat sampai bersih.
- Lepaskan kabel dari sumber listrik.
- Lipat kembali kabel dan taruh ke tempat semula.
- Simpan mikroskop pada tempat yang sesuai.
- Badan mikroskop dan lengan dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lembut dengan sedikit pemberian deterjen.
Untuk Anda yang mebutuhkan Mikroskop Binokuler, kami menyediakan Mikroskop Binokuler dengan berbagai merk dan type tentunya dengan harga yang terjangkau.
Tags: Fungsi Mikroskop Binokuler, Jual Mikroskop Binokuler, Merawat Mikroskop Binokuler
Mengenal Mikroskop Binokuler
Jenis-jenis Pupuk NPK sangatlah beragam mulai dari bentuk dan warnanya. Pupuk merupakan bahan yang didalamnya terkandung bermacam-macam jenis unsur hara... selengkapnya
Cara Pemesanan : Pelanggan bisa memesan produk alat-alat kami dengan cara menelepon, SMS, WA atau lewat email yang sudah tertera... selengkapnya
Dalam era pertanian modern, efisiensi dan ketepatan adalah kunci keberhasilan. Salah satu teknologi yang kini banyak digunakan adalah drone sprayer.... selengkapnya
Hidup Normal dengan Kondisi Baru adalah kehidupan kita di saat ini. Sebagaimana kita ketahui bersama, pendemi virus corona atau Covid-19... selengkapnya
Cara Memupuk Tanaman Jagung Yang Baik dan Benar agar tanaman jagung kita bisa tumbuh dengan subur dan sehat. Dalam budidaya... selengkapnya
Hazelnut adalah biji yang dihasilkan dari pohon hazel atau pohon kenari. Di balik rasanya yang manis dan asin, Hazelnut juga... selengkapnya
Mengolah Hasil Panen Jagung setelah jagung di panen adalah usaha untuk menambah nilai ekonomis jagung. Jagung sebagai produk pertanian yang... selengkapnya
Mengukur Perkecambahan Benih sangat perlu dilakukan agar benih yang akan kita tanam bisa tumbuh dengan maskimal. Untuk Mengukur tes perkecambahan... selengkapnya
Bagaimana Mengukur Warna Buah Secara Efektif ? Buah-buahan adalah bagian penting dari makanan kita dan banyak digunakan dalam makanan pra-olahan.... selengkapnya
Sejak dahulu, pertanian Indonesia menjadi andalan dalam menyediakan pangan yang berkualitas. Dengan tanah yang subur, segala jenis pertanian punya potensi... selengkapnya
Alat Deteksi Gas Karbon Monoxide, Karbon monoksida, rumus kimia CO, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAmmonia Nitrogen (NH4+) Analyzer memberikan presisi tingkat laboratorium untuk pemantauan kualitas air di lokasi di berbagai lingkungan. Dibuat dengan plastik… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTablet Friability Tester CS-4X terdiri dari sistem kontrol, sistem transmisi, dan aksesori rotasi, dll. Dan fungsi kontrol pusat dilakukan oleh… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Bijian SR7800G – Sebagai negara agraris, Indonesia mempunyai lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas. Hasil… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Ion Selective Sensor for Water – Sensor Selektif Ion menggabungkan desain ramah lingkungan dengan kemampuan pengukuran canggih, ideal untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Kandungan Amonia Nitrogen Dalam Air, Sensor Amonia Nitrogen (NH4+) memberikan pengukuran yang presisi dan andal untuk analisis kualitas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSVortex Mixer Fix Speed VORTEX1 digunakan untuk mencampurkan suatu bahan yang sudah dihancurkan dengan mortar pestle dengan larutan buffer, atau hanya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSInfrared Thermometer AMF011 adalah alat pengukur suhu yang menggunakan teknologi infra merah, alat ini sangat mudah digunakan tanpa harus berhubungan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPesticide Residue Tester Meter atau Alat Penguji Residu Pestisida berbasis kolinesterase yang mengkatalisis asetilkolin, hidrolisatnya mempengaruhi DTNB untuk membentuk AZO… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHazelnut Moisture Tester GM005H dirancang khusus untuk kelembaban hazelnut, dapat menguji Hazelnut di kupas dan tidak dikupas. Dengan menggunakan alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.