● online
- Alat Pengukur Kadar Air Batubara dan Bubuk Kimia M
- Particle Counter with Camera Function AMT17 (DT-98
- Professional Alcohol Tester AMT8800
- WYA Abbe Refractometer
- USB Disposable Temperature Data Logger D25, D50, D
- Gas Detector CO2/Temp./RH Meter 77535
- Alat Pengukur Kekeruhan Turbidity Meter
- Rice Milling Machine Portable
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa. Nilai jual dari minyak atsiri sangat ditentukan oleh kualitas minyak dan kadar komponen utamanya. Minyak atsiri di Indonesia sebagian besar masih diusahakan oleh masyarakat awam, sehingga minyak yang dihasilkan tidak memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan.
Kualitas atau mutu minyak atsiri ditentukan oleh karakteristik alamiah dari masing-masing minyak tersebut dan bahan-bahan asing yang tercampur di dalamnya. Adanya bahan-bahan asing tersebut dengan sendirinya akan merusak mutu minyak atsiri yang bersangkutan. Bila tidak memenuhi persyaratan mutu, maka nilai jual minyak tersebut akan jauh lebih murah.
Untuk meningkatkan kualitas minyak dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika ataupun kimia. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian bisa meningkatkan kualitas minyak tersebut, terutama dalam hal warna, sifat fisikokimia dan kadar komponen utamanya. Proses pemurnian yang akan dibahas adalah untuk pemurnian minyak nilam, akar wangi, kenanga dan daun cengkeh. Dari proses pemurnian bisa dihasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteriknya memenuhi persyaratan mutu standar.
Beberapa aspek kualitas dan kemurnian atsiri tersebut dapat terukur secara olfaktori yang mana sangat subyektif, namun beberapa parameter dapat diukur secara kuantitas menggunakan alat atau instrumen. Adapun parameter kualitas dan kemurnian minyak atsiri yang dapat diukur dengan instrumen di Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) antara lain:
Kandungan Kemurnian Minyak Atsiri Yang Bagus :
- Kandungan komponen
Untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri umumnya menggunakan Gas Chromatography and Mass Spectrometry (GC-MS). Kromatografi gas dan spektrometer massa merupakan dua alat terpisah namun seringnya digunakan bersamaan.
Cara kerja kromatografi gas berlangsung dalam mesin kromatograf gas. Minyak atsiri menguap gas carrier intert (misal, helium) dan mengalir melalui tabung berlapis senyawa kimia dengan sifat khusus. Minyak atsiri tersusun dari beberapa komponen aromatik, tiap senyawa berinteraksi dengan bahan senyawa kimia pada dinding tabung dengan berbagai cara. Sehingga, masing-masing senyawa akan ter-elusi atau bergerak melalui tabung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Suatu senyawa bergerak lebih cepat jika memiliki interaksi yang sedikit dengan senyawa yang melapisi tabung dan sebaliknya. Sebuah detektor pada ujung tabung mengukur kapan dan seberapa banyak senyawa yang keluar tabung.
Spektrofotometri massa memiliki 3 bagian dasar yakni sumber ion, detektor massa, dan sebuah analyzer. Setelah sampel minyak atsiri terpisah per-senyawa selama kromatografi gas, senyawa akan ter-ionisasi. Senyawa tertabrak aliran elektron yang menyebabkan molekul netral terpecah dan menjadi ion. Ion-ion tersebut akan terkirim ke beberapa seri medan magnet, dimana mereka akan berinteraksi berdasar berat molekul dan muatannya. Pada pembacaan spektrometer massa, tiap senyawa muncul sesuai masing-masing puncaknya (“peak”) berdasarkan kuantitas, massa dan muatannya. Seperti halnya sidik jari, puncak-puncak tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa aromatik pada minyak atsiri tertentu. (St-Gelais, 2019)
- Putaran Optis
Penting untuk mengetahui apakah suatu material memiliki putaran dekstro (ke arah kanan) atau levo (arah kiri). Umumnya minyak atsiri dari daerah tertentu memiliki standar kisaran putaran optis tertentu. Hal ini menjadi pembeda dengan minyak atsiri daerah lain atau minyak atsiri sintesis. Sebagai contoh, minyak cendana India yang memiliki kisaran putaran optis antara -13 sampai -20, jika ada minyak cendana lain yang memiliki kisaran putaran optis di luar itu diperkirakan ada pencampuran dengan varietas minyak cendana dari Afrika. Namun, minyak cendana yang berada di kisaran tersebut belum tentu “asli” dan harus dicek dengan parameter lain seperti GC dan olfactory. Putaran optis dapat diukur menggunakan polarimeter (manual atau digital).
- Berat jenis dan indeks bias
Berat jenis merupakan perbandingan berat suatu senyawa dengan berat air dengan volum dan pada pada suhu tertentu. Berat jenis sering dihubungkan dengan fraksi berat komponen-komponen yang terkandung didalamnya. Semakin besar fraksi berat yang terkandung dalam minyak, maka semakin besar pula nilai densitasnya. Berat jenis dapat diukur menggunakan piknometer atau densitimeter.
Indeks bias adalah perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias pada suhu tertentu. Semakin banyak komponen berantai panjang seperti sesquiterpen atau komponen bergugus oksigen ikut tersuling, maka kerapatan medium minyak atsiri akan bertambah sehingga cahaya yang datang akan lebih sukar untuk dibiaskan. Hal ini menyebabkan indeks bias minyak lebih besar. Di sisi lain, kandungan air menyebabkan nilai indeks semakin kecil dikarenakan sifat dari air yang mudah untuk membiaskan cahaya yang datang. Indeks bias dapat diukur menggunakan refraktometer.
- Kelarutan
Umumnya kelarutan minyak atsiri diukur dalam bentuk larutan encer dalam alkohol absolut. Uji kelarutan dalam alkohol penting dilakukan untuk mengecek senyawa berat yang kemungkinan tidak terdeteksi oleh parameter lain termasuk GC. Kelarutan dalam air terkadang juga diperlukan, misalnya pada minyak cendana, untuk mengecek adanya material larut air .
- Bilangan Asam
Umumnya minyak atsiri mengandung sedikit asam lemak bebas, sehingga lebih umum dinyatakan dalam bilangan asam dibandingkan persen asam. Bilangan asam meningkat seiring umur, khususnya jika minyak atsiri tidak disimpan dengan baik dikarenakan oksidasi aldehid dan hidrolisis ester. Oleh karena itu, sebaiknya minyak atsiri disimpan dalam wadah kedap udara dan kondisi gelap.
Tags: Alat pengukur kadar air minyak atsiri, Menguji Kualitas minyak atsiri, Mengukur kadar air pada minya atsiri
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Fungisida atau pengawa jamur adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling... selengkapnya
Terima kasih Anda telah menjadi pelanggan berharga CV Berkah Amanah. Merupakan komitmen kami untuk memberikan kepada Anda keleluasaan dan kenyamanan... selengkapnya
Survei menggunakan Alat Ubinan yang dilakukan oleh BPS bertujuan untuk mendapat nilai produktivitas padi per hektar. Sementara luas panen didapatkan... selengkapnya
Apa Itu Suspended Solid? Suspended solid adalah partikel padat yang tersuspensi dalam air dan tidak larut, seperti lumpur, pasir, tanah... selengkapnya
Dalam industri furniture, kasur busa, dan jok mobil, pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Salah... selengkapnya
Kacang-kacangan salah satu kudapan, camilan atau makanan kecil yang disukai oleh semua kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua.... selengkapnya
Precision Seed Divider atau alat pembagi benih presisi adalah perangkat penting dalam dunia pertanian modern, khususnya untuk kegiatan praktik di... selengkapnya
Pengolahan tanah bertujuan untuk mengubah sifat fisik tanah agar lapisan yang semula keras menjadi datar dan melumpur. Dengan begitu gulma... selengkapnya
Tanaman Herbal Penambah Imun Tubuh sebenarnya banyak kita temui disekitar kita. Tanaman-tanaman obat herbal telah teruji secara klinis mampu meningkatkan... selengkapnya
Membuat Media Tanam bisa kita lakukan sebagai media menanam tanaman hias. Trend tanaman hias terus berlangsung di tengah masyarakat, hampir... selengkapnya
Alkohol Tester Professional AMT8900 digunakan untuk mengukur kadar alkohol pada nafas, alat ini sangat akurat dan cepat dalam pengukuran kadar… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Potential Titration Meter ZD-2 adalah alat titrasi yang berguna untuk mengkarakterisasi asam. Untuk melakukan hal ini, dua elektroda yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Solution Sampler SW-60 mengadopsi sistem hisap tekanan negatif canggih dan kepala keramik besar 31 mm, dapat mengambil sampel dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSConstant Temperature Incubator WHL-25 adalah oven untuk pengeringan, yang berlaku untuk laboratorium dari perusahaan industri, lembaga penelitian ilmiah dan kesehatan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Cleveland Open Cup Flash Point Tester SYD-3536D dirancang dan dibuat sesuai GB / T3536-2008 Produk Minyak – Penentuan Titik… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Magnetic Stirrer adalah Alat pengaduk dengan menggunakan kekuatan magnet yg berputar, tanpa adanya sumbu putar seperti pada blender atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDaging adalah salah satu sumber protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Daging… selengkapnya
*Harga Hubungi CS200X Digital Microscope Camera M200 salah satu type microscope digital yang dilengkapi dengan kamera Spesifikasi 200X Digital Microscope Camera M200… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalytical Balance Internal Calibration A006-N sangat akurat dalam pengukuran berat dengan sangat scientific dan dilengkapi fitur kalibrasi inernal. Mempunyai funsi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSElectric Sieve Shaker dapat disesuaikan digunakan dengan Grain Dockage Sieve, shaker ini cocok untuk mengukur persentase pengotor dalam sampel biji-bijian… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.