● online
- Concrete Crack Depth Gauge TC200
- Alat Pengukur Kadar Air Pada Minyak SR-C4
- Soil Test Kits Nutrient Npk Tester Soil Fertilizer
- Alat Pengukur Kekerasan Karet lembut, Polyester, P
- Automatic Tablet Hardness Tester with Printer YD-2
- UV Light Meter UV126A
- Digital Anemometer Dengan Thermo Hygro AMF025
- Handheld Homogenizers D-500PK1 D-500PK2
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa. Nilai jual dari minyak atsiri sangat ditentukan oleh kualitas minyak dan kadar komponen utamanya. Minyak atsiri di Indonesia sebagian besar masih diusahakan oleh masyarakat awam, sehingga minyak yang dihasilkan tidak memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan.
Kualitas atau mutu minyak atsiri ditentukan oleh karakteristik alamiah dari masing-masing minyak tersebut dan bahan-bahan asing yang tercampur di dalamnya. Adanya bahan-bahan asing tersebut dengan sendirinya akan merusak mutu minyak atsiri yang bersangkutan. Bila tidak memenuhi persyaratan mutu, maka nilai jual minyak tersebut akan jauh lebih murah.
Untuk meningkatkan kualitas minyak dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika ataupun kimia. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian bisa meningkatkan kualitas minyak tersebut, terutama dalam hal warna, sifat fisikokimia dan kadar komponen utamanya. Proses pemurnian yang akan dibahas adalah untuk pemurnian minyak nilam, akar wangi, kenanga dan daun cengkeh. Dari proses pemurnian bisa dihasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteriknya memenuhi persyaratan mutu standar.
Beberapa aspek kualitas dan kemurnian atsiri tersebut dapat terukur secara olfaktori yang mana sangat subyektif, namun beberapa parameter dapat diukur secara kuantitas menggunakan alat atau instrumen. Adapun parameter kualitas dan kemurnian minyak atsiri yang dapat diukur dengan instrumen di Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) antara lain:
Kandungan Kemurnian Minyak Atsiri Yang Bagus :
- Kandungan komponen
Untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri umumnya menggunakan Gas Chromatography and Mass Spectrometry (GC-MS). Kromatografi gas dan spektrometer massa merupakan dua alat terpisah namun seringnya digunakan bersamaan.
Cara kerja kromatografi gas berlangsung dalam mesin kromatograf gas. Minyak atsiri menguap gas carrier intert (misal, helium) dan mengalir melalui tabung berlapis senyawa kimia dengan sifat khusus. Minyak atsiri tersusun dari beberapa komponen aromatik, tiap senyawa berinteraksi dengan bahan senyawa kimia pada dinding tabung dengan berbagai cara. Sehingga, masing-masing senyawa akan ter-elusi atau bergerak melalui tabung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Suatu senyawa bergerak lebih cepat jika memiliki interaksi yang sedikit dengan senyawa yang melapisi tabung dan sebaliknya. Sebuah detektor pada ujung tabung mengukur kapan dan seberapa banyak senyawa yang keluar tabung.
Spektrofotometri massa memiliki 3 bagian dasar yakni sumber ion, detektor massa, dan sebuah analyzer. Setelah sampel minyak atsiri terpisah per-senyawa selama kromatografi gas, senyawa akan ter-ionisasi. Senyawa tertabrak aliran elektron yang menyebabkan molekul netral terpecah dan menjadi ion. Ion-ion tersebut akan terkirim ke beberapa seri medan magnet, dimana mereka akan berinteraksi berdasar berat molekul dan muatannya. Pada pembacaan spektrometer massa, tiap senyawa muncul sesuai masing-masing puncaknya (“peak”) berdasarkan kuantitas, massa dan muatannya. Seperti halnya sidik jari, puncak-puncak tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa aromatik pada minyak atsiri tertentu. (St-Gelais, 2019)
- Putaran Optis
Penting untuk mengetahui apakah suatu material memiliki putaran dekstro (ke arah kanan) atau levo (arah kiri). Umumnya minyak atsiri dari daerah tertentu memiliki standar kisaran putaran optis tertentu. Hal ini menjadi pembeda dengan minyak atsiri daerah lain atau minyak atsiri sintesis. Sebagai contoh, minyak cendana India yang memiliki kisaran putaran optis antara -13 sampai -20, jika ada minyak cendana lain yang memiliki kisaran putaran optis di luar itu diperkirakan ada pencampuran dengan varietas minyak cendana dari Afrika. Namun, minyak cendana yang berada di kisaran tersebut belum tentu “asli” dan harus dicek dengan parameter lain seperti GC dan olfactory. Putaran optis dapat diukur menggunakan polarimeter (manual atau digital).
- Berat jenis dan indeks bias
Berat jenis merupakan perbandingan berat suatu senyawa dengan berat air dengan volum dan pada pada suhu tertentu. Berat jenis sering dihubungkan dengan fraksi berat komponen-komponen yang terkandung didalamnya. Semakin besar fraksi berat yang terkandung dalam minyak, maka semakin besar pula nilai densitasnya. Berat jenis dapat diukur menggunakan piknometer atau densitimeter.
Indeks bias adalah perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias pada suhu tertentu. Semakin banyak komponen berantai panjang seperti sesquiterpen atau komponen bergugus oksigen ikut tersuling, maka kerapatan medium minyak atsiri akan bertambah sehingga cahaya yang datang akan lebih sukar untuk dibiaskan. Hal ini menyebabkan indeks bias minyak lebih besar. Di sisi lain, kandungan air menyebabkan nilai indeks semakin kecil dikarenakan sifat dari air yang mudah untuk membiaskan cahaya yang datang. Indeks bias dapat diukur menggunakan refraktometer.
- Kelarutan
Umumnya kelarutan minyak atsiri diukur dalam bentuk larutan encer dalam alkohol absolut. Uji kelarutan dalam alkohol penting dilakukan untuk mengecek senyawa berat yang kemungkinan tidak terdeteksi oleh parameter lain termasuk GC. Kelarutan dalam air terkadang juga diperlukan, misalnya pada minyak cendana, untuk mengecek adanya material larut air .
- Bilangan Asam
Umumnya minyak atsiri mengandung sedikit asam lemak bebas, sehingga lebih umum dinyatakan dalam bilangan asam dibandingkan persen asam. Bilangan asam meningkat seiring umur, khususnya jika minyak atsiri tidak disimpan dengan baik dikarenakan oksidasi aldehid dan hidrolisis ester. Oleh karena itu, sebaiknya minyak atsiri disimpan dalam wadah kedap udara dan kondisi gelap.
Tags: Alat pengukur kadar air minyak atsiri, Menguji Kualitas minyak atsiri, Mengukur kadar air pada minya atsiri
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan – Alkohol merupakan bahan utama pembuatan minuman keras, dengan kadarnya yang berbeda-beda, seperti wishky,... selengkapnya
Pengolahan tanah bertujuan untuk mengubah sifat fisik tanah agar lapisan yang semula keras menjadi datar dan melumpur. Dengan begitu gulma... selengkapnya
Jika membicarakan tentang transportasi tentu hal yang kita pikirkan setelahnya adalah jalan raya, karna kebanyakan transportasi memang beroperasi di darat... selengkapnya
Janda Bolong selalu didepan, kata-kata itu sering kita dengar dan kita lihat dijadikan sebagai meme untuk lucu-lucuan. Tetapi sekarang jand... selengkapnya
Jual Alat Pertamini Digital Murah Berkualitas Bagus untuk Anda yang ingin jual bensin eceran, jual bensin perliter, jual bensin eceran... selengkapnya
Manfaat Tepung Jagung Untuk Kesehatan – Jagung merupakan bahan pangan yang bisa menjadi pengganti makanan pokok yang dikonsumsi di Indonesia.... selengkapnya
Jika diartikan berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sanitasi adalah sebuah upaya yang dapat dilakukan untuk menjadikan atau menciptakan suatu... selengkapnya
Jenis Pestisida Untuk Pertanian ada beberapa macam yang mempunyai fungsi dan kegunaan berbeda-beda. Pengertian mengenai pestisida di Indonesia mengacu pada... selengkapnya
Cara memilih jagung yang terbaik harus kita lakukan, jika kan menanam jagung sebagai tanaman utama pertanian kita. Perlu diketahui bahwa... selengkapnya
Makanan Mengandung Formalin sangatlah berbahaya ketika dikonsumsi dan masuk ketubuh manusia. Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) sudah lazim digunakan. BTP... selengkapnya
Alat Deteksi Gas Karbon Monoxide, Karbon monoksida, rumus kimia CO, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Garam AMT03 atau biasa disebut dengan Salinity Meter atau Salt meter merupakan alat elektronik yang digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBarcol Hardness Tester mencirikan kekerasan indentasi bahan melalui kedalaman penetrasi indentor, dimuat pada bahan sampel dan dibandingkan dengan penetrasi dalam… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFruit Brix Nondestructive Tester adalah Alat Pengukur Brix pada buah tanpa merusak buah yang diukur. Brix adalah satuan yang menyatakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Magnetic Stirrer Porcelain Plate AMT550 alat professional sebagai pengaduk bahan kimia, dengan plat yang terbuat dari procelain. Fitur Utama… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Durometer For Shore A, C, D Hardness adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kekerasan suatu benda. Masing-masing jenis… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Kopi, Kacang, Coklat BA006 adalah alat pengukur kadar air yang terkandung (moisture content) pada biji-bijian. Dirancang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Corrosion Tester AMT810E – Korosi sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Korosi merupakan nama lain dari karatan. Korosi paling… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Keasaman pH Meter Daging dan Keju AMT16M – Daging merupakan sumber makanan yang mempunyai kandungan gizi yang sangat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Cleveland Open Cup Flash Point Tester SYD-3536D dirancang dan dibuat sesuai GB / T3536-2008 Produk Minyak – Penentuan Titik… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.