● online
- Alat Pengukur Kekerasan Karet lembut, Polyester, P
- Digital Alcohol Tester AMT139
- Professional Single Angles Gloss meter AMN51
- Alat Pengguji Kadar Air Bijian BA002
- Alat Penguji Kekerasan Logam MH310
- Anemometer Digital AM-4836V
- Stereo Zoom Microscope with LCD HD Tablet
- Mini Digital Decible Meter AMF013
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa. Nilai jual dari minyak atsiri sangat ditentukan oleh kualitas minyak dan kadar komponen utamanya. Minyak atsiri di Indonesia sebagian besar masih diusahakan oleh masyarakat awam, sehingga minyak yang dihasilkan tidak memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan.
Kualitas atau mutu minyak atsiri ditentukan oleh karakteristik alamiah dari masing-masing minyak tersebut dan bahan-bahan asing yang tercampur di dalamnya. Adanya bahan-bahan asing tersebut dengan sendirinya akan merusak mutu minyak atsiri yang bersangkutan. Bila tidak memenuhi persyaratan mutu, maka nilai jual minyak tersebut akan jauh lebih murah.
Untuk meningkatkan kualitas minyak dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika ataupun kimia. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian bisa meningkatkan kualitas minyak tersebut, terutama dalam hal warna, sifat fisikokimia dan kadar komponen utamanya. Proses pemurnian yang akan dibahas adalah untuk pemurnian minyak nilam, akar wangi, kenanga dan daun cengkeh. Dari proses pemurnian bisa dihasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteriknya memenuhi persyaratan mutu standar.
Beberapa aspek kualitas dan kemurnian atsiri tersebut dapat terukur secara olfaktori yang mana sangat subyektif, namun beberapa parameter dapat diukur secara kuantitas menggunakan alat atau instrumen. Adapun parameter kualitas dan kemurnian minyak atsiri yang dapat diukur dengan instrumen di Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) antara lain:
Kandungan Kemurnian Minyak Atsiri Yang Bagus :
- Kandungan komponen
Untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri umumnya menggunakan Gas Chromatography and Mass Spectrometry (GC-MS). Kromatografi gas dan spektrometer massa merupakan dua alat terpisah namun seringnya digunakan bersamaan.
Cara kerja kromatografi gas berlangsung dalam mesin kromatograf gas. Minyak atsiri menguap gas carrier intert (misal, helium) dan mengalir melalui tabung berlapis senyawa kimia dengan sifat khusus. Minyak atsiri tersusun dari beberapa komponen aromatik, tiap senyawa berinteraksi dengan bahan senyawa kimia pada dinding tabung dengan berbagai cara. Sehingga, masing-masing senyawa akan ter-elusi atau bergerak melalui tabung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Suatu senyawa bergerak lebih cepat jika memiliki interaksi yang sedikit dengan senyawa yang melapisi tabung dan sebaliknya. Sebuah detektor pada ujung tabung mengukur kapan dan seberapa banyak senyawa yang keluar tabung.
Spektrofotometri massa memiliki 3 bagian dasar yakni sumber ion, detektor massa, dan sebuah analyzer. Setelah sampel minyak atsiri terpisah per-senyawa selama kromatografi gas, senyawa akan ter-ionisasi. Senyawa tertabrak aliran elektron yang menyebabkan molekul netral terpecah dan menjadi ion. Ion-ion tersebut akan terkirim ke beberapa seri medan magnet, dimana mereka akan berinteraksi berdasar berat molekul dan muatannya. Pada pembacaan spektrometer massa, tiap senyawa muncul sesuai masing-masing puncaknya (“peak”) berdasarkan kuantitas, massa dan muatannya. Seperti halnya sidik jari, puncak-puncak tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa aromatik pada minyak atsiri tertentu. (St-Gelais, 2019)
- Putaran Optis
Penting untuk mengetahui apakah suatu material memiliki putaran dekstro (ke arah kanan) atau levo (arah kiri). Umumnya minyak atsiri dari daerah tertentu memiliki standar kisaran putaran optis tertentu. Hal ini menjadi pembeda dengan minyak atsiri daerah lain atau minyak atsiri sintesis. Sebagai contoh, minyak cendana India yang memiliki kisaran putaran optis antara -13 sampai -20, jika ada minyak cendana lain yang memiliki kisaran putaran optis di luar itu diperkirakan ada pencampuran dengan varietas minyak cendana dari Afrika. Namun, minyak cendana yang berada di kisaran tersebut belum tentu “asli” dan harus dicek dengan parameter lain seperti GC dan olfactory. Putaran optis dapat diukur menggunakan polarimeter (manual atau digital).
- Berat jenis dan indeks bias
Berat jenis merupakan perbandingan berat suatu senyawa dengan berat air dengan volum dan pada pada suhu tertentu. Berat jenis sering dihubungkan dengan fraksi berat komponen-komponen yang terkandung didalamnya. Semakin besar fraksi berat yang terkandung dalam minyak, maka semakin besar pula nilai densitasnya. Berat jenis dapat diukur menggunakan piknometer atau densitimeter.
Indeks bias adalah perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias pada suhu tertentu. Semakin banyak komponen berantai panjang seperti sesquiterpen atau komponen bergugus oksigen ikut tersuling, maka kerapatan medium minyak atsiri akan bertambah sehingga cahaya yang datang akan lebih sukar untuk dibiaskan. Hal ini menyebabkan indeks bias minyak lebih besar. Di sisi lain, kandungan air menyebabkan nilai indeks semakin kecil dikarenakan sifat dari air yang mudah untuk membiaskan cahaya yang datang. Indeks bias dapat diukur menggunakan refraktometer.
- Kelarutan
Umumnya kelarutan minyak atsiri diukur dalam bentuk larutan encer dalam alkohol absolut. Uji kelarutan dalam alkohol penting dilakukan untuk mengecek senyawa berat yang kemungkinan tidak terdeteksi oleh parameter lain termasuk GC. Kelarutan dalam air terkadang juga diperlukan, misalnya pada minyak cendana, untuk mengecek adanya material larut air .
- Bilangan Asam
Umumnya minyak atsiri mengandung sedikit asam lemak bebas, sehingga lebih umum dinyatakan dalam bilangan asam dibandingkan persen asam. Bilangan asam meningkat seiring umur, khususnya jika minyak atsiri tidak disimpan dengan baik dikarenakan oksidasi aldehid dan hidrolisis ester. Oleh karena itu, sebaiknya minyak atsiri disimpan dalam wadah kedap udara dan kondisi gelap.
Tags: Alat pengukur kadar air minyak atsiri, Menguji Kualitas minyak atsiri, Mengukur kadar air pada minya atsiri
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Apakah anda pernah mendengar alat yang bernama Bomb Calorimeter? namun anda belum mengetahui apakah fungsi alat tersebut, maka berikut ini... selengkapnya
Janda Bolong Bukan Janda Biasa, Kalau mendengar kata janda pasti kita akan berpikiran ke sosok seorang perempuan, apalagi ditambah kata... selengkapnya
Hardness VS Density Pada Busa – Saat memulai proyek cetak injeksi busa baru, sangat penting untuk mengumpulkan informasi spesifik tentang... selengkapnya
Apa Itu Mikroba ? Mikroba adalah makhluk hidup kecil yang ditemukan di sekitar kita. Juga dikenal sebagai mikroorganisme, mereka terlalu... selengkapnya
Tips Memilih Makanan Aman Bebas dari Formalin, keamanan makanan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.... selengkapnya
Metode Mencari Lokasi Sumber Air Tanah dengan Akurat perlu dilakukan agar usaha dalam mencari sumber air tidak sia-sia. Masyarakat sering... selengkapnya
Dalam era modern, kebutuhan akan alat canggih untuk mendukung pendidikan dan pertanian semakin meningkat. Salah satu teknologi terbaru yang kini... selengkapnya
BOD (BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND) Biologycal Oxygen Demand (BOD) adalah jumlah oksigen dalam ppm (mg/l) ysng diperlukan selama proses stabilisasi dari... selengkapnya
Mikroskop adalah suatu benda yang sangat berguna untuk mengamati benda-benda yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Jenis-jenis Mikroskop... selengkapnya
Tips dan Trik Mengecat Besi Agar Hasilnya Bagus karena biasanya unsur besi adalah bahan untuk membuat teralis pagar yang merupakan... selengkapnya
pH Meter Susu Yoghurt Cream AMT16C adalah pH meter yang digunakan khusus untuk mengukur tingkat keasaman pada Susu, Yoghurt dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFormaldehyde Detector adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan formaldehida (HCHO) atau formalin. Alat Uji Formalin Pada Makanan Formaldehyde Detector… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Hot Plate Magnetic Stirrer Porcelain Plate AMTAST BASIC pencampur bahan-bahan obat dilengkapi dengan plate keramik Spesifikasi Analog Hot Plate… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPlant Physiology and Ecology Monitoring System merupakan alat pertanian dengan teknologi yang canggih, untuk analisis lanjut pada tumbuhan, dengan menggunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSColorimeter (Color Difference Meter) AMT507 alat professional yang digunakan untuk melakukan pengukuran perbedaan waran secara spesifik. Di desain protable sehingga… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Oxygen Bomb Calorimeter XRY-1A : Instrumen ini dirancang dan dibuat sesuai dengan Standar Nasional Republik Rakyat Cina GB /… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLutron Light Meter Lux Meter LX-1102 adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat pencahayaan pada suatu ruangan. Dengan menggunakan Lutron… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Anemometer AM-4836C digunakan untuk mengukur kecapatan angin pada suatu tempat, dengan sistem digital. Sehingga dengan mudah untuk mengetahui berapa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSEconomical Clinical Mini Centrifuge DM0412S adalah Centrifuge mini untuk penggunaan cepat, meskipun kecil hasil pengukurannya akurat. Specifications DM0412S Economical Clinical… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSingle Angle Universal Gloss meter AMN60 telah memenuhi standar ISO2813, ASTMD523, DIN67530 dan GB9754, GB9966, GB/T13891, secara luas digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.