● online
Pengeringan Gabah Untuk Hasil Maksimal
Setelah dipanen, gabah padi perlu dirontokkan, dikeringkan, dan digiling terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air gabah sehingga aman dari perkembangbiakan serangga dan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri. Kegiatan ini dilakukan sesegera mungkin setelah panen. Ada dua cara untuk mengeringkan padi, yaitu secara alami dan buatan. Pengeringan Gabah Untuk Hasil Maksimal
Pengeringan padi dilakukan dengan cara penjemuran yang menggunakan sinar matahari dan pengeringan juga dapat dilakukan dengan mesin pengering buatan (artificial dryer). Mesin pengering beragam jenis, namun pada umumnya digunakan jenis box dryer.Jika panen raya jatuh pada musim hujan dan tidak memiliki mesin pengering (dryer) sedangkan matahari tidak muncul, maka gabah basah dapat diselamatkan dengan garam dapur.
Pengeringan Gabah Dengan Cara Alami
Gabah padi dapat dikeringkan secara alami dengan cara dijemur atau diangin-anginkan. Pengeringan ini dapat dilakukan di atas lantai (lamporan), di atas rak, dengan ikatan-ikatan ditumpuk, dengan ikatan-ikatan diberdirikan, atau dengan memakai tonggak. Energi matahari dimanfaatkan untuk mengeluarkan air dari dalam gabah.
Energi untuk penguapan diperoleh dari sinar matahari. Lamporan harus bersih agar gabah padi yang dikeringkan tidak kotor, tidak menimbulkan panas yang terlalu tinggi, mudah dibersihkan dan dikeringkan, tidak basah sewaktu digunakan, dan tidak berlubang-lubang. Penjemuran gabah pada lantai jemur (lamporan) adalah cara pengeringan gabah secara alami yang praktis, murah, sederhana dan umum digunakan oleh para petani. Lamporan pada umumnya dibuat dari semen, permukaannya agak miring dan bergelombang dengan maksud agar air tidak menggenang, mudah dikeringkan dan permukaannya menjadi lebih luas.
Cara penjemuran adalah dengan menghamparkan padi di lampiran atau rak setipis mungkin. Beri lapisan pada lantai terlebih dahulu setebal 5-7 cm untuk efisiensi dan mengurangi pengaruh panas. Letakkan gabah di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Pengeringan tersebut dilakukan selama 1-3 hari tergantung dengan teriknya sinar matahari. Penjemuran sendiri sebaiknya dilakukan pukul 07.00-16.00 atau tergantung pada intensitas cahaya sinar matahari. Lakukan pembalikan beberapa kali selama masa penjemuran. Setelah penjemuran selesai, sebaiknya gabah ditutup dengan plastik atau seng agar terhindar dari embun maupun hujan di malam hari.
Metode pengeringan alami memiliki kelebihan, yaitu biaya energi murah dan lebih mudah dilakukan. Namun, cara ini juga memiliki kekurangan karena memerlukan banyak tenaga kerja untuk menebarkan, membalik, dan mengumpulkan kembali gabah. Pengeringan secara alami juga sangat bergantung pada cuaca, memerlukan lahan yang luas, suhu dan laju pengeringan tidak bisa diatur, serta mudah terkontaminasi oleh penyakit dan kotoran.
Pengeringan Gabah Dengan Cara Buatan
Pengeringan buatan dilakukan sebagai alternatif apabila penjemuran dengan sinar matahari tidak dapat dilakukan. Terdapat dua jenis pengeringan buatan, yaitu bed drying dan continuous drying. Cara ini memiliki kelemahan, yaitu Bed drying yang populer di Indonesia adalah model “box” atau kotak. Kotak tersebut dikenal dengan nama **FBD (Flat Bed Type Dryer). Cara ini memiliki kelemahan, yaitu keterbatasan ketebalan lapisan gabah yang dikeringkan dan masih membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengisi dan mengeluarkan gabah.
Continuous drying dilakukan dengan mengalirkan gabah secara terus-menerus selama proses pengeringan. Gabah mengalir dengan cara cross and counter flow system dan pada waktu yang sama bertemu dengan udara pengering. Alat pengering ini telah banyak dimodifikasi dalam berbagai ukuran dan kapasitas. Alat tersebut juga dilengkapi dengan berbagai peralatan atau instrumen dan kontrol (panel pengendali modern). Kelebihan dari sistem ini adalah dapat diaplikasikan pada lahan yang terbatas, mutu produk yang dihasilkan baik dan seragam, kontinuitas produksi terjamin, dapat dioperasikan pada siang dan malam hari, pemantauan dapat dilakukan sehingga kadar air gabah dapat dikontrol. Namun, alat ini memerlukan biaya investasi dan operasional yang tinggi.
Perlu dilakukan pemantauan yang baik selama pengeringan padi, baik secara alami atau buatan. Cara pengeringan yang salah dapat menyebabkan **case hardening (bagian luar sudah kering tetapi bagian dalam belum), keretakan atau pecah pada gabah, atau tidak meratanya hasil pengeringan.
Pengeringan buatan maupun pengeringan secara alami dengan cara yang salah dapat merusak gabah, sehingga menimbulkan cacat antara lain :
- Case hardening terjadi karena suhu pengeringan langsung tingggi dan cepat, sehingga bagian luar sudah kering (terlalu kering) sementara bagian dalam masih basah.
- Pengeringan terlalu cepat, terlalu lama atau suhunya terlalu tinggi dapat mengakibatkan keretakan sampai pecah.
- Apabila lapisan gabah yang dikeringkan terlalu tebal akan terjadi water front, misalnya pada pengering kotak tipe batch. Udara pengering (panas) dari bawah dapat menyebabkan lapisan bawah mengering lebih awal sehingga uap airnya mengalir ke atas sementara gabah bagian atasnya relatif lebih dingin sehingga terjadi kondensasi. Garis yang memisahkan lapisan basah dengan lapisan kering disebut water front.
Tags: Mengeringkan Gabah Pas Hujan, Mengukur kadar air gabah, Proses pengeringan gabah
Pengeringan Gabah Untuk Hasil Maksimal
Manfaat Yodium Untuk Kesehatan, Yodium adalah mineral mikro (trace mineral) yang amat penting untuk kinerja tubuh. Sebagai jenis mineral mikro,... selengkapnya
Bagaimana Mengukur Warna Buah Secara Efektif ? Buah-buahan adalah bagian penting dari makanan kita dan banyak digunakan dalam makanan pra-olahan.... selengkapnya
Jual Pertamini Digital Murah – Pertumbuhan ekonomi di masyarakat kiat membaik, hal ini ditandai dengan banyaknya orang yang mempunyai kendaraan... selengkapnya
Dalam era modern, kebutuhan akan alat canggih untuk mendukung pendidikan dan pertanian semakin meningkat. Salah satu teknologi terbaru yang kini... selengkapnya
Membuat Sendiri Pupuk NPK Organik dapat kita pelajari, sehingga akan lebih menghemat pengeluaran dalam pembalian pupuk. Pupuk adalah material yang... selengkapnya
Pertumbuhan tanaman tidak hanya dikontrol oleh faktor dalam (internal), tetapi juga ditentukan oleh faktor luar (eksternal). Salah satu faktor eksternal... selengkapnya
Distributor Alat Laboratorium Pertanian – Faklutas Pertanian adalah salah satu Fakultas favorit di perguruan tinggi di Indonesia, baik di universitas... selengkapnya
Jual alat pengukur curah hujan, alat ukur curah hujan otomatis harga termurah untuk Anda yang cari cara mengukur curah hujan... selengkapnya
Alat Ukur COD BOD TSS Portable – Dalam dunia pengelolaan air, terutama untuk laboratorium lingkungan, industri, hingga sektor pendidikan, keberadaan... selengkapnya
Apa itu inkubator bakteriologis ? Di laboratorium, ada dua jenis : inkubator bakteriologis dan inkubator BOD. Inkubator bakteriologis terutama digunakan... selengkapnya
Alat Pengukur Kadar Air Batubara dan Bubuk Kimia MS350 digunakan untuk mengukur kaar air pada batubara. Batubara adalah salah satu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCoating Thickness Meter CM-8856 adalah alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan yang menempel pada bahan metal. Bahan metal sebagai… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Fruits Hardness Tester, Penetrometer, Sclerometer adalah Penetrometer buah Seri GY dengan 3 model: GY-1, GY-2, GY-3, yang khusus untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSWIFI Digital Microscope Camera M200W adalah salah satu mikroskop digital dengan teknologi yang modern, menggunakan teknologi digital dan dilengkapi dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAMT400 Serials Gas Detector Order No. : Ozone (O3) Detector AMT400-1 : Measure Range : 0-1 ppm AMT400-2 : Measure… selengkapnya
*Harga Hubungi CSpH Meter Tanah Multifungsi 4 in 1 SR300 – Tanah adalah media tumbuh alami yang menyediakan makanan (unsur hara) bagi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPrecision Seed Divider Alat Pembagi Benih telah berulang kali menunjukkan kemampuannya untuk secara tepat membagi sampel yang lebih besar menjadi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSWire Tracker/CCTV Tester AMF076 AMF077 adalah alat tarcker yang digunakan untuk mengecek sambungan kabel CCTV, yang biasanya panjang dan banyak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSManual Tablet Hardness Tester YD-1X adalah alat penguji kekerasan tablet untuk mendeteksi kekerasan tablet. Sehingga kita bisa mengetahui berapa ketahanan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.