● online
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Beras adalah bagian bulir padi yang telah dipisah dari sekam. Sekam secara anatomi disebut ‘palea’ dan ‘lemma’. Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya terlepas dari isinya. Agar beras aman kite perlu mengetahui Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu.
Hampir setiap rumah akan menyimpan beras untuk makan sehari-hari. Sayangnya, salah teknik penyimpanan hanya akan membuat beras menjadi lembap dan berkutu. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, para penjual perlu tahu cara menyimpan beras bebas kutu agar awet dan tahan lama.
Menyimpan beras yang baik juga bisa menghindari beras jadi berbau apek dan berjamur. Beras yang lembap dan apek akan tidak pulen saat ditanak nantinya. Aroma nasi yang bau juga akan mengurangi selera makan sehingga memengaruhi kualitas beras yang dikonsumsi.
Saat membuka tempat penyimpanan beras, Anda mungkin pernah menemukan kutu atau serangga lain muncul di sela-sela beras. Karena hal tersebut, beras jadi berbau tak sedap. Kalau sudah begitu, bisa jadi cara menyimpan beras yang Anda lakukan selama ini ternyata salah.
Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas beras yang akan kamu konsumsi. Beras yang sudah berkutu dan berjamur tidak lagi memiliki rasa yang pulen saat selesai dimasak, bahkan cenderung berbau. Gizinya pun juga sudah berkurang. Oleh karena itu, menyimpan beras dengan cara yang tepat wajib diterapkan.
Cara menyimpan beras harus memperhatikan tempat, kebersihan, dan bahan tambahan yang diperlukan. Selain itu, saat membeli beras pastikan untuk membeli beras yang masih baru dan kualitasnya bagus. Beras yang kualitasnya rendah dan sudah lama, rentan sekali terkena kutu beras.
Dari Mana Asal Kutu Beras ?
Pasti kamu bertanya-tanya juga dari mana asalnya kutu beras. Mungkin kamu sudah mengira bahwa beras yang dibeli dari warung kelontong, minimarket, hingga pasar swalayan sudah bersih dan bebas dari kutu. Namun, kutu mendadak hadir setelah beras disimpan dalam tiga sampai empat hari kemudian.
Melansir laman University of Minnesota, ada dua hal yang dapat menjadi penyebab munculnya kutu beras. Pertama, Anda mungkin tidak sadar bahwa beras yang Anda beli sebenarnya sudah tercampur dengan telur kutu.
Telur kutu ini kemungkinan berasal dari tanaman padi. Saat tanaman padi dipanen, telur kutu tersebut terbawa ke dalam beras yang Anda beli. Telur kutu lalu menetas, tapi kutu masih terlalu kecil atau tersembunyi di dalam butiran beras sehingga tidak terlihat.
Kedua, beras yang Anda beli awalnya memang bersih, tetapi kutu beras menyelinap masuk ke dalam tempat penyimpanan beras. Ini sebabnya cara menyimpan beras turut andil dalam menentukan kualitas dan ketahanan beras tersebut.
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
1. Sediakan wadah penyimpanan yang bersih
Pastikan wadah penyimpanan makanan dalam kondisi bersih. Perhatikan secara saksama hingga ke sela-selanya, apakah terdapat kutu atau tidak. Bersihkan seluruh permukaan wadah dan keringkan dengan lap bersih sebelum digunakan.
2. Periksa kebersihan wadah di sekitarnya
Periksa juga kebersihan wadah penyimpanan kering lainnya, misalnya kacang, tepung, pasta, atau biji-bijian. Jika ada bahan makanan kering yang mengandung kutu, segera jauhkan dari penyimpanan beras agar kutu tidak berpindah dan mengotori beras.
3. Segera pindahkan beras ke wadah tertutup
Cara menyimpan beras yang benar yakni dengan memakai wadah tertutup, misalnya stoples besar, wadah plastik, atau tempat penyimpanan beras khusus. Wadah yang lembap dan tidak kedap udara dapat menarik kutu dan serangga lain untuk masuk ke dalam beras.
4. Masukkan wadah ke dalam kulkas
Beras termasuk makanan yang tahan lama dalam suhu ruangan, tapi sebaiknya masukkan wadah penyimpanan beras ke dalam kulkas paling tidak selama seminggu. Langkah ini bertujuan untuk membunuh telur atau larva yang ada di dalam beras.
Semoga Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu bisa bermanfaat, agar beras yang kita miliki tidak berkutu dan selalu enak ketika dikonsumsi. Bagi teman yang mempunyai Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu yang lain bisa mengisi di kolom komentar.
Tags: Cara Menyimpan Beras Yang Baik, Cara Menyimpan beras yang benar, Tips Memilih Beras Yang enak
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Soil nutrient tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur kandungan nutrisi dalam tanah. Alat ini membantu petani dan tukang kebun... selengkapnya
Cara Ampuh Mengatasi Hama Burung Pada Tanaman Padi perlu dilakukan agar hasil panen sesuai dengan yang diharapkan. Sebagian besar petani... selengkapnya
Barcol Hardness Tester adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekerasan material, khususnya untuk material yang relatif lunak seperti plastik, fiberglass,... selengkapnya
Deteksi Mikroba di Udara sebagai Sumber Penularan Infeksi – Kualitas udara dalam ruangan merupakan salah satu variabel terpenting untuk hidup... selengkapnya
Hazelnut adalah biji yang dihasilkan dari pohon hazel atau pohon kenari. Di balik rasanya yang manis dan asin, Hazelnut juga... selengkapnya
Apakah anda pernah mendengar alat yang bernama Bomb Calorimeter? namun anda belum mengetahui apakah fungsi alat tersebut, maka berikut ini... selengkapnya
Jual Formalin Tester – Makanan adalah kebutuhan pokok setiap manusia, karena dari makanan kita bisa hidup. Dari makanan kita mengambil... selengkapnya
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Jual Particle Counter Alat Penghitung Debu Murah yaitu alat yang digunakan untuk mengukur debu di udara, sebagai perlindungan dan pencegahan... selengkapnya
Jual Viscometer Murah – Viskositas (viscosity) yaitu salah satu sifat unik yang dimiliki oleh fluida cair. Viskositas sama dengan kemampuan... selengkapnya
WIFI Digital Microscope Camera M200W adalah salah satu mikroskop digital dengan teknologi yang modern, menggunakan teknologi digital dan dilengkapi dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kecapatan Angin AMF002 sangat akurat digunakan untuk mengukur kecepatan angin, dengan model yang sangat praktis memudahkan dalam pemakaian…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSBiophotometer Laboratory Protein DNA Testing B-500 adalah alat yang digunakan untuk mengukur, menguji dan meneliti DNA, RNA dan Protein. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSNitrate Tester Greentest 2 EC05F adalah alat yang digunakan untuk mengukur kandungan Nitrat (NO3) pada Sayuram, Buah, Daging, Ikan, Air… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Refractometer RHB Series untuk Pengukuran atau pengujian terhadap kandungan zat yang terkandung pada zat cair seperti kandungan air pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSWire Tracker/CCTV Tester AMF076 AMF077 adalah alat tarcker yang digunakan untuk mengecek sambungan kabel CCTV, yang biasanya panjang dan banyak… selengkapnya
*Harga Hubungi CSGrain Moisture Tester BA001 adalah alat pengukur kadar air untuk bijian dengan model tuang, dilengkapi sensor kelembaban yang sangat akurat…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSFruit Acidity Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman (pH) dan kadar asam dalam buah. Alat ini penting… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalog Fruits Hardness Tester, Penetrometer, Sclerometer adalah Penetrometer buah Seri GY dengan 3 model: GY-1, GY-2, GY-3, yang khusus untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Ukur Kekerasan Plastik Busa dan Spons SR1510E digunakan untuk mengukur material yang mempunyai tingkat elastisitas yang tinggi seperti Plastik… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.