● online
- Alat Pengukur Kadar Air Batubara dan Bubuk Kimia M
- Digital Pocket Salinity Meter SB-2000PRO
- Portable Soil Heavy Metal Analyzer
- GSM/GPRS Temperature and Humidity Data logger
- Portable Fluoride Ion Meter ION321-F
- Suspended Solids Analyzer
- Digital Temperature Humidity Meter HT-6290
- Chlorophyll Meter MC-100
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Beras adalah bagian bulir padi yang telah dipisah dari sekam. Sekam secara anatomi disebut ‘palea’ dan ‘lemma’. Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya terlepas dari isinya. Agar beras aman kite perlu mengetahui Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu.
Hampir setiap rumah akan menyimpan beras untuk makan sehari-hari. Sayangnya, salah teknik penyimpanan hanya akan membuat beras menjadi lembap dan berkutu. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, para penjual perlu tahu cara menyimpan beras bebas kutu agar awet dan tahan lama.
Menyimpan beras yang baik juga bisa menghindari beras jadi berbau apek dan berjamur. Beras yang lembap dan apek akan tidak pulen saat ditanak nantinya. Aroma nasi yang bau juga akan mengurangi selera makan sehingga memengaruhi kualitas beras yang dikonsumsi.
Saat membuka tempat penyimpanan beras, Anda mungkin pernah menemukan kutu atau serangga lain muncul di sela-sela beras. Karena hal tersebut, beras jadi berbau tak sedap. Kalau sudah begitu, bisa jadi cara menyimpan beras yang Anda lakukan selama ini ternyata salah.
Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas beras yang akan kamu konsumsi. Beras yang sudah berkutu dan berjamur tidak lagi memiliki rasa yang pulen saat selesai dimasak, bahkan cenderung berbau. Gizinya pun juga sudah berkurang. Oleh karena itu, menyimpan beras dengan cara yang tepat wajib diterapkan.
Cara menyimpan beras harus memperhatikan tempat, kebersihan, dan bahan tambahan yang diperlukan. Selain itu, saat membeli beras pastikan untuk membeli beras yang masih baru dan kualitasnya bagus. Beras yang kualitasnya rendah dan sudah lama, rentan sekali terkena kutu beras.
Dari Mana Asal Kutu Beras ?
Pasti kamu bertanya-tanya juga dari mana asalnya kutu beras. Mungkin kamu sudah mengira bahwa beras yang dibeli dari warung kelontong, minimarket, hingga pasar swalayan sudah bersih dan bebas dari kutu. Namun, kutu mendadak hadir setelah beras disimpan dalam tiga sampai empat hari kemudian.
Melansir laman University of Minnesota, ada dua hal yang dapat menjadi penyebab munculnya kutu beras. Pertama, Anda mungkin tidak sadar bahwa beras yang Anda beli sebenarnya sudah tercampur dengan telur kutu.
Telur kutu ini kemungkinan berasal dari tanaman padi. Saat tanaman padi dipanen, telur kutu tersebut terbawa ke dalam beras yang Anda beli. Telur kutu lalu menetas, tapi kutu masih terlalu kecil atau tersembunyi di dalam butiran beras sehingga tidak terlihat.
Kedua, beras yang Anda beli awalnya memang bersih, tetapi kutu beras menyelinap masuk ke dalam tempat penyimpanan beras. Ini sebabnya cara menyimpan beras turut andil dalam menentukan kualitas dan ketahanan beras tersebut.
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
1. Sediakan wadah penyimpanan yang bersih
Pastikan wadah penyimpanan makanan dalam kondisi bersih. Perhatikan secara saksama hingga ke sela-selanya, apakah terdapat kutu atau tidak. Bersihkan seluruh permukaan wadah dan keringkan dengan lap bersih sebelum digunakan.
2. Periksa kebersihan wadah di sekitarnya
Periksa juga kebersihan wadah penyimpanan kering lainnya, misalnya kacang, tepung, pasta, atau biji-bijian. Jika ada bahan makanan kering yang mengandung kutu, segera jauhkan dari penyimpanan beras agar kutu tidak berpindah dan mengotori beras.
3. Segera pindahkan beras ke wadah tertutup
Cara menyimpan beras yang benar yakni dengan memakai wadah tertutup, misalnya stoples besar, wadah plastik, atau tempat penyimpanan beras khusus. Wadah yang lembap dan tidak kedap udara dapat menarik kutu dan serangga lain untuk masuk ke dalam beras.
4. Masukkan wadah ke dalam kulkas
Beras termasuk makanan yang tahan lama dalam suhu ruangan, tapi sebaiknya masukkan wadah penyimpanan beras ke dalam kulkas paling tidak selama seminggu. Langkah ini bertujuan untuk membunuh telur atau larva yang ada di dalam beras.
Semoga Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu bisa bermanfaat, agar beras yang kita miliki tidak berkutu dan selalu enak ketika dikonsumsi. Bagi teman yang mempunyai Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu yang lain bisa mengisi di kolom komentar.
Tags: Cara Menyimpan Beras Yang Baik, Cara Menyimpan beras yang benar, Tips Memilih Beras Yang enak
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Membuat Sendiri Pupuk NPK Organik dapat kita pelajari, sehingga akan lebih menghemat pengeluaran dalam pembalian pupuk. Pupuk adalah material yang... selengkapnya
Jual Thermometer alat pengukur suhu ruangan, termometer pengukur suhu ruangan otomatis Kami jual via online. Anda tidak perlu cari nama... selengkapnya
Pengertian dan Jenis Tanah Rawa – Salah satu bentuk kenampakan alam yang ada di antara perairan dan daratan adalah rawa.... selengkapnya
PUTK atau Perangkat Uji Tanah Kering adalah alat praktis yang dirancang untuk mengukur kandungan unsur hara dalam tanah secara cepat... selengkapnya
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi – Dalam budidaya tanaman padi, maka tidak akan terlepas dari ancaman hama dan penyakit... selengkapnya
Mengolah Hasil Panen Jagung setelah jagung di panen adalah usaha untuk menambah nilai ekonomis jagung. Jagung sebagai produk pertanian yang... selengkapnya
Dalam dunia pertanian dan pengolahan hasil panen, pengukur kadar air bijian KETT PM 450 hadir sebagai solusi praktis dan akurat.... selengkapnya
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Cara Pemesanan : Pelanggan bisa memesan produk alat-alat kami dengan cara menelepon, SMS, WA atau lewat email yang sudah tertera... selengkapnya
Distributor COD Meter atau chemical oxygen demand meter menyediakan COD analyzer dengan harga terjangkau. COD merupakan salah satu parameter untuk... selengkapnya
Portable Whitness Meter WTM-1 adalah alat protable yang digunakan untuk mengukur dan menguji tingkat kadar putir pada suatu material. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CS7 IN 1 Professional pH/ORP/Conductivity/TDS/Temp Meter PC900 adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling canggih, teknologi sensor dan desain… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kelembaban Textile MCT-1 adalah alat yang digunakan secara spesifik untuk mengukur kelembaban pada tekstil dengan performa tinggi dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Keasaman pH Meter Air PHX-01 – pH merupakan derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Penguji Kualitas Udara Air Sampler AM2050 merupakan alat penguji dengan pori yang sangat efektif. Berdasarakan prinsip Anderson Percussive, dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Fluoride Ion Meter ION321-F adalah alat yang yang digunakan untuk mengukur kadar Ion pada Fluoride, selain bia untuk mengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Sinar Ultraviolet UVC254 adalah alat untuk mengukur kadar sinar ultraviolet. Sinar Ultraviolet (UV) adalah sinar tidak tampak yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Hardness Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kekerasan tanah, sebagai dasar untuk pengolahan tanah yang benar. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDaging adalah salah satu sumber protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Daging… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Solution Sampler SW-60 mengadopsi sistem hisap tekanan negatif canggih dan kepala keramik besar 31 mm, dapat mengambil sampel dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.