● online
- Fruit Acidity Meter Pengukur Keasaman Buah
- Alat Pengukur Warna Putih Whiteness Meter WTM-8
- UV Fluorescent Chlorophyll Sensor for Aquatic Ecos
- Automatic Potential Titration Meter ZD-2
- Alat Penguji Kekerasan Logam MH310
- Manual Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Teste
- Biophotometer Laboratory Protein DNA Testing B-500
- Alat Uji Pupuk MGOMeter
Janda Bolong Bukan Janda Biasa
Janda Bolong Bukan Janda Biasa, Kalau mendengar kata janda pasti kita akan berpikiran ke sosok seorang perempuan, apalagi ditambah kata bolong maka kita berpikiran ke sesuatu yang gimana gitu. Eits… buang dulu pikiran ke arah yang lain-lain. Janda disini bukan janda biasa, ya janda bolong tanaman yang mulai hits akhir-akhir ini. Kenapa dinakaman janda bolong ya ? Karena mungkin daunnya yang bolong-bolong.
Sebenarnya apa sih Janda Bolong itu, yang pamornya mulai menyusul tanaman aglonema ?
Fakta ilmiah Janda Bolong, tanaman hias yang harganya bisa mahal itu ternyata merupakan tumbuhan beracun. Meskipun sebagai tanaman hias, namun Anda harus hati-hati dalam merawatnya.
Saat pandemi Covid-19 ini, banyak orang yang menyalurkan hobi berkebunnya dengan menanam sejumlah tanaman hias favoritnya.
Banyak yang telah mengenal Monstera alias Janda Bolong, jenis tanaman hias yang kini menjadi primadona. Karena selain unik, harganya pun bisa “selangit.” Tapi mungkin belum banyak yang tahu juga mengenai fakta ilmiah Janda Bolong, tanaman hias yang kini banyak diburu pecinta tanaman.
Janda Bolong merupakan jenis tumbuhan yang kini dijadikan sebagai tanaman hias. Para ahli biologis menyebut jenis tumbuhan ini sebagai Monstera. Di luar negeri tanaman ini mendapat julukan Swiss Cheese Plant. Hal itu karena bagian daunnya bolong-bolong seperti keju Swiss.
Para ilmuwan sudah lama mempelajari tumbuhan ini, hingga akhirnya menjadi populer sebagai tanaman hias. Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah fakta ilmiah yang unik dari tanaman Monstera alias Janda Bolong.
Fakta Ilmiah Janda Bolong, Tanaman Hias Harga Mahal
Asal Muasal Nama Janda
Website The Sill melansir bahwa Monstera adalah salah satu jenis tanaman yang berdaun lebih besar dari daun tanaman pada umumnya. Dari situlah kemudian lahir nama Monstera. Para ahli botani telah meneliti jenis tanaman ini dari awal abad ke-20. Pada masa modern, Monstera menjadi tanaman hias. Di Indonesia tanaman ini dijuluki Janda Bolong, sedangkan di luar negeri julukannya Swiss Cheese Plant lantaran daunnya bolong-bolong seperti keju.
Aslinya Berasal dari Amerika Tengah
Fakta ilmiah Janda Bolong atau Monstera menurut Royal Botanic Garden Kew yang mengelola Plants of The World. Bahwa habitat asli Monstera berasal dari Amerika Tengah, yang mana daerahnya beriklim tropis. Keberadaan tanaman tersebut tersebar dari mulai negara Meksiko, Kolombia, Panama, Venezuela, hingga bagian Utara Brasil.
Karena memang aslinya sebagai jenis tumbuhan tropis, maka tak heran jika Monstera bisa mudah tumbuh dalam daerah beriklim tropis, salah satunya Indonesia.
Ada 45 Jenis Tanaman Monstera
Terdapat 45 jenis tanaman hias Monstera. Ini adalah fakta ilmiah Janda Bolong menurut para ahli botani. Sampai saat ini mereka mencatat jumlah spesies Monstera sudah ada sebanyak 45 spesies. Namun dari 45 spesies itu, yang paling populer menjadi tanaman hias termahal yaitu jenis Monstera deliciosa, karena memiliki daun yang lebar dan bolong-bolong.
Selain itu, spesies Monstera adansonii dengan ukuran yang lebih kecil serta daunnya berlubang juga menjadi tanaman hias yang sama-sama populer. Ada pula jenis Monstera obliqua, spesies ini memiliki daun yang bolongnya lebih besar.
Monstera Miliki Sifat Unik
Memiliki sifat unik menjadi salah satu fakta ilmiah Janda Bolong. Tanaman jenis Monstera dalam habitat aslinya merupakan tumbuhan pemanjat inangnya. Tanaman ini memiliki sifat hemifit, atau sebagian epifit. Itu artinya Monstera hidupnya menumpang dulu kepada inangnya seperti halnya epifit lain.
Kemudian setelah itu Monstera alias Janda Bolong akan menumbuhkan akar gantung. Jika akar gantungnya sampai ke tanah, baru ia akan mengambil nutrisinya dari tanah.
Monstera dapat memanjat dan juga membelit pohon hingga ketinggian mencapai 20 meter. Kalau ingin memelihara tanaman hias jenis Janda Bolong atau Monstera, lebih enaknya menyediakan tiang supaya ia bisa memanjat. Sehingga nantinya akan tampak lebih indah.
Tumbuhan Beracun
Jenis tumbuhan beracun adalah fakta ilmiah Janda Bolong. Jadi, meskipun sebagai tanaman hias dan harganya bisa mahal, namun Anda harus berhati-hati. Menurut ProFlowers, tanaman jenis Monstera atau Janda Bolong adalah tanaman beracun. Racun ini disebabkan oleh kalsium oksalat yang ada pada getahnya. Karena itulah harus berhati-hati jika daun atau batangnya sobek mengeluarkan getah.
Getah pada tanaman hias Janda Bolong dapat menimbulkan sakit perut apabila termakan, dan iritasi pada kulit kalau tersentuh. Memang agak repot kalau ada anak kecil yang pecicilan, atau punya hewan peliharaan. Jadi sebaiknya tanaman hias Monstera si Janda Bolong ini simpan pada tempat yang tidak mudah terjangkau anak kecil maupun hewan peliharaan.
Cara Perawatan Janda Bolong
Sesuai habitat alaminya, Monstera si Janda Bolong ini membutuhkan cahaya matahari secara tidak langsung. Karena jika terkena sinar matahari langsung, ia akan kepanasan, lalu daunnya menguning. Karena memiliki daun yang lebar, maka tidak perlu sering menyiramnya. Cukup cek tanah pada potnya, kalau tanahnya sudah tidak basah lagi, baru siram.
Jenis tanaman tersebut dapat tumbuh pada suhu normal dalam ruangan ataupun halaman pada iklim tropis seperti Indonesia.
Harganya Bisa Sangat Mahal
Harganya bisa sangat mahal, ini adalah fakta dari tanaman hias Janda Bolong. Kalau yang normal harganya hanya puluhan ribu rupiah saja. Sedangkan yang mahal adalah variegata Monstera deliciosa dan Monstera adansonii. Harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Menurut Plantophiles, variegata yaitu kondisi daun yang terdapat garis putih atau belang akibat terjadinya mutasi genetik. Kondisi ini menyebabkan bagian daunnya kekurangan klorofil.
Jadi daun yang belang bukan akibat terjemur sinar matahari. Daun yang belang menjadikan tanaman Janda Bolong ini tampak semakin cantik. Terlebih adanya paduan warna hijau dengan krem. Mutasi genetik sangat jarang terjadi. Selain itu, belum tentu juga keturunannya akan belang. Mutasi genetik ini kemungkinan terjadinya 1:100.000 tanaman.
Gimana, masih tertarik dengan Janda ?
Tags: Cara Menanam Janda Bolong, Janda Bolong tanaman Viral, Media Tanam Janda Bolong
Janda Bolong Bukan Janda Biasa
Dalam industri pertanian, kualitas benih memegang peranan penting untuk memastikan hasil panen yang optimal. Salah satu teknologi modern yang membantu... selengkapnya
Distributor ATP Ensure Touch Instrument HYGIENA. ENSURE TOUCH INSTRUMENT HYGIENA adalah sistem verifikasi dan pemantauan pembersihan tingkat lanjut yang mengumpulkan,... selengkapnya
Jika membicarakan tentang transportasi tentu hal yang kita pikirkan setelahnya adalah jalan raya, karna kebanyakan transportasi memang beroperasi di darat... selengkapnya
Bakterisida atau sering disebut bakteriosida atau disingkat bside merupakan bahan atau substansi yang dapat membunuh bakteri. Bakterisida yang umum dikenal... selengkapnya
Fungisida atau pengawa jamur adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling... selengkapnya
Hardness VS Density Pada Busa – Saat memulai proyek cetak injeksi busa baru, sangat penting untuk mengumpulkan informasi spesifik tentang... selengkapnya
Cara Menanam Padi Yang Menguntungkan – Padi adalah makanan pokok bagi masyarakat asia terlebih lagi Indonesia. Padi adalah asal daripada... selengkapnya
Apasih BOD (Biochemical Oxygen Demand) itu adalah analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlangsung di dalam... selengkapnya
Perusahaan yang membuang air limbah ke sungai wajib memastikan bahwa limbah cair yang dilepas telah memenuhi baku mutu lingkungan. Salah... selengkapnya
Jual Alat Ukur Kelembaban Udara / Digital Temperature Humidity Meter. Alat pengukur kelembaban udara tentunya sudah tidak asing lagi di telinga, hal... selengkapnya
Drone Sprayer FROGS Sekar Agri 10L TKDN – Kehadiran drone penyemprotan ini untuk memudahkan pengelolaan lahan pertanian dalam hal penyemprotan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHumidity meter adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengukur dan menampilkan jumlah kelembaban, atau uap air di udara dalam sebuah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMulti Angle Gloss Meter AMT502 – Gloss Meter berasal dari bahasa asing (inggris) yang apabila diterjemahkan secara sederhana artinya alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Alkohol Tester AMT198 di desain sangat praktis untuk mengukur kadar atau kandungan alkohol pada nafas. Pengoperasioannya sangat mudah, hanya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSGrain Moisture Meter Kett PM 650 adalah Alat pengukur kadar air atau kelembaban atau Moisture Content biji-bijian. Seperti kita ketahui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Uji Derajat Putih Tepung Tapioka juga sering disebut Whiteness Meter, alat ini digunakan khusus untuk mengukur tingkat putih pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSUV Light Meter UV126A cocok untuk pengukuran intensitas radiasi cahaya ultraviolet/UV, seperti lampu Ultraviolet, paparan litografi, sirkuit terpadu litografi dll…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Klorin AMT22 – Chlorine atau klorin yang biasa kita kenal dengan nama kaporit adalah bahan utama yang digunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS3 Angles 20/60/85 Degree Gloss meter GM-200 banyak digunakan dalam perawatan Lantai, Kontrol kualitas pembersihan permukaan, Pengukuran kilap batu dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRingkasan Produk : FTTH OPTICAL FIBER FUSION SPLICER AOP51 (AV6481) menerapkan CPU kelas industri + struktur FPGA mikroskop serat optik berkinerja… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.