● online
- Soil Solution Sampler SW-60
- Manual Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Teste
- Colorimeter (Color Difference Meter) AMT511
- Alat Ukur Kekerasan Plastik Busa dan Spons SR1510E
- Alat Pengukur Ketebalan Plat Ultrasonic TM-8818
- Water Proof ORP Temp Meter AMT01V
- Inkubator Suhu Konstan Multifungsi
- Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD800C
Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya
Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya, banyak jenis pupuk yang beredar di pasaran, mulai dari pupuk kimia sampai dengan pupuk organik. Penggunaan pupuk yang salah akan berkibat kerusakan pada lahan dan tanaman, oleh karena itu pengetahuan tentang pupuk perlu kita ketahui. Pupuk yang paling sering digunakan adalah pupuk NPK. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang mempunyai kandungan unsur hara yang lengkap. Unsur hara makro utama dalam pupuk NPK adalah Nitrogen, Fosfor dan Kalium.
Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya :
- Unsur Nitrogen
Keberadaan Nitrogen mutlak ada untuk kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan dibutuhkan dalam jumlah yang banyak. Tanaman menyerap N sebagian besar dalam bentuk ion NO3- dan NH4+, juga sedikit Urea melalui daun, dan sedikit asam amino larut dalam air. Tanaman yang mengandung cukup unsur N akan menunjukkan warna daun hijau tua, yang artinya kadar klorofil dalam daun tinggi. Sebaliknya, apabila tanaman kekurangan atau defisiensi N maka daunnya akan menguning (klorosis) karena kukarangan klorofil. Pertumbuhan tanaman yang lambat, lemah dan kerdil bisa disebabkan oleh kekurangan N. Tanaman cepat masak bisa disebabkan oleh kekurangan N. Defisiensi N juga dapat meningkatkan kadar air biji dan menurunkan produksi dan kualitas.
Kelebihan N akan meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman, tetapi akan memperpendek masa generatif, yang akhirnya justru menurunkan produksi atau menurunkan kualitas produksi tanaman. Tanaman yang kelebihan N menunjukkan warna hijau gelap sukulen, yang menyebabkan tanaman peka terhadap hama, penyakit dan mudah roboh.
Apabila N tersedia di dalam tanah hanya atau sebagian besar dalam bentuk amonium, dapat menyebabkan keracunan pada tanaman dan akhirnya dapat mengakibatkan jaringan vascular pecah dan berakibat pada terhambatnya serapan air.
Semua atau sebagian besar pupuk N komersial mempunyai kelarutan tinggi jika diberikan ke dalam tanah. Berbeda dengan pupuk N dari bahan organik baik pupuk kandang, pupuk hijau, dan kompos, akan melepas N jika telah didekomposisikan. Semua bentuk N di dalam tanah akan dikonversikan atau dioksidasi menjadi NO3-, yang selanjutnya menjadi subjek reaksi/proses denitrifikasi, erosi, dan pencucian, sehingga bentuk NO3- di dalam tanah sangat tidak stabil.
- Unsur P (Fosfor)
Tidak ada unsur lain yang dapat menggantikan fungsinya dalam tanaman, sehingga tanaman harus mendapatkan atau mengandung P dalam jumlah cukup untuk pertumbuhannya secara normal. Fungsi penting forfor di dalam tanaman yaitu dalam proses fotosintesis, respirasi, transfer dan penyimpanan energi, pembelahan dan pembesaran sel serta proses-proses di dalam tanaman lainnya. Pada umumnya kadar P di dalam tanaman di bawah kadar N dan K yaitu sekitar 0,1 hingga 0,2%. Tanaman menyerap sebagian besar unsur hara P dalam bentuk ion ortofosfat primer (H2PO4-). Sejumlah kecil diserap dalam bentuk ion ortofosfat sekunder (HPO4-2). pH tanah sangat besar pengaruhnya terhadap perbandingan serapan ion-ion tersebut, yaitu makin masam H2PO4- makin besar sehingga makin banyak yang diserap tanaman dibandingkan dengan HPO4-2.
Fosfor meningkatkan kualitas buah, sayuran, biji-bijian dan sangat penting dalam pembentukan biji. P juga sangat penting dalam transfer sifat-sifat menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fosfor membantu mempercepat perkembangan akar dan perkecambahan, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, meningkatkan daya tahan terhadap penyakit yang akhirnya meningkatkan kualitas hasil panen. Gejala pertama tanaman yang kekurangan P adalah tanaman menjadi kerdil. Bentuk daun tidak normal dan apabila defisiensi akut maka ada bagian-bagian daun, buah dan batang yang mati. Defisiensi P juga dapat menyebabkan penundaan kemasakan, juga pengisian biji berkurang. Sebagian besar tanaman dapat mengambil (merecovery) P yang diberikan dari pupuk sebesar 10 hingga 30% dari total P yang diberikan selama tahun pertama pemberian. Besarnya kemampuan tanaman ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : sumber P, tipe tanah, tanaman, metode aplikasi dan musim.
- Unsur K (Kalium)
Kalium di dalam jaringan tanaman ada dalam bentuk kation dan bervariasi sekitar 1,7 – 2,7% dari berat kering daun yang tumbuh secara normal. Ion K di dalam tanaman berfungsi sebagai aktivator dari banyak enzim yang berpartisipasi dalam beberapa proses metabolisme utama tanaman.Kalium sangat vital dalam proses fotosintesis. Apabila kekurangan K maka proses fotosintesis akan turun, akan tetapi respirasi tanaman akan meningkat. Kejadian ini akan menyebabkan banyak karbohidrat yang ada dalam jaringan tanaman tersebut digunakan untuk mendapatkan energi untuk aktivitas-aktivitasnya sehingga pembentukan bagian-bagian tanaman akan berkurang, yang akhirnya pembentukan dan produksi tanaman berkurang. Fungsi kalium yang lain adalah menjadi sintesis protein, pemecah karbohidrat, memberi energi bagi tanaman, serta membantu dalam kesetimbangan ion dalam tanaman. Selain itu, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap iklim tidak menguntungkan. Kalium juga terlibat aktif dalam lebih dari 60 sistem enzim yang mengatur reaksi-reaksi kecepatan pertumbuhan tanaman.
Kalium juga berpengaruh pada proses membuka dan menutup pori-pori daun tanaman, stomata. Proses ini dikendalikan oleh konsentrasi K dalam sel yang terdapat disekitar stoma. Kadar K tidak cukup (defisien) dapat menyebabkan stomata membuka hanya sebagian dan menjadi lebih lambat dalam penutupan. Gejala kekurangan K ditunjukkan dengan tanda-tanda terbakarnya daun yang dimulai dari ujung atau pinggir, bercak-bercak nekrotik berwarna coklat pada daun-daun dan batang yang tua.
Untuk mengetahui kandungan NPK pada pupuk kita bisa menggunakan NPK Tester digital, sangat mudah menggunakannya dan hasil akurat. Baik untuk petani maupun pengusaha pupuk
Tags: Manfaat pupuk NPK untu tanaman, Mengukur kadar NPK pada tanah, Mengukur kandungan NPK pada pupuk
Manfaat Pupuk NPK Untuk Tanaman dan Kandungannya
Distributor Alat Praktek SMK adalah penyedia Alat-alat praktek SMK dengan harga yang bersaing, distributor Alat Praktek SMK menyediakan berbagai kebutuhan... selengkapnya
ATP Hygiene Monitoring System: Cara Modern Memastikan Tingkat Higienis Ruangan Secara Cepat dan Akurat Menjaga kebersihan ruangan bukan lagi sekadar... selengkapnya
Bagaimanakah cara merawat mikroskop yang benar. Mikroskop merupakan peralatan biologi atau yang perlu dirawat dengan baik. Pemeliharaan alat laboratorium sangat... selengkapnya
Mikroskop digital bisa dikatakan merupakan jenis mikroskop model baru yang dilengkapi dengan kamera digital. Mikroskop jenis ini terhubung dengan kamera... selengkapnya
Jenis Aglonema Yang Paling Hits, Seperti kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah negeri yang subur dengan aneka jenis tanaman yang... selengkapnya
Sebelum membahas mengenai Jenis Jenis Akarisida Terbaik, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu tentang pengertian Akarisida dan Tungau sebagai Organisme Pengganggu... selengkapnya
Apakah Anda sedang mencari distributor alat uji COD BOD TSS portable dengan harga terjangkau? Kami hadir sebagai penyedia terpercaya yang... selengkapnya
Dalam dunia pertanian dan penelitian fisiologi tanaman, efisiensi penggunaan air dan pertukaran gas sangat penting untuk produktivitas tanaman. Salah satu... selengkapnya
Uji kekerasan Barcol atau Barcol Hardness Tester mencirikan kekerasan lekukan material melalui kedalaman penetrasi indentor, yang dimuat pada sampel material... selengkapnya
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman... selengkapnya
Micro Spectrophotometer AMS002 adalah spektrometer portable yang mudah digunakan pengukuran di tempat yang berbeda. Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Hardness Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kekerasan tanah, sebagai dasar untuk pengolahan tanah yang benar. Alat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSpH Meter Tanah Multifungsi 4 in 1 SR300 – Tanah adalah media tumbuh alami yang menyediakan makanan (unsur hara) bagi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTablet Friability Tester CS-4X terdiri dari sistem kontrol, sistem transmisi, dan aksesori rotasi, dll. Dan fungsi kontrol pusat dilakukan oleh… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTextile Hardness Tester HT-6510T-2.5 HT-6510T-5 HT-6510T-10 adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekerasan textile atau kain. Alat ini dirancang khusus… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHigh Speed Refrigerated Centrifuge GTR Serials. Centrifuge merupakan sebuah alat yang digerakkan oleh motor listrik yang menempatkan obyek di rotasi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSNPK Tester Digital – Pengolahan tanah merupakan unsur utama dalam pertanian dan perkebunan. Sangat perlu diperhatikan kandungan unsur hara yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Tester SYD-261D dirancang dan diproduksi sesuai standar GB / T 261-2008 Penentuan Flash Point… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOxidation Reduction Potential (ORP) atau Potensi Reduksi Oksidasi atau disebut juga ORP adalah potensi elektris yang dibutuhkan untuk mengurangi atau… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Combustible Gas Detector SPD203/Ex : Combustible Gas Detector SPD203/Ex dapat digunakan pada gas alam yang bocor di dalam maupun… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.