Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan

Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan

Diposting pada 14 November 2016 oleh jakaanaksholeh

Alkohol merupakan bahan utama pembuatan minuman keras, dengan kadarnya yang berbeda-beda, seperti wishky, bir, brendi, dan anggur. Alkohol adalah cairan bening, yang mudah menguap, mudah bergerak, bersifat memabukan, memiliki bau khas, rasa panas, mudah terbakar dengan memberikan nyala api berwarna biru dan tidak berasap. Minuman yang mengandung alkohol biasa disebut dengan minuman keras. Minuman keras sangat dilarang oleh agama.

efek alkohol bagi tubuhMinuman Keras adalah semacam minuman yang berbahaya dan membahayakan bagi orang yang meminumnya. Dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW, melaknat khamr atau minuman keras yang memabukkan mencakup kepada sepuluh golongan:

  • yang memerasnya
  • yang minta diperaskan
  • yang meminumnya
  • yang membawanya
  • yang minta di antarkan
  • yang menuangkannya
  • yang menjualnya
  • yang makan hasil penjualannya
  • yang membelinya
  • yang minta dibelikan.

(Demikian salah satu hadist riwaayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Selain dilarang agama, alkohol juga sangat berbahaya untuk tubuh dan kesehatan. Perlu kita ketahui bersama ada beberapa jenis minuman keras berdasarkan tingkat kandungan alkoholnya :

  • Gol. A berkadar Alkohol 01% – 05%
  • Gol. B berkadar Alkohol 05% – 20%
  • Gol. C berkadar Alkohol 20% – 50%

Alkohol yang terkandung didalam minuman, menimbulkan penyakit pada kesehatan, diantaranya adalah, sebagai berikut :

  • Anemia
  • Kanker
    • Kanker faring (kerongkongan)
    • Kanker laring (pita suara)
    • Kanker esofagus (tenggorokan)
    • Kanker hati
    • Kanker payudara
    • Kanker usus besar.
  • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
  • Sirosis Hati
  • Gangguan Daya Ingat
  • Depresi
  • Kejang
  • Gout (Asam urat)
  • Tekanan Darah Tinggi
  • Penyakit Infeksi
  • Kerusakan Saraf

Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja, tetapi efeknya berbeda-beda, tergantung dari jumlah / kadar alkohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah yang kecil, alkohol menimbulkan perasaan relax, dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, seperti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan. mulut rasanya kering. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang. Mungkin pula akan timbul rasa mual. Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu diperlukan sedikit udara segar). Jenis reaksi fisik tersebut biasanya tidak terlalu lama. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. Kepala terasa kosong, rileks dan “asyik”. Dalam keadaan seperti ini, kita merasa membutuhkan teman mengobrol, teman bercermin, dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan.

Bila dikonsumsi lebih banyak lagi, akan muncul efek sebagai berikut : merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri, tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional ( sedih, senang, marah secara berlebihan ) muncul akibat ke fungsi fisik – motorik, yaitu bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan, inkoordinasi motorik dan bisa sampai tidak sadarkan diri. kemampuan mental mengalami hambatan, yaitu gangguan untuk memusatkan perhatian dan daya ingat terganggu.

Pengguna biasanya merasa dapat mengendalikan diri dan mengontrol tingkahlakunya. Pada kenyataannya mereka tidak mampu mengendalikan diri seperti yang mereka sangka mereka bisa. Oleh sebab itu banyak ditemukan kecelakaan mobil yang disebabkan karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Pemabuk atau pengguna alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver, dan kerusakan otak. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat – obatan berbahaya lainnya, sehingga efeknya jadi berlipat ganda. Bila ini terjadi, efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar.

Karena dampak negatid yang ditimbulkan alkohol, maka banyak perusahaan-perusahaan yang mengharuskan karyawannya bebeas dari alkohol, begitu juga pihak kepolisian sangat berharap masyarakat bebeas dari alkohol terutama bagi pengendara motor. Mengemudi dalam keadaan mabuk sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa dan pengguna jalan lainnya.

Pengukuran kadar alkohol tidak bisa dilakukan secara manual, oleh karena itu harus menggunakan alat yang disebut dengan Alcohol Tester atau Alkohol Tester. Bisa dibeli di distributor maupun Supplier Alcohol Tester.

 

 

 

Bagikan informasi tentang Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan kepada teman atau kerabat Anda.

Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan | CV Berkah Amanah

Komentar dinonaktifkan: Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR