● online
- USB Disposable Temperature Data Logger D25, D50, D
- Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD800C
- Superficial Rockwell Hardness Tester, Surface Rock
- Waterproof Conductivity Tester CD40
- Grain Moisture Meter Kett PM 650
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi dan Kakao WILE CC
- Digital Oxygen Bomb Calorimeter XRY-1A
- Digital Anemometer Dengan Thermo Hygro AMF025
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Beras adalah bagian bulir padi yang telah dipisah dari sekam. Sekam secara anatomi disebut ‘palea’ dan ‘lemma’. Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya terlepas dari isinya. Agar beras aman kite perlu mengetahui Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu.
Hampir setiap rumah akan menyimpan beras untuk makan sehari-hari. Sayangnya, salah teknik penyimpanan hanya akan membuat beras menjadi lembap dan berkutu. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, para penjual perlu tahu cara menyimpan beras bebas kutu agar awet dan tahan lama.
Menyimpan beras yang baik juga bisa menghindari beras jadi berbau apek dan berjamur. Beras yang lembap dan apek akan tidak pulen saat ditanak nantinya. Aroma nasi yang bau juga akan mengurangi selera makan sehingga memengaruhi kualitas beras yang dikonsumsi.
Saat membuka tempat penyimpanan beras, Anda mungkin pernah menemukan kutu atau serangga lain muncul di sela-sela beras. Karena hal tersebut, beras jadi berbau tak sedap. Kalau sudah begitu, bisa jadi cara menyimpan beras yang Anda lakukan selama ini ternyata salah.
Hal ini tentunya akan memengaruhi kualitas beras yang akan kamu konsumsi. Beras yang sudah berkutu dan berjamur tidak lagi memiliki rasa yang pulen saat selesai dimasak, bahkan cenderung berbau. Gizinya pun juga sudah berkurang. Oleh karena itu, menyimpan beras dengan cara yang tepat wajib diterapkan.
Cara menyimpan beras harus memperhatikan tempat, kebersihan, dan bahan tambahan yang diperlukan. Selain itu, saat membeli beras pastikan untuk membeli beras yang masih baru dan kualitasnya bagus. Beras yang kualitasnya rendah dan sudah lama, rentan sekali terkena kutu beras.
Dari Mana Asal Kutu Beras ?
Pasti kamu bertanya-tanya juga dari mana asalnya kutu beras. Mungkin kamu sudah mengira bahwa beras yang dibeli dari warung kelontong, minimarket, hingga pasar swalayan sudah bersih dan bebas dari kutu. Namun, kutu mendadak hadir setelah beras disimpan dalam tiga sampai empat hari kemudian.
Melansir laman University of Minnesota, ada dua hal yang dapat menjadi penyebab munculnya kutu beras. Pertama, Anda mungkin tidak sadar bahwa beras yang Anda beli sebenarnya sudah tercampur dengan telur kutu.
Telur kutu ini kemungkinan berasal dari tanaman padi. Saat tanaman padi dipanen, telur kutu tersebut terbawa ke dalam beras yang Anda beli. Telur kutu lalu menetas, tapi kutu masih terlalu kecil atau tersembunyi di dalam butiran beras sehingga tidak terlihat.
Kedua, beras yang Anda beli awalnya memang bersih, tetapi kutu beras menyelinap masuk ke dalam tempat penyimpanan beras. Ini sebabnya cara menyimpan beras turut andil dalam menentukan kualitas dan ketahanan beras tersebut.
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
1. Sediakan wadah penyimpanan yang bersih
Pastikan wadah penyimpanan makanan dalam kondisi bersih. Perhatikan secara saksama hingga ke sela-selanya, apakah terdapat kutu atau tidak. Bersihkan seluruh permukaan wadah dan keringkan dengan lap bersih sebelum digunakan.
2. Periksa kebersihan wadah di sekitarnya
Periksa juga kebersihan wadah penyimpanan kering lainnya, misalnya kacang, tepung, pasta, atau biji-bijian. Jika ada bahan makanan kering yang mengandung kutu, segera jauhkan dari penyimpanan beras agar kutu tidak berpindah dan mengotori beras.
3. Segera pindahkan beras ke wadah tertutup
Cara menyimpan beras yang benar yakni dengan memakai wadah tertutup, misalnya stoples besar, wadah plastik, atau tempat penyimpanan beras khusus. Wadah yang lembap dan tidak kedap udara dapat menarik kutu dan serangga lain untuk masuk ke dalam beras.
4. Masukkan wadah ke dalam kulkas
Beras termasuk makanan yang tahan lama dalam suhu ruangan, tapi sebaiknya masukkan wadah penyimpanan beras ke dalam kulkas paling tidak selama seminggu. Langkah ini bertujuan untuk membunuh telur atau larva yang ada di dalam beras.
Semoga Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu bisa bermanfaat, agar beras yang kita miliki tidak berkutu dan selalu enak ketika dikonsumsi. Bagi teman yang mempunyai Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu yang lain bisa mengisi di kolom komentar.
Tags: Cara Menyimpan Beras Yang Baik, Cara Menyimpan beras yang benar, Tips Memilih Beras Yang enak
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu
Apakah Anda sedang mencari distributor alat uji COD BOD TSS portable dengan harga terjangkau? Kami hadir sebagai penyedia terpercaya yang... selengkapnya
Sejak dahulu, pertanian Indonesia menjadi andalan dalam menyediakan pangan yang berkualitas. Dengan tanah yang subur, segala jenis pertanian punya potensi... selengkapnya
Setelah dipanen, gabah padi perlu dirontokkan, dikeringkan, dan digiling terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air gabah... selengkapnya
Mikroskop binokuler adalah alat yang digunakan untuk meneliti benda-benda kecil yang tak kasat mata atau transparan. Mikroskop binokuler digolongkan ke... selengkapnya
Deteksi Mikroba di Udara sebagai Sumber Penularan Infeksi – Kualitas udara dalam ruangan merupakan salah satu variabel terpenting untuk hidup... selengkapnya
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa.... selengkapnya
Terima kasih Anda telah menjadi pelanggan berharga CV Berkah Amanah. Merupakan komitmen kami untuk memberikan kepada Anda keleluasaan dan kenyamanan... selengkapnya
Jual Thermometer alat pengukur suhu ruangan, termometer pengukur suhu ruangan otomatis Kami jual via online. Anda tidak perlu cari nama... selengkapnya
Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest... selengkapnya
Pertanian lahan kering merupakan salah satu jenis pertanian yang dilakukan di wilayah yang memiliki curah hujan rendah atau tidak teratur.... selengkapnya
Alat Penguji COD BOD TOC Turbidity Temperature Pada Air Limbah digunakan untuk mengukur kandungan COD BOD TOC Turbidity dan Temperature… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHot Plate Magnetic Stirrer MS-300 and MS-400 didesain dengan sirkuit digital dan CPU berkinerja tinggi, jumlah maksimum dapat mencapai kisaran… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoxhlet Extraction Fat Analyzer adalah alat khusus untuk menguji/tes kandungan lemak sesuai dengan prinsip ekstraksi soxhlet Dengan fitur ekstraksi reagen… selengkapnya
*Harga Hubungi CSElectric Seed Blower adalah alat untuk menghilangkan benih dan partikel mati & ringan dari benih yang bagus. Cara kerja Electric… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRingkasan Produk : FTTH OPTICAL FIBER FUSION SPLICER AOP51 (AV6481) menerapkan CPU kelas industri + struktur FPGA mikroskop serat optik berkinerja… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Kopi dan Bijian BA015 adalah Grain Moisture Meter yang digunakan untuk mengukur kadar air atau moisture… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Structure Analyzer adalah alat untuk menguji struktur tanah, bisa diartikan struktur tanah adalah sebuah komposisi dan campuran dari lapisan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHot Wire Anemometer merupakan salah satu jenis anemometer, dengan fungsi yang sama yaitu untuk mengukur kecepatan angin. Alat ini menggunakan kawat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAir Bacteria Sampler FKC-1 adalah salah satu alat untuk pengukuran kandungan bakteri di udara. Alat ini merupakan seri lain dari… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Ukur Kadar Air Padi Jagung Gandum BA010S adalah alat pengukur kadara air (moisture content) pada bijian yang sangat akurat…. selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.