● online
- Alat Pengukur Ketebalan Kaca Glass Thickness Meter
- Manual Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Teste
- Anemometer Digital AM-4836V
- Portable Magnetic Particle Flaw Detector MT-1B
- Automatic Calorimeter ZRQ9703, ZRQ9704
- Alat Uji Kandungan Minyak dalam Air Oil in Water S
- Water Proof ORP Temp Meter AMT01V
- Portable Digital Viscometer LPDV-1/RPDV-1/HPDV-1
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian ada beberapa macam yang mempunyai fungsi dan kegunaan berbeda-beda. Pengertian mengenai pestisida di Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1973. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa pestisida ialah zat kimia maupun bahan jasad renik maupun virus yang digunakan untuk mencegah hama penyakit yang berpotensi merusak tanaman dan mengganggu hasil pertanian. Tidak hanya hama saja, pestisida pun mampu memberantas tanaman pengganggu atau gulma.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1973 Pengertian pestisida adalah semua zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :
- Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman atau hasil-hasil pertanian.
- Memberantas rerumputan.
- Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan tanaman atau bagia-bagian tanaman, tidak termasuk pupuk.
- Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan dan ternak.
- Memberantas dan mencegah hama-hama air.
- Memberikan atau mencegah binatang-binatang dan jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan, memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.
Selain itu, pestisida memiliki fungsi untuk mengatur maupun merangsang tumbuhnya tanaman. Pestisida juga bisa mencegah hama-hama air selain hama darat dan binatang pengganggu seperti ular. Termasuk memberantas binatang yang menyebabkan penyakit pada manusia.
Kemudian untuk jenis pestisida yang dijual di pasaran resmi memang cukup banyak. Hal ini dikarenakan pestisida memiliki fungsi mencegah penyakit tanaman yang berbeda-beda. Bila ditinjau dari jenis jasad sasaran pada penggunaan pestisida, maka jenis pestisida tersebut terbagi dalam beberapa golongan.
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Akarisida
Jenis pestisida pertama adalah Akarisida yang berasal dari kata akari yang artinya kutu atau tungau. Pestisida ini juga sering disebut dengan Mitesida. Jadi, bila dilihat dari akar bahasanya tersebut maka fungsi utamanya adalah untuk membunuh tungau atau kutu yang ada pada tanaman. Selain itu juga ada Pedukulusida yang juga berfungsi membunuh kutu atau tuma.
Algasida
Berikutnya adalah jenis pestisida Algasida. Seperti namanya, alga di sini berarti ganggang laut. Sementara Alagasida memiliki fungsi untuk membunuh dan mencegah tanaman pengganggu seperti alge pada tumbuhan petani.
Alvisida
Alvisida mengacu pada bahasa Yunan avis yang memiliki arti kata burung. Dari sinilah kita dapat menyimpulkan bahwa pestisida ini memiliki fungsi membunuh maupun pencegah burung di sawah. Khususnya untuk tanaman padi ketika musim panen tiba dan bisa merugikan petani.
Bakterisida
Ancaman dari bakteri bagi tanaman pertanian memang cukup meresahkan bagi petani selain ancaman dari gulma maupun hama dari hewan. Maka dari itulah untuk membunuh dan memberantas bakteri ini Anda bisa menggunakan jenis pestisida Bakterisida.
Fungisida
Selain bakteri, jamur memang menjadi ancaman pula yang bisa mempengaruhi kualitas tanaman hasil panen. Dalam kondisi seperti ini jenis pestisida yang dapat digunakan oleh para petani adalah Fungisida yang memiliki fungsi membunuh dan mencegah timbulnya jamur maupun cendawan.
Herbisida
Untuk membunuh dan mencegah gulma, jenis pestisida yang biasa digunakan oleh para petani adalah herbisida. Dengan menggunakan herbisida secara rutin dalam waktu tertentu, tanaman di lahan pertanian Anda menjadi semakin produktif dan tanpa khawatir terganggu kembali.
Insektisida
Jenis pestisida selanjutnya adalah Insektisida. Pestisida satu ini memang terkenal di kalangan petani. Fungsi utama dari Insektisida adalah untuk membunuh sekaligus mencegah munculnya hama serangga di lahan pertanian yang bisa mengganggu kualitas tanaman.
Molluskisida
Dalam basaha Yunani molluscus berarti hewan yang berselubung tipis atau lembek. Dengan kata lain, bila dalam dunia pertanian, yang dimaksud dengan moluska ini adalah siput. Jadi, Molluskisida bertujuan untuk membunuh dan mencegah populasi siput di lahan pertanian.
Nematisida dan Ovisida
Nematoda dalam dunia pertanian juga tidak kalah meresahkan sebagai hama. Nematoda tersebut dapat dicegah dan diatasi dengan jenis pestisida Nematoda. Sedangkan untuk Ovisida memiliki fungsi untuk merusak telur dari hama penyakit. Contohnya saja adalah telur dari siput dan keong yang biasanya ada di areal persawahan.
Piscisida
Tidak selamanya ikan di area persawahan menguntungkan bagi para petani, ada pula ikan-ikan yang dirasa mengganggu tanaman lainnya. Maka kebanyakan petani menggunakan Piscisida, namun penggunaannya haruslah pada kadar yang sesuai agar tidak mencemari perairan sekitarnya dan membunuh habitat ikan di area tersebut.
Rodentisida dan Termisida
Jenis pestisida yang terakhir adalah Termisida yang berfungsi membunuh hewan pengerat sebagai hama seperti tikus. Sementara Termisida juga berfungsi sama dalam mencegah serangga pelubang kayu seperti rayap.
Di atas adalah beberapa Jenis Pestisida untuk pertanian yang perlu kita ketahui. Jadi, dengan Anda mengetahui jenis pestisida tersebut menjadi lebih memahami apa pestisida yang tepat untuk mencegah penyakit dan pengganggu tanaman pertanian Anda. Selain menggunakan Pestisida Kimia kita juga bisa membuat dan menggunakan Pestisida Organik yang lebih ramah lingungan.
Tags: Distributor Pestisida Pertanian, Mengenal Jenis Pestisida, Nama Pestisida untuk pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Mengenal Hama Wereng Coklat – Wereng cokelat (Nilaparvata lugens) adalah salah satu hama padi yang paling berbahaya dan merugikan, terutama... selengkapnya
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang... selengkapnya
Tanaman, seperti halnya makhluk hidup lainnya memerlukan nutrisi yang cukup memadai dan seimbang agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.... selengkapnya
Apa Itu Suspended Solid? Suspended solid adalah partikel padat yang tersuspensi dalam air dan tidak larut, seperti lumpur, pasir, tanah... selengkapnya
Jual alat pengukur kecepatan angin, alat pengukur kecepatan angin murah untuk mengetahui berapa kecepatan angin. Kami jual anemometer alat mengukur... selengkapnya
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Padi – Dalam budidaya tanaman padi, maka tidak akan terlepas dari ancaman hama dan penyakit... selengkapnya
Nilai kalor Batubara adalah ukuran dari energi panas dalam batubara yang digunakan sebagai faktor utama dalam penentuan harga batubara. Nilai... selengkapnya
Cara Membasmi Hama Tikus Sawah Paling Ampuh – Dewasa ini petani banyak mengalami kendala dalam mengembangkan usaha pertanian. Salah satu... selengkapnya
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, petani diharapkan bisa membuat pupuk organik cair. Kementerian Pertanian melakukan antisipasi agar ketersediaan pangan aman... selengkapnya
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Digital Anemometer AM-4836C digunakan untuk mengukur kecapatan angin pada suatu tempat, dengan sistem digital. Sehingga dengan mudah untuk mengetahui berapa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Digital Viscometer LPDV-1/RPDV-1/HPDV-1 adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas. Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSBarcol Hardness Tester mencirikan kekerasan indentasi bahan melalui kedalaman penetrasi indentor, dimuat pada bahan sampel dan dibandingkan dengan penetrasi dalam… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Ultrasonic Flaw Detector MFD550B dapat digunakan secara luas dalam menemukan dan mengukur retakan tersembunyi, void, diso dan diskontinuitas serupa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Kopi, Kakao, Jagung SR6828G merupakan alat yang dirancang khusus untuk pengukuran kadar air atau moisture meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeterangan Produk : GSM/GPRS Temperature and Humidity Data logger dapat meng-upload secara otomatis suhu real-time dan kelembaban ke PC pengguna… selengkapnya
*Harga Hubungi CSNitrate Tester Greentest 2 EC05F adalah alat yang digunakan untuk mengukur kandungan Nitrat (NO3) pada Sayuram, Buah, Daging, Ikan, Air… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Thermometer AMT136 digunakan untuk mengukur carian yang bersuhu tinggi atau rendah, dilengkapi dengan probe baja yang bisa dicelupkan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Alkohol Tester AMT198 di desain sangat praktis untuk mengukur kadar atau kandungan alkohol pada nafas. Pengoperasioannya sangat mudah, hanya… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.