● online
- Alat Penguji COD BOD TOC Turbidity Temperature Pad
- Professional CON900 Conductivity/TDS/Salinity/Resi
- Electric Sieve Shaker
- pH Meter Susu Yoghurt Cream AMT16C
- Automatic Kjeldahl Nitrogen Protein Analyzer
- Alat Deteksi Gas Karbon Monoxide SPD200/CO
- Colorimeter (Color Difference Meter) AMT506
- Lab Water Hardness Tester YD200
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian ada beberapa macam yang mempunyai fungsi dan kegunaan berbeda-beda. Pengertian mengenai pestisida di Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1973. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa pestisida ialah zat kimia maupun bahan jasad renik maupun virus yang digunakan untuk mencegah hama penyakit yang berpotensi merusak tanaman dan mengganggu hasil pertanian. Tidak hanya hama saja, pestisida pun mampu memberantas tanaman pengganggu atau gulma.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1973 Pengertian pestisida adalah semua zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :
- Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman atau hasil-hasil pertanian.
- Memberantas rerumputan.
- Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan tanaman atau bagia-bagian tanaman, tidak termasuk pupuk.
- Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan dan ternak.
- Memberantas dan mencegah hama-hama air.
- Memberikan atau mencegah binatang-binatang dan jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan, memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.
Selain itu, pestisida memiliki fungsi untuk mengatur maupun merangsang tumbuhnya tanaman. Pestisida juga bisa mencegah hama-hama air selain hama darat dan binatang pengganggu seperti ular. Termasuk memberantas binatang yang menyebabkan penyakit pada manusia.
Kemudian untuk jenis pestisida yang dijual di pasaran resmi memang cukup banyak. Hal ini dikarenakan pestisida memiliki fungsi mencegah penyakit tanaman yang berbeda-beda. Bila ditinjau dari jenis jasad sasaran pada penggunaan pestisida, maka jenis pestisida tersebut terbagi dalam beberapa golongan.
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Akarisida
Jenis pestisida pertama adalah Akarisida yang berasal dari kata akari yang artinya kutu atau tungau. Pestisida ini juga sering disebut dengan Mitesida. Jadi, bila dilihat dari akar bahasanya tersebut maka fungsi utamanya adalah untuk membunuh tungau atau kutu yang ada pada tanaman. Selain itu juga ada Pedukulusida yang juga berfungsi membunuh kutu atau tuma.
Algasida
Berikutnya adalah jenis pestisida Algasida. Seperti namanya, alga di sini berarti ganggang laut. Sementara Alagasida memiliki fungsi untuk membunuh dan mencegah tanaman pengganggu seperti alge pada tumbuhan petani.
Alvisida
Alvisida mengacu pada bahasa Yunan avis yang memiliki arti kata burung. Dari sinilah kita dapat menyimpulkan bahwa pestisida ini memiliki fungsi membunuh maupun pencegah burung di sawah. Khususnya untuk tanaman padi ketika musim panen tiba dan bisa merugikan petani.
Bakterisida
Ancaman dari bakteri bagi tanaman pertanian memang cukup meresahkan bagi petani selain ancaman dari gulma maupun hama dari hewan. Maka dari itulah untuk membunuh dan memberantas bakteri ini Anda bisa menggunakan jenis pestisida Bakterisida.
Fungisida
Selain bakteri, jamur memang menjadi ancaman pula yang bisa mempengaruhi kualitas tanaman hasil panen. Dalam kondisi seperti ini jenis pestisida yang dapat digunakan oleh para petani adalah Fungisida yang memiliki fungsi membunuh dan mencegah timbulnya jamur maupun cendawan.
Herbisida
Untuk membunuh dan mencegah gulma, jenis pestisida yang biasa digunakan oleh para petani adalah herbisida. Dengan menggunakan herbisida secara rutin dalam waktu tertentu, tanaman di lahan pertanian Anda menjadi semakin produktif dan tanpa khawatir terganggu kembali.
Insektisida
Jenis pestisida selanjutnya adalah Insektisida. Pestisida satu ini memang terkenal di kalangan petani. Fungsi utama dari Insektisida adalah untuk membunuh sekaligus mencegah munculnya hama serangga di lahan pertanian yang bisa mengganggu kualitas tanaman.
Molluskisida
Dalam basaha Yunani molluscus berarti hewan yang berselubung tipis atau lembek. Dengan kata lain, bila dalam dunia pertanian, yang dimaksud dengan moluska ini adalah siput. Jadi, Molluskisida bertujuan untuk membunuh dan mencegah populasi siput di lahan pertanian.
Nematisida dan Ovisida
Nematoda dalam dunia pertanian juga tidak kalah meresahkan sebagai hama. Nematoda tersebut dapat dicegah dan diatasi dengan jenis pestisida Nematoda. Sedangkan untuk Ovisida memiliki fungsi untuk merusak telur dari hama penyakit. Contohnya saja adalah telur dari siput dan keong yang biasanya ada di areal persawahan.
Piscisida
Tidak selamanya ikan di area persawahan menguntungkan bagi para petani, ada pula ikan-ikan yang dirasa mengganggu tanaman lainnya. Maka kebanyakan petani menggunakan Piscisida, namun penggunaannya haruslah pada kadar yang sesuai agar tidak mencemari perairan sekitarnya dan membunuh habitat ikan di area tersebut.
Rodentisida dan Termisida
Jenis pestisida yang terakhir adalah Termisida yang berfungsi membunuh hewan pengerat sebagai hama seperti tikus. Sementara Termisida juga berfungsi sama dalam mencegah serangga pelubang kayu seperti rayap.
Di atas adalah beberapa Jenis Pestisida untuk pertanian yang perlu kita ketahui. Jadi, dengan Anda mengetahui jenis pestisida tersebut menjadi lebih memahami apa pestisida yang tepat untuk mencegah penyakit dan pengganggu tanaman pertanian Anda. Selain menggunakan Pestisida Kimia kita juga bisa membuat dan menggunakan Pestisida Organik yang lebih ramah lingungan.
Tags: Distributor Pestisida Pertanian, Mengenal Jenis Pestisida, Nama Pestisida untuk pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Cara Menanam Jagung dan Perawatannya sangat perlu dikuasai kemampuannya bagi petani jagung, agar tanaman jagung yang ditanam akan menghasilkan panen... selengkapnya
Janda Bolong selalu didepan, kata-kata itu sering kita dengar dan kita lihat dijadikan sebagai meme untuk lucu-lucuan. Tetapi sekarang jand... selengkapnya
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang... selengkapnya
Tips dan Trik Mengecat Besi Agar Hasilnya Bagus karena biasanya unsur besi adalah bahan untuk membuat teralis pagar yang merupakan... selengkapnya
Pupuk Yang Bagus Untuk Tanaman Jagung banyak jenisnya. Pupuk adalah senyawa yang ditambahkan pada media tanam untuk membantu memenuhi kebutuhan... selengkapnya
Dalam industri furniture, kasur busa, dan jok mobil, pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Salah... selengkapnya
Perbedaan antara pertamax, pertalite dan premium kalo kita ditanya seperti itu, maka banyak diantara kita yang menjawab perbedaannya ada di... selengkapnya
Panen Jagung dan Pasca Panen Jagung merupakan kegiatan yang menentukan terhadap kualitas dan kuantitas produksi, kesalahan dalam penanganan panen dan... selengkapnya
Hazelnut adalah biji yang dihasilkan dari pohon hazel atau pohon kenari. Di balik rasanya yang manis dan asin, Hazelnut juga... selengkapnya
Terima kasih Anda telah menjadi pelanggan berharga CV Berkah Amanah. Merupakan komitmen kami untuk memberikan kepada Anda keleluasaan dan kenyamanan... selengkapnya
Alat Pengukur Sinar Ultraviolet UVC254 adalah alat untuk mengukur kadar sinar ultraviolet. Sinar Ultraviolet (UV) adalah sinar tidak tampak yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Digital Abbe Refractometer WYA-2S : Pengukuran indeks bias nD cairan transparan atau tembus dan zat padat. Pengukuran Brix… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Alcohol Tester AMT6000 merupakan salah satu varian alat pengukur kadar alkohol yang terkandung pada mulut atau biasa disebut breath… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Penguji Kekerasan Logam MH310 – Kekerasan merupakan salah satu sifat mekanik dari logam. Pengujian kekerasan secara luas digunakan dalam… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDiesel Exhaust Emission Gas Analyzer NHT-6 Opacimeter adalah instrumen intelektual portabel yang digunakan untuk menguji kontaminan yang terlihat dalam emisi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMicro Spectrophotometer AMS002 adalah spektrometer portable yang mudah digunakan pengukuran di tempat yang berbeda. Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMicro Plate Centrifuge AMT-M01 adalah centrifuge instan mini unik yang dirancang khusus untuk pelat mikro 96 lubang. Ini dapat dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSATP Flourescence Meter Hygiene and cleanliness Test, Alat ATP Hygiene Monitoring adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur tingkat kebersihan suatu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAutomatic Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Tester SYD-261D dirancang dan diproduksi sesuai standar GB / T 261-2008 Penentuan Flash Point… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCoffee Densitometer Refractometer RCM-1000BT adalah alat untuk mengukur konsentrasi kopi (nilai TDS) dan Brix. Dengan mengukur konsentrasi kopi, ini membantu pengguna… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.