● online
- Alat Uji BOD COD TSS DO PH TDS Pada Air
- Coating Thickness Meter CM-8856
- Portable Ultrasonic Flaw Detector MFD500B
- Professional Seed X-ray Machine
- 8 IN 1 Professional pH/mV Conductivity/DO Meter EC
- Colorimeter AMT560 General Purpose (Color Differen
- Low Speed Centrifuge MT-45
- Alat Ukur Kadar Air Padi Jagung Gandum BA010S
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian ada beberapa macam yang mempunyai fungsi dan kegunaan berbeda-beda. Pengertian mengenai pestisida di Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1973. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa pestisida ialah zat kimia maupun bahan jasad renik maupun virus yang digunakan untuk mencegah hama penyakit yang berpotensi merusak tanaman dan mengganggu hasil pertanian. Tidak hanya hama saja, pestisida pun mampu memberantas tanaman pengganggu atau gulma.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1973 Pengertian pestisida adalah semua zat kimia atau bahan lain serta jasad renik dan virus yang dipergunakan untuk :
- Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman atau hasil-hasil pertanian.
- Memberantas rerumputan.
- Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan tanaman atau bagia-bagian tanaman, tidak termasuk pupuk.
- Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan dan ternak.
- Memberantas dan mencegah hama-hama air.
- Memberikan atau mencegah binatang-binatang dan jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan, memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.
Selain itu, pestisida memiliki fungsi untuk mengatur maupun merangsang tumbuhnya tanaman. Pestisida juga bisa mencegah hama-hama air selain hama darat dan binatang pengganggu seperti ular. Termasuk memberantas binatang yang menyebabkan penyakit pada manusia.
Kemudian untuk jenis pestisida yang dijual di pasaran resmi memang cukup banyak. Hal ini dikarenakan pestisida memiliki fungsi mencegah penyakit tanaman yang berbeda-beda. Bila ditinjau dari jenis jasad sasaran pada penggunaan pestisida, maka jenis pestisida tersebut terbagi dalam beberapa golongan.
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Akarisida
Jenis pestisida pertama adalah Akarisida yang berasal dari kata akari yang artinya kutu atau tungau. Pestisida ini juga sering disebut dengan Mitesida. Jadi, bila dilihat dari akar bahasanya tersebut maka fungsi utamanya adalah untuk membunuh tungau atau kutu yang ada pada tanaman. Selain itu juga ada Pedukulusida yang juga berfungsi membunuh kutu atau tuma.
Algasida
Berikutnya adalah jenis pestisida Algasida. Seperti namanya, alga di sini berarti ganggang laut. Sementara Alagasida memiliki fungsi untuk membunuh dan mencegah tanaman pengganggu seperti alge pada tumbuhan petani.
Alvisida
Alvisida mengacu pada bahasa Yunan avis yang memiliki arti kata burung. Dari sinilah kita dapat menyimpulkan bahwa pestisida ini memiliki fungsi membunuh maupun pencegah burung di sawah. Khususnya untuk tanaman padi ketika musim panen tiba dan bisa merugikan petani.
Bakterisida
Ancaman dari bakteri bagi tanaman pertanian memang cukup meresahkan bagi petani selain ancaman dari gulma maupun hama dari hewan. Maka dari itulah untuk membunuh dan memberantas bakteri ini Anda bisa menggunakan jenis pestisida Bakterisida.
Fungisida
Selain bakteri, jamur memang menjadi ancaman pula yang bisa mempengaruhi kualitas tanaman hasil panen. Dalam kondisi seperti ini jenis pestisida yang dapat digunakan oleh para petani adalah Fungisida yang memiliki fungsi membunuh dan mencegah timbulnya jamur maupun cendawan.
Herbisida
Untuk membunuh dan mencegah gulma, jenis pestisida yang biasa digunakan oleh para petani adalah herbisida. Dengan menggunakan herbisida secara rutin dalam waktu tertentu, tanaman di lahan pertanian Anda menjadi semakin produktif dan tanpa khawatir terganggu kembali.
Insektisida
Jenis pestisida selanjutnya adalah Insektisida. Pestisida satu ini memang terkenal di kalangan petani. Fungsi utama dari Insektisida adalah untuk membunuh sekaligus mencegah munculnya hama serangga di lahan pertanian yang bisa mengganggu kualitas tanaman.
Molluskisida
Dalam basaha Yunani molluscus berarti hewan yang berselubung tipis atau lembek. Dengan kata lain, bila dalam dunia pertanian, yang dimaksud dengan moluska ini adalah siput. Jadi, Molluskisida bertujuan untuk membunuh dan mencegah populasi siput di lahan pertanian.
Nematisida dan Ovisida
Nematoda dalam dunia pertanian juga tidak kalah meresahkan sebagai hama. Nematoda tersebut dapat dicegah dan diatasi dengan jenis pestisida Nematoda. Sedangkan untuk Ovisida memiliki fungsi untuk merusak telur dari hama penyakit. Contohnya saja adalah telur dari siput dan keong yang biasanya ada di areal persawahan.
Piscisida
Tidak selamanya ikan di area persawahan menguntungkan bagi para petani, ada pula ikan-ikan yang dirasa mengganggu tanaman lainnya. Maka kebanyakan petani menggunakan Piscisida, namun penggunaannya haruslah pada kadar yang sesuai agar tidak mencemari perairan sekitarnya dan membunuh habitat ikan di area tersebut.
Rodentisida dan Termisida
Jenis pestisida yang terakhir adalah Termisida yang berfungsi membunuh hewan pengerat sebagai hama seperti tikus. Sementara Termisida juga berfungsi sama dalam mencegah serangga pelubang kayu seperti rayap.
Di atas adalah beberapa Jenis Pestisida untuk pertanian yang perlu kita ketahui. Jadi, dengan Anda mengetahui jenis pestisida tersebut menjadi lebih memahami apa pestisida yang tepat untuk mencegah penyakit dan pengganggu tanaman pertanian Anda. Selain menggunakan Pestisida Kimia kita juga bisa membuat dan menggunakan Pestisida Organik yang lebih ramah lingungan.
Tags: Distributor Pestisida Pertanian, Mengenal Jenis Pestisida, Nama Pestisida untuk pertanian
Jenis Pestisida Untuk Pertanian
Perusahaan yang membuang air limbah ke sungai wajib memastikan bahwa limbah cair yang dilepas telah memenuhi baku mutu lingkungan. Salah... selengkapnya
Kalorimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur perubahan energi panas atau kalor. Pengertian kalorimeter dan rumusnya berperan penting dalam penelitian... selengkapnya
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa.... selengkapnya
Hardness VS Density Pada Busa – Saat memulai proyek cetak injeksi busa baru, sangat penting untuk mengumpulkan informasi spesifik tentang... selengkapnya
Terima kasih Anda telah menjadi pelanggan berharga CV Berkah Amanah. Merupakan komitmen kami untuk memberikan kepada Anda keleluasaan dan kenyamanan... selengkapnya
Parameter BOD dan COD merupakan dua parameter yang seringkali menjadi acuan dalam menentukan kualitas air limbah. Pada keduanya akan menghitung... selengkapnya
Pengertian dan Jenis Tanah Rawa – Salah satu bentuk kenampakan alam yang ada di antara perairan dan daratan adalah rawa.... selengkapnya
Tanah Rawa adalah lahan genangan air secara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri... selengkapnya
Bahaya Alkohol untuk Tubuh Manusia – Alkohol adalah bahan utama dari berbagai minuman keras. Kadar alkohol pada minuman keras mempunyai... selengkapnya
Dalam industri pertanian, makanan, dan minuman, tingkat keasaman buah menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas dan rasa. Untuk memastikan standar... selengkapnya
Palu Schmidt Digital HT-225V submitted to GB /T9138-1988, JJG817-93 and JGJ/T23-2001 standards. The instrument is useful for quality Inspection Company,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMicro Spectrophotometer AMS002 adalah spektrometer portable yang mudah digunakan pengukuran di tempat yang berbeda. Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMagnetic Stirrer adalah perangkat alat laboratorium yang menggunakan medan magnet berputar menyebabkan batang pengaduk (juga disebut “Flea”) direndam dalam cairan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHalogen moisture analyzer adalah alat yang berfungsi untuk mengukur kandungan kelembaban/air suatu zat yang sebenarnya yang berdasarkan pada prinsip termogravimetri. … selengkapnya
*Harga Hubungi CSMelting Point Apparatus with Microscope WRX-4 adalah alat yang berfungsi atau digunakan untuk mengukur titik leleh, titik lebur atau yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLab Water Hardness Tester YD200 adalah alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kesadahan air atau kekerasan air. Fitur Lab Water… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalytical Balance Internal Calibration A006-T menjadi salah satu alat analisis berat yang sangat akurat dalam pengukuran berat, sangat cocok digunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOzone (O3) adalah komponen udara segar yang terjadi secara alami, sebagai hasil reaksi sinar ultraviolet dari matahari dengan lapisan atas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFitur Utama Portable Dissolved Oxygen Meter DO-820/821 : Kalibrasi otomatis : Meteran dapat dikalibrasi oleh satu atau dua poin. Meter… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Digital Viscometer LPDV-1/RPDV-1/HPDV-1 adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas. Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.