● online
Hidup Normal dengan Kondisi Baru
Hidup Normal dengan Kondisi Baru adalah kehidupan kita di saat ini. Sebagaimana kita ketahui bersama, pendemi virus corona atau Covid-19 sudah menyebar hampir diseluruh dunia, dengan wabah virus corona semua tatanan kehidupan mengalami masa sulit. Perekonomian global yang menurun, tatanan sosial yang berubah bahkan tatanan peribadatan juga berubah. Susahnya ekonomi menyerang disemua kalangan, mualai dari pengusaha sampai penjual keliling. Wabah yang dimulai Bulan Desember 2019 dari Wuhan China sudah berlangsung cukup lama, dan belum ada titik terang kapan wabah ini akan berakhir, bahkan WHO memprediksi sampai tahun 2021.
Di Indonesia kasus positif corona terdeteksi tanggal 2 Maret 2020 dengan 2 orang pasien positif, dengan penyebaran yang sangat cepat, bahkan beberapa daerah harus melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dengan perkembangan wabah yang semakin meluas, dan belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah menyampaikan agar kita berdamai dengan covid-19 dengan memulai kehidupan norma yang baru atau biasa disebut new normal.
“Sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan COVID-19 untuk beberapa waktu ke depan.” Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (7/5/2020).
Padahal sekitar sebulan sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 26 Maret 2020, dalam pertemuan virtual KTT G20 di Bogor, Presiden Jokowi mengajak negara-negara anggota G20 untuk ‘perang’ melawan virus Corona. Sehari setelahnya, pernyataan Jokowi itu diluruskan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Bey mengatakan, maksud berdamai dengan Corona sebagaimana dikatakan Jokowi itu adalah menyesuaikan dengan kehidupan, yang artinya masyarakat harus tetap bisa produktif di tengah pandemi COVID-19.
Penyesuaian yang dimaksud Bey di antaranya selalu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak dari kerumunan selama melakukan aktivitas. “COVID memang belum ada anti-virusnya, tapi kita bisa mencegah. Artinya jangan menyerah, hidup berdamai dalam penyesuaian kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal tatanan kehidupan baru,” katanya melalui pesan singkat kepada wartawan. Sejatinya masyarakat mulai terbiasa dalam pola hidup normal yang baru—atau kerap disebut ‘new normal’—sejak kasus positif COVID-19 pertama diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020.
Di tempat-tempat publik kini selalu tersedia wastafel pencuci tangan ataupun hand sanitizer. Masyarakat yang memasuki gedung harus melalui screening suhu tubuh, beberapa harus disemprot disinfektan. Bagi pekerja di bidang jasa pelayanan seperti mini market hingga bank, new normal berarti melayani pelanggan dengan penghalang plastik sebagai penerapan physical distancing—jaga jarak fisik. Dan tentunya penggunaan masker menjadi pemandangan lumrah di ruang publik, mulai dari pengguna kendaraan bermotor, pekerja kantoran, pedagang kaki lima hingga pemulung.
New normal lain yang terlihat adalah meningkatnya pesan-antar makanan ke rumah demi menghindari kerumunan di rumah makan atau restoran. Banyak restoran hanya melayani jasa take away atau pesan antar. Sementara di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik, kini dokter maupun perawat melayani pasien dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. New normal juga membentuk kebiasaan baru saat pulang ke rumah. Yakni langsung mencuci tangan dan berganti pakaian. Tak ada cium pipi kanan-kiri saat bertemu rekan atau teman serta tak ada pelukan hangat saat bertemu sanak keluarga. Bagi pria muslim, new normal bisa berarti tidak ada lagi salat jumat di masjid. Atau bagi umat Kristen dan Katolik tak ada lagi misa ke gereja dan harus berpuas diri beribadah secara virtual.
Sebagai langkah pencegahan kita juga harus mengecek tingkat kualitas udara yang ada diruangan kerja kita, pengecekan bisa menggunakan Particle Counter atau alat yang digunakan untuk menghitung jumlah debu dengan ukuran tertentu atau yang lebih akurat lagi dengan menggunakan Air Bacteria Sampler yaitu alat yang digunakan untuk mengetahui apakah ada bacteri di udara sekitar kita.
Semoga kita segera terbebas dari pandemi Covid-19 untuk selama-lamanya.
Tags: Berdamai dengan Corona, Bertahan di tengah corona, The New Normal
Hidup Normal dengan Kondisi Baru
Fungisida atau pengawa jamur adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling... selengkapnya
Dalam industri furniture, kasur busa, dan jok mobil, pemilihan material yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas produk yang dihasilkan. Salah... selengkapnya
Pengertian dan Jenis Tanah Rawa – Salah satu bentuk kenampakan alam yang ada di antara perairan dan daratan adalah rawa.... selengkapnya
Alat ATP Hygiene Monitoring adalah perangkat yang digunakan untuk mengukur tingkat kebersihan suatu permukaan atau cairan. ATP sendiri adalah singkatan... selengkapnya
Mengukur kekerasan buah bisa dilakukan dengan beberapa metode, tergantung pada jenis buah dan alat yang tersedia. Mengukur kekerasan buah biasanya... selengkapnya
Dalam dunia laboratorium, terutama di bidang kimia dan farmasi, mengetahui titik leleh suatu zat merupakan salah satu parameter penting untuk... selengkapnya
Bakterisida atau sering disebut bakteriosida atau disingkat bside merupakan bahan atau substansi yang dapat membunuh bakteri. Bakterisida yang umum dikenal... selengkapnya
Distributor drone pertanian belum begitu banyak di Indonesia. Drone pertanian adalah sebuah kendaraan udara tanpa berawak yang diterapkan kepada pertanian... selengkapnya
Ketika kita membicarakan batubara, kita akan sepakat bahwa batubara termasuk sumber daya Indonesia yang berharga dan tidak dapat kita lepaskan... selengkapnya
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Alat Pengukur Kekerasan Karet lembut, Polyester, PVC lembut, kulit SR1510A – Kegiatan industri seperti pabrik furniture dan banyak kegiatan industri… selengkapnya
*Harga Hubungi CSApa Sih Colony Counter itu ? Colony Counter AMC-003 adalah alat inspeksi bakteri semi-otomatis dengan tampilan layar digital. Counter probe… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHandheld Homogenizers D-500PK1 D-500PK2 SERI ORDER : D-500PK1 : poros 1 untuk media padat/cair, 10-5000ml D-500PK2 : poros 2 untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPrecious Metal Analyzer Tester EXF9600 adalah alat ayng berfungsi atau digunakan untuk mendeteksi logam mulia, metode analisis tradisional seperti metode… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Hardness Tester AMT212 adalah alat pengukur kekerasan besi, baja dan bahan metal lainnya. Fitur utama Portable Hardness Tester AMT212… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnemometer Digital AMF028 salah satu alat pengukur kecepatan angin yang mempunyai akurasi yang tinggi, selain fungsi utama sebagai alat pengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Alcohol Tester AMT199 salah satu alat yang digunakan untuk mengukur kadar alkohol pada tubuh manusia. Pengukuran menggunakan nafas. Penggunaannya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFree Chlorine Tester MW10 merupakan alat revolusioner, alat portable dalam pengukuran FCL fotometer, kompak dan mudah digunakan, memiliki desain modern, dan mengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kadar Air Tembakau TK100T digunakan khusus untuk mengukur kadar air atau Moisture Content yang terkandung pada tembakau. Tentunya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Concrete Hammer Schmidt TLD002 adalah alat yang digunakan untuk menguji kekuatan pda hasil cor atau beton. Fitur Utama Digital… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.