● online
- Anemometer Digital AMF028
- Laser Distance Meter LDM-100
- Digital Temperature Humidity Meter HT-6290
- Professional pH Meter dan mV Meter PH900
- Fruit Acidity Meter Pengukur Keasaman Buah
- Alat Pengukur Warna Putih Whiteness Meter WTM-8
- Alat Perangkat Uji Pupuk
- Biophotometer Laboratory Protein DNA Testing B-500
Hidup Normal dengan Kondisi Baru
Hidup Normal dengan Kondisi Baru adalah kehidupan kita di saat ini. Sebagaimana kita ketahui bersama, pendemi virus corona atau Covid-19 sudah menyebar hampir diseluruh dunia, dengan wabah virus corona semua tatanan kehidupan mengalami masa sulit. Perekonomian global yang menurun, tatanan sosial yang berubah bahkan tatanan peribadatan juga berubah. Susahnya ekonomi menyerang disemua kalangan, mualai dari pengusaha sampai penjual keliling. Wabah yang dimulai Bulan Desember 2019 dari Wuhan China sudah berlangsung cukup lama, dan belum ada titik terang kapan wabah ini akan berakhir, bahkan WHO memprediksi sampai tahun 2021.
Di Indonesia kasus positif corona terdeteksi tanggal 2 Maret 2020 dengan 2 orang pasien positif, dengan penyebaran yang sangat cepat, bahkan beberapa daerah harus melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Dengan perkembangan wabah yang semakin meluas, dan belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah menyampaikan agar kita berdamai dengan covid-19 dengan memulai kehidupan norma yang baru atau biasa disebut new normal.
“Sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan COVID-19 untuk beberapa waktu ke depan.” Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (7/5/2020).
Padahal sekitar sebulan sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 26 Maret 2020, dalam pertemuan virtual KTT G20 di Bogor, Presiden Jokowi mengajak negara-negara anggota G20 untuk ‘perang’ melawan virus Corona. Sehari setelahnya, pernyataan Jokowi itu diluruskan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Bey mengatakan, maksud berdamai dengan Corona sebagaimana dikatakan Jokowi itu adalah menyesuaikan dengan kehidupan, yang artinya masyarakat harus tetap bisa produktif di tengah pandemi COVID-19.
Penyesuaian yang dimaksud Bey di antaranya selalu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak dari kerumunan selama melakukan aktivitas. “COVID memang belum ada anti-virusnya, tapi kita bisa mencegah. Artinya jangan menyerah, hidup berdamai dalam penyesuaian kehidupan. Ke sananya yang disebut the new normal tatanan kehidupan baru,” katanya melalui pesan singkat kepada wartawan. Sejatinya masyarakat mulai terbiasa dalam pola hidup normal yang baru—atau kerap disebut ‘new normal’—sejak kasus positif COVID-19 pertama diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020.
Di tempat-tempat publik kini selalu tersedia wastafel pencuci tangan ataupun hand sanitizer. Masyarakat yang memasuki gedung harus melalui screening suhu tubuh, beberapa harus disemprot disinfektan. Bagi pekerja di bidang jasa pelayanan seperti mini market hingga bank, new normal berarti melayani pelanggan dengan penghalang plastik sebagai penerapan physical distancing—jaga jarak fisik. Dan tentunya penggunaan masker menjadi pemandangan lumrah di ruang publik, mulai dari pengguna kendaraan bermotor, pekerja kantoran, pedagang kaki lima hingga pemulung.
New normal lain yang terlihat adalah meningkatnya pesan-antar makanan ke rumah demi menghindari kerumunan di rumah makan atau restoran. Banyak restoran hanya melayani jasa take away atau pesan antar. Sementara di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik, kini dokter maupun perawat melayani pasien dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. New normal juga membentuk kebiasaan baru saat pulang ke rumah. Yakni langsung mencuci tangan dan berganti pakaian. Tak ada cium pipi kanan-kiri saat bertemu rekan atau teman serta tak ada pelukan hangat saat bertemu sanak keluarga. Bagi pria muslim, new normal bisa berarti tidak ada lagi salat jumat di masjid. Atau bagi umat Kristen dan Katolik tak ada lagi misa ke gereja dan harus berpuas diri beribadah secara virtual.
Sebagai langkah pencegahan kita juga harus mengecek tingkat kualitas udara yang ada diruangan kerja kita, pengecekan bisa menggunakan Particle Counter atau alat yang digunakan untuk menghitung jumlah debu dengan ukuran tertentu atau yang lebih akurat lagi dengan menggunakan Air Bacteria Sampler yaitu alat yang digunakan untuk mengetahui apakah ada bacteri di udara sekitar kita.
Semoga kita segera terbebas dari pandemi Covid-19 untuk selama-lamanya.
Tags: Berdamai dengan Corona, Bertahan di tengah corona, The New Normal
Hidup Normal dengan Kondisi Baru
Precision Seed Divider atau alat pembagi benih presisi adalah perangkat penting dalam dunia pertanian modern, khususnya untuk kegiatan praktik di... selengkapnya
Metode Mencari Lokasi Sumber Air Tanah dengan Akurat perlu dilakukan agar usaha dalam mencari sumber air tidak sia-sia. Masyarakat sering... selengkapnya
Jenis-Jenis Varietas Padi Unggul ada banyak. Padi adalah salah satu makanan pokok paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Makanan ini... selengkapnya
Jenis dan Fungsi Seed Germinator – Seed germinator adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk menumbuhkan biji menjadi kecambah dalam... selengkapnya
Perbedaan Antara Inkubator BOD dan Inkubator Bakteriologis Dalam percobaan laboratorium, inkubator bakteriologis dan inkubator BOD adalah instrumen yang paling umum... selengkapnya
Mengukur Perkecambahan Benih sangat perlu dilakukan agar benih yang akan kita tanam bisa tumbuh dengan maskimal. Untuk Mengukur tes perkecambahan... selengkapnya
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia beras merupakan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat penyedia tenaga bagi tubuh. Beras merupakan produk olahan... selengkapnya
Hardness VS Density Pada Busa – Saat memulai proyek cetak injeksi busa baru, sangat penting untuk mengumpulkan informasi spesifik tentang... selengkapnya
Kacang-kacangan salah satu kudapan, camilan atau makanan kecil yang disukai oleh semua kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua.... selengkapnya
Banyak Varian Jagung Yang Ada di Indonesia. Jagung lebih dahulu dibudidayakan di Amerika oleh penduduk setempat sejak ribuan tahun lalu.... selengkapnya
Single Angle Universal Gloss meter AMN60 telah memenuhi standar ISO2813, ASTMD523, DIN67530 dan GB9754, GB9966, GB/T13891, secara luas digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSParticle Counter with Camera Function AMT17 (DT-9880) and AMT18 (DT-9881) adalah alat yang digunakan untuk menghitung kandungan particle atau debu… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kelembaban Jagung Gabah Kedelai MC7825G merupakan instrumen pengukuran kadar air pada bijian yang sangat praktis digunakan. Pengukuran kadar… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Corrosion Tester AMT810E – Korosi sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Korosi merupakan nama lain dari karatan. Korosi paling… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSponge Hardness Tester SHORE F (hold peak) Durometer – Untuk mengukur kekerasan busa, SSangat cocok untuk penentuan kekerasan busa yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnalytical Balance Internal Calibration A006-T menjadi salah satu alat analisis berat yang sangat akurat dalam pengukuran berat, sangat cocok digunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPortable Magnetic Particle Flaw Detector MT-1B banyak digunakan dalam industri pembuatan pesawat terbang, ketel dan bejana tekan, listrik, ladang minyak,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSShore Hardness Tester Untuk Busa dan Bahan Lembut SR1510F mempunyai sensor pengukuran kekerasan yang sangat sensisitif. Alat ini diciptakan secara… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kelembaban Textile MCT-1 adalah alat yang digunakan secara spesifik untuk mengukur kelembaban pada tekstil dengan performa tinggi dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFlour Powder Magnetic Metal Object Detection Machine adalah Alat Detektor Logam yang terkandung pada tepung atau bubuk. Detektor Logam Magnetik… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.