● online
Yay…Vaksin Corona Akhirnya Ditemukan
Vaksin Corona Akhirnya Ditemukan, Pandemi corona sudah berlangsung berbulan-bulan, di mulai Bulan Desember 2019 di Wuhan Cina sehingga dinamakan COVID-19 (Corona Virus Disease) yang artinya penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Sedangkan di Indonesia sendiri wabah corona dimulai pada bulan maret tepatnya 2 Maret 2020. Dan sampai saat ini jumlah yang terjangkit positif corona di Indonesia dan dunia selalu bertambah.
Bertambahnya orang yang terjangkit virus corona terbanyak di gelombang kedua, setelah lockdown dibuka, PSBB di buka dan dimulai masa transisi atau biasa disebut era New Normal. Di era new normal masyarakat menganggap bahwa sudah terbebas dari virus corona, sehingga sudah tidak menerapkan lagi protokol kesehatan. Tidak menggunakan masker, tidak lagi mencuci tangan dan yang paling memperparah adalah banyak terjadi kerumunan masa.
Di awal Juli mulai ada secercah berita gembira, di beberapa negara sudah menemukan vaksin untuk virus corona dan sudah mulai dilakukan uji klinis untuk vaksin tersebut.
Sejumlah penelitian yang dilakukan untuk menemukan vaksin bagi virus corona (COVID-19) telah membuahkan kemajuan yang signifikan. Di mana setidaknya tiga kandidat vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan perusahaan berbeda, telah terbukti mampu melatih sistem kekebalan untuk mengenali dan melawan virus corona baru tanpa efek samping yang serius.
Salah satu vaksin yang menunjukkan kemajuan baik itu adalah yang dikembangkan oleh produsen obat Inggris AstraZeneca bersama dengan Universitas Oxford. Vaksin mereka terbukti mampu menginduksi respon kekebalan pada semua peserta studi yang menerima dua dosis tanpa efek samping yang mengkhawatirkan.
Di sisi lain, vaksin yang sedang dikembangkan oleh CanSinoBiologics Inc dan unit penelitian militer China, juga terbukti aman dan memicu respons kekebalan pada sebagian besar dari 508 sukarelawan sehat yang diberikan satu dosis vaksin, para peneliti melaporkan.
“Sekitar 77% sukarelawan dalam studi mengalami efek samping seperti demam atau nyeri di tempat suntikan, tetapi tidak ada yang dianggap serius.” jelasnya, sebagaimana dilaporkan Reuters, Selasa (21/7/2020).
Studi tentang kedua vaksin itu diterbitkan dalam jurnal The Lancet pada Senin. Menurut laporan, vaksin AstraZeneca dan CanSino sama-sama menggunakan virus flu yang tidak berbahaya yang dikenal sebagai adenovirus untuk membawa materi genetik dari virus corona baru ke dalam tubuh.
“Secara keseluruhan, hasil dari kedua uji coba secara umum serupa dan menjanjikan,” tulis Naor Bar-Zeev dan William Moss, dua ahli vaksin dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg, dalam komentar di The Lancet.
Meski menunjukkan kemajuan yang signifikan, penelitian-penelitian tersebut masih membutuhkan studi yang jauh lebih besar untuk membuktikan bahwa vaksin-vaksin itu dapat dengan aman mencegah infeksi atau penyakit serius.
Selain kedua perusahaan tersebut, bioteknologi Jerman, BioNTech dan perusahaan obat Amerika Serikat (AS), Pfizer Inc juga merilis perincian dari sebuah penelitian kecil mereka di Jerman. Penelitian itu mengenai berbagai jenis vaksin yang menggunakan asam ribonukleat (RNA), pembawa pesan kimia yang berisi instruksi untuk membuat protein.
Vaksin memerintahkan sel untuk membuat protein yang meniru permukaan luar virus corona. Tubuh mengenali protein seperti virus ini sebagai penjajah asing dan kemudian dapat meningkatkan respon imun terhadap virus yang sebenarnya.
Dalam studi peer review yang belum dilakukan terhadap 60 orang dewasa yang sehat, vaksin menginduksi antibodi penawar virus pada mereka yang diberi dua dosis. Hasil itu sejalan dengan uji coba tahap awal yang sebelumnya dilakukan AS.
“Sangat menggembirakan bahwa semua vaksin ini tampaknya menginduksi antibodi pada manusia,” kata mantan asisten direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Marie-Paule Kieny dari institut penelitian Prancis Inserm. “Ini membuktikan bahwa sains bergerak maju dengan sangat cepat, yang merupakan pertanda baik.”
Kabar-kabar baik itu bermunculan di saat jumlah kasus infeksi virus corona global terus meningkat pesat. Di mana per Selasa ini sudah ada 14.852.700 orang yang terinfeksi virus asal Wuhan, China itu secara global. Dari total itu, 613.213 orang meninggal dunia dan 8.906.690 sembuh, menurut Worldometers.
Tags: korban corona, obat virus corona, uji klinis vaksin corona, vaksin corona ditemukan
Yay…Vaksin Corona Akhirnya Ditemukan
Fungisida atau pengawa jamur adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling... selengkapnya
Menghitung benih dalam jumlah besar merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Untuk menunjang kebutuhan praktikum siswa di SMK Pertanian, Counting... selengkapnya
Survei menggunakan Alat Ubinan yang dilakukan oleh BPS bertujuan untuk mendapat nilai produktivitas padi per hektar. Sementara luas panen didapatkan... selengkapnya
Supplier Alat Praktek SMK – Sekolah Menengah Kejuruan atau biasa disebut dengan SMK adalah sekolah lanjutan berbasis kompetensi kejuruan. SMK... selengkapnya
Tips Memilih Makanan Aman Bebas dari Formalin, keamanan makanan adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.... selengkapnya
Perbedaan antara pertamax, pertalite dan premium kalo kita ditanya seperti itu, maka banyak diantara kita yang menjawab perbedaannya ada di... selengkapnya
Terima kasih Anda telah menjadi pelanggan berharga CV Berkah Amanah. Merupakan komitmen kami untuk memberikan kepada Anda keleluasaan dan kenyamanan... selengkapnya
Alat Pengukur cuaca atau yang biasa disebut Weather Station merupakan salah instrument pengukuran keadaa lingkungan. Alat ini bisa digunakan untuk... selengkapnya
Dalam dunia pertanian modern, kualitas benih menjadi salah satu faktor utama yang menentukan hasil panen. Untuk memastikan benih memiliki tingkat... selengkapnya
Bagaimana Mengukur Warna Buah Secara Efektif ? Buah-buahan adalah bagian penting dari makanan kita dan banyak digunakan dalam makanan pra-olahan.... selengkapnya
Daging adalah salah satu sumber protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat, akan tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Daging… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Keasaman pH Meter Daging dan Keju AMT16M – Daging merupakan sumber makanan yang mempunyai kandungan gizi yang sangat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAnemometer Digital AM-4836V sangat akurat dan cepat digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Anemometer Digital AM-4836V diaplikasikan untuk instalasi, debug dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Thermometer AMT136 digunakan untuk mengukur carian yang bersuhu tinggi atau rendah, dilengkapi dengan probe baja yang bisa dicelupkan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDIGITAL LUX METER AMF023 merupakan salah satu jenis alat pengukur intensitas cahaya, dengan desain portable memudahkan pengukuran di lapangan dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kekentalan Cairan Viscometer NDJ-8S adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas atau kekentalan suatu larutan. Kebanyakan viscometer mengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSRingkasan Oxygen Bomb Calorimeter XRY-1C : Instrumen ini dirancang dan dibuat sesuai GB / T213 “Metode Tes untuk Nilai Kalori Batubara”,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Microscope Camera – Perkembangan teknologi semakin pesat, hampir semua menggunakan teknologi digital. Dengan menggunakan teknologi digital, akan meminimalisir kesalahan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPengenalan Produk : WIFI Temperature and Humidity Data logger mengadopsi komunikasi wifi yang dapat melakukan monitoring multi point real time… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.