● online
- Alat Pengukur Kadar Air Kopi, Kacang, Coklat BA006
- Colorimeter AMT560 General Purpose (Color Differen
- Multi-parameter Soil Moisture Temperature Meter TZ
- Manual Tablet Hardness Tester YD-1X
- Alat Pengukur Kadar Air Batubara dan Bubuk Kimia M
- Lux Meter Digital AMA002
- Moisture Analyzer MB60, MB61, MB62
- Seed Germinator Chamber / Incubator
Apa Itu Formalin ?
Apa Itu Formalin ? – Kita sering mendengar kata formalin, baik dari percakapan atau dari televisi. Apa sih Formalin itu ? Formalin atau Formaldehida adalah aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane. Formaldehida awalnya disintesis oleh kimiawan Rusia Aleksandr Butlerov tahun 1859, tetapi diidentifikasi oleh Hoffman tahun 1867.
Pada umumnya, formaldehida terbentuk akibat reasi oksidasi katalitik pada metanol. Oleh sebab itu, formaldehida bisa dihasilkan dari pembakaran bahan yang mengandung karbon dan terkandung dalam asap pada kebakaran hutan, knalpot mobil, dan asap tembakau. Dalam atmosfer bumi, formaldehida dihasilkan dari aksi cahaya matahari dan oksigen terhadap metana dan hidrokarbon lain yang ada di atmosfer. Formaldehida dalam kadar kecil sekali juga dihasilkan sebagai metabolit kebanyakan organisme, termasuk manusia. Formalin adalah larutan formaldehida dalam air, dengan kadar antara 10%-40%.
Pengertian Formalin
Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Di dalam formalin terkandung sekitar 37% formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan methanol hingga 15% sebagai pengawet (Handayani, 2006).
Formalin memiliki sejumlah nama kimia diantaranya formol, methylene aldehyde, paraforin, morbicid, oxomethane, polyoxymethylene glycols, methanol, formoform, superlysoform, formic aldehyde, formalith, tetraoxymethylene, methyl oxide, karsan, trioxane, oxymethylene dan methylene glycol (Nurheti, 2007).
Formalin yang biasa ditambahkan pada makanan adalah larutan 30- 50% gas formaldehid, untuk stabilitas dalam larutan formalin biasa nya mengandung methanol 10-15%. Formalin mempunyai bau menyengat dan dapat menimbulkan pedih pada mata. Senyawa ini termasuk golongan aldehid paling sederhana karena hanya mempunyai satu atom karbon (Murtini dan Widyaningsih, 2006).
Fungsi Formalin
Formalin sudah sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari- hari. Apabila digunakan secara benar, formalin akan banyak kita rasakan manfaatnya, misalnya sebagai antibakteri atau pembunuh kuman dalam berbagai keperluan jenis industri, yakni pembersih lantai, kapal, gudang dn pakaian, pembasmi lalat maupun berbagai serangga lainnya. Dalam dunia fotografi biasanya digunakan sebagai pengeras lapisan gelatin dan kertas.
Formalin kerap digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk urea, produk parfum, pengawet produk kosmetika, pengeras kuku dan bahan untuk insulasi busa. Formalin boleh juga dipakai sebagai pencegah korosi untuk sumur minyak. Di bidang industri kayu, formalin digunakan sebagai bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood).
Dalam konsentrasi yang sangat kecil (<1 persen) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen sepertinpembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, llin dan karpet.
Di dalam industri perikanan, formalin digunakan menghilangkan bakteri yang biasa hidup di sisik ikan. Formalin diketahui sering digunakan dan efektif dalam pengobatan penyakit ikan akibat ektoparasit seperti fluke dan kulit berlendir. Meskipun demikian, bahan ini juga sangat beracun bagi ikan. Ambang batas amannya sangat rendah sehingga terkadang ikan yang diobati malah mati akibat formalin daripada akibat penyakitnya. Formalin banyak digunakan dalam pengawetan sampel ikan untuk keperluan penelitian dan identifikasi. Di dunia kedoktera n formalin digunakan dalam pengawetan mayat (Yuliarti, 2007).
Sifat Formalin
Formaldehid adalah salah satu zat tambahan makanan yang dilarang. Dipasaran zat ini dikenal dengan nama formalin. Senyawa ini dipasaran dikenal dengan nama formalin dengan rumus CH2O.
Formalin adalah nama komersil dari senyawa formalin yang mengandung 35 – 40 % dalam air. Formalin termasuk kelompok senyawa disinfektan kuat yang sering dipakai sebagai bahan pengawet mayat tetapi dapat juga digunakan sebagai pengawet makanan, walaupun formalin tidak diizinkan untuk bahan pengawet makanan serta bahan tambahan. Formalin biasanya mengandung alkohol (metanol) sebanyak 10 – 15 % yang berfungsi sebagai stabilator supaya formaldehidnya tidak mengalami polimerisasi. Formaldehida muda h larut dalam air, sangat reaktif dalam suasana alkalis, serta bersifat sebagai pereduksi yang kuat. Secara alami formaldehida juga dapat ditemui dalam asap pada proses pengasapan makanan, yang bercampur dengan fenol, keton, dan resin. Bila menguap di udara, berupa gas tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyengat (Mark, 2009).
Pengawet ini memiliki unsur aldehida yang bersifat mudah bereaksi dengan protein, karenanya ketika disiramkan ke makanan seperti tahu, formalin akan mengikat unsur protein mulai dari bagian permukaan tahu hingga terus meresap kebagian dalamnya. Dengan matinya protein setelah terikat unsur kimia dari formalin maka bila ditekan tahu terasa lebih kenyal . Selain itu protein yang telah mati tidak akan diserang bakteri pembusuk yang menghasilkan senyawa asam, Itulah sebabnya tahu atau makanan berformalin lainnya menjadi lebih awet.
Formaldehida membunuh bakteri dengan membuat jaringan dalam bakteri dehidrasi (kekurangan air), sehingga sel bakteri akan kering dan membentuk lapisan baru di permukaan. Artinya, formalin tidak saja membunuh bakteri, tetapi juga membentuk lapisan baru yang melindungi lapisan di bawahnya, supaya tahan terhadap serangan bakteri lain.
Bila desinfektan lainnya mendeaktifasikan serangan bakteri dengan cara membunuh dan tidak bereaksi dengan bahan yang dilindungi, maka formaldehida akan bereaksi secara kimiawi dan tetap ada di dalam materi tersebut untuk melindungi dari serangan berikutnya. Melihat sifatnya, formalin juga sudah tentu akan menyerang protein yang banyak terdapat di dalam tubuh manusia seperti pada lambung. Terlebih, bila formalin yang masuk ke tubuh itu memiliki dosis tinggi.
Dengan mengetahui dan memahami pengertian, fungsi dan sifat formalin semoga kita bisa lebih bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan Formalin.
Tags: Alat Uji Formalin Pada Makanan, Bahaya Formalin untuk tubuh, Formalin pada makanan, Pengertian Formalin
Apa Itu Formalin ?
Pesticide Residue Tester Meter adalah alat canggih yang dirancang untuk mendeteksi residu pestisida pada buah, sayuran, dan bahan pangan lainnya.... selengkapnya
Cara Uji COD (Chemical Oxygen Demand) dalam air sebagai salah satu pengujian terhadap kualitas air yang akan di uji. PRINSIP... selengkapnya
Distributor COD Meter atau chemical oxygen demand meter menyediakan COD analyzer dengan harga terjangkau. COD merupakan salah satu parameter untuk... selengkapnya
Pengendalian Hama Wereng Coklat Pada Tanaman Padi – Wereng coklat merupakan serangga hama tanaman padi yang penting sejak awa tahun... selengkapnya
Dalam dunia pertanian dan pengolahan hasil panen, pengukur kadar air bijian KETT PM 450 hadir sebagai solusi praktis dan akurat.... selengkapnya
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan karbohidrat dari bahan anorganik yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau... selengkapnya
Soil Drillers Kit bukan sekadar alat pengambil sampel tanah; ini adalah kunci untuk memahami karakteristik tanah secara mendalam. Bagi petani... selengkapnya
Ketika kita membicarakan batubara, kita akan sepakat bahwa batubara termasuk sumber daya Indonesia yang berharga dan tidak dapat kita lepaskan... selengkapnya
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa.... selengkapnya
Alat Ukur COD BOD TSS Portable – Dalam dunia pengelolaan air, terutama untuk laboratorium lingkungan, industri, hingga sektor pendidikan, keberadaan... selengkapnya
Colorimeter (Color Difference Meter) AMT506 alat professional untuk pengukuran warna, didesain dengan desain yang futuristik dan elegan, sangat mudah dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHand Held Refractometer dirancang khusus untuk mengukur konsentrasi berbagai jenis solusi terdaftar sebagai berikut: Jus, Minuman, Madu, air garam, air garam,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional Colorful WIFI + APP Weather Station AW006 merupakan alat pemantau cuaca tercanggih yang ada saat ini, dilengkapi dengan layar… selengkapnya
*Harga Hubungi CSOil Moisture Meter Portable HZWS-2 adalah Alat Ukur Kandungan Air dan Kelembaban Minyak yang sangat mudah digunakan dengan hasil yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMelting Point Tester merupakan alat yang digunakan untuk mengukur titik lebur atau titik leleh. Titik lebur adalah suhu sesuatu berubah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS8 IN 1 Professional pH/mV Conductivity/DO Meter EC900 adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling canggih, teknologi sensor dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Kekentalan Cairan Viscometer NDJ-8S adalah alat yang digunakan untuk mengukur viskositas atau kekentalan suatu larutan. Kebanyakan viscometer mengukur… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Solution Sampler SW-60 mengadopsi sistem hisap tekanan negatif canggih dan kepala keramik besar 31 mm, dapat mengambil sampel dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDiesel Exhaust Emission Gas Analyzer NHT-6 Opacimeter adalah instrumen intelektual portabel yang digunakan untuk menguji kontaminan yang terlihat dalam emisi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSIn & Out Thermometer Hygro and Clock TH95 adalah pengukur suhu yang bisa digunakn indoor maupun outdoor, dengan bentuk yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CS


Saat ini belum tersedia komentar.