● online
- Colorimeter (Color Difference Meter) AMT500
- Alat Pencocokan Warna Lovibond Tintometer WSL-2
- Professional Single Angles Gloss meter AMN51
- Soil Solution Sampler SW-60
- Alat Uji Formalin dan Amonium Fluorometer
- Alat Pengukur Kekerasan Logam HL200
- Waterproof pH Meter And Temperature Meter pH-200
- Automatic Tablet Hardness Tester YD-2X
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Kemurnian Minyak Atsiri – Minyak merupakan minyak yang mudah menguap dan banyak digunakan dalam industri sebagai pemberi aroma dan rasa. Nilai jual dari minyak atsiri sangat ditentukan oleh kualitas minyak dan kadar komponen utamanya. Minyak atsiri di Indonesia sebagian besar masih diusahakan oleh masyarakat awam, sehingga minyak yang dihasilkan tidak memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan.
Kualitas atau mutu minyak atsiri ditentukan oleh karakteristik alamiah dari masing-masing minyak tersebut dan bahan-bahan asing yang tercampur di dalamnya. Adanya bahan-bahan asing tersebut dengan sendirinya akan merusak mutu minyak atsiri yang bersangkutan. Bila tidak memenuhi persyaratan mutu, maka nilai jual minyak tersebut akan jauh lebih murah.
Untuk meningkatkan kualitas minyak dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika ataupun kimia. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian bisa meningkatkan kualitas minyak tersebut, terutama dalam hal warna, sifat fisikokimia dan kadar komponen utamanya. Proses pemurnian yang akan dibahas adalah untuk pemurnian minyak nilam, akar wangi, kenanga dan daun cengkeh. Dari proses pemurnian bisa dihasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteriknya memenuhi persyaratan mutu standar.
Beberapa aspek kualitas dan kemurnian atsiri tersebut dapat terukur secara olfaktori yang mana sangat subyektif, namun beberapa parameter dapat diukur secara kuantitas menggunakan alat atau instrumen. Adapun parameter kualitas dan kemurnian minyak atsiri yang dapat diukur dengan instrumen di Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) antara lain:
Kandungan Kemurnian Minyak Atsiri Yang Bagus :
- Kandungan komponen
Untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri umumnya menggunakan Gas Chromatography and Mass Spectrometry (GC-MS). Kromatografi gas dan spektrometer massa merupakan dua alat terpisah namun seringnya digunakan bersamaan.
Cara kerja kromatografi gas berlangsung dalam mesin kromatograf gas. Minyak atsiri menguap gas carrier intert (misal, helium) dan mengalir melalui tabung berlapis senyawa kimia dengan sifat khusus. Minyak atsiri tersusun dari beberapa komponen aromatik, tiap senyawa berinteraksi dengan bahan senyawa kimia pada dinding tabung dengan berbagai cara. Sehingga, masing-masing senyawa akan ter-elusi atau bergerak melalui tabung dengan kecepatan yang berbeda-beda. Suatu senyawa bergerak lebih cepat jika memiliki interaksi yang sedikit dengan senyawa yang melapisi tabung dan sebaliknya. Sebuah detektor pada ujung tabung mengukur kapan dan seberapa banyak senyawa yang keluar tabung.
Spektrofotometri massa memiliki 3 bagian dasar yakni sumber ion, detektor massa, dan sebuah analyzer. Setelah sampel minyak atsiri terpisah per-senyawa selama kromatografi gas, senyawa akan ter-ionisasi. Senyawa tertabrak aliran elektron yang menyebabkan molekul netral terpecah dan menjadi ion. Ion-ion tersebut akan terkirim ke beberapa seri medan magnet, dimana mereka akan berinteraksi berdasar berat molekul dan muatannya. Pada pembacaan spektrometer massa, tiap senyawa muncul sesuai masing-masing puncaknya (“peak”) berdasarkan kuantitas, massa dan muatannya. Seperti halnya sidik jari, puncak-puncak tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa aromatik pada minyak atsiri tertentu. (St-Gelais, 2019)
- Putaran Optis
Penting untuk mengetahui apakah suatu material memiliki putaran dekstro (ke arah kanan) atau levo (arah kiri). Umumnya minyak atsiri dari daerah tertentu memiliki standar kisaran putaran optis tertentu. Hal ini menjadi pembeda dengan minyak atsiri daerah lain atau minyak atsiri sintesis. Sebagai contoh, minyak cendana India yang memiliki kisaran putaran optis antara -13 sampai -20, jika ada minyak cendana lain yang memiliki kisaran putaran optis di luar itu diperkirakan ada pencampuran dengan varietas minyak cendana dari Afrika. Namun, minyak cendana yang berada di kisaran tersebut belum tentu “asli” dan harus dicek dengan parameter lain seperti GC dan olfactory. Putaran optis dapat diukur menggunakan polarimeter (manual atau digital).
- Berat jenis dan indeks bias
Berat jenis merupakan perbandingan berat suatu senyawa dengan berat air dengan volum dan pada pada suhu tertentu. Berat jenis sering dihubungkan dengan fraksi berat komponen-komponen yang terkandung didalamnya. Semakin besar fraksi berat yang terkandung dalam minyak, maka semakin besar pula nilai densitasnya. Berat jenis dapat diukur menggunakan piknometer atau densitimeter.
Indeks bias adalah perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias pada suhu tertentu. Semakin banyak komponen berantai panjang seperti sesquiterpen atau komponen bergugus oksigen ikut tersuling, maka kerapatan medium minyak atsiri akan bertambah sehingga cahaya yang datang akan lebih sukar untuk dibiaskan. Hal ini menyebabkan indeks bias minyak lebih besar. Di sisi lain, kandungan air menyebabkan nilai indeks semakin kecil dikarenakan sifat dari air yang mudah untuk membiaskan cahaya yang datang. Indeks bias dapat diukur menggunakan refraktometer.
- Kelarutan
Umumnya kelarutan minyak atsiri diukur dalam bentuk larutan encer dalam alkohol absolut. Uji kelarutan dalam alkohol penting dilakukan untuk mengecek senyawa berat yang kemungkinan tidak terdeteksi oleh parameter lain termasuk GC. Kelarutan dalam air terkadang juga diperlukan, misalnya pada minyak cendana, untuk mengecek adanya material larut air .
- Bilangan Asam
Umumnya minyak atsiri mengandung sedikit asam lemak bebas, sehingga lebih umum dinyatakan dalam bilangan asam dibandingkan persen asam. Bilangan asam meningkat seiring umur, khususnya jika minyak atsiri tidak disimpan dengan baik dikarenakan oksidasi aldehid dan hidrolisis ester. Oleh karena itu, sebaiknya minyak atsiri disimpan dalam wadah kedap udara dan kondisi gelap.
Tags: Alat pengukur kadar air minyak atsiri, Menguji Kualitas minyak atsiri, Mengukur kadar air pada minya atsiri
PARAMETER KUALITAS DAN KEMURNIAN MINYAK ATSIRI
Makanan Mengandung Formalin sangatlah berbahaya ketika dikonsumsi dan masuk ketubuh manusia. Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) sudah lazim digunakan. BTP... selengkapnya
Menambah Imunitas Tubuh Untuk Cegah Corona sangat diperlukan selama masa pandemi corona virus atau COVID-19 masih berlangsung hampir diseluruh dunia,... selengkapnya
Dalam industri pertanian, kualitas benih memegang peranan penting untuk memastikan hasil panen yang optimal. Salah satu teknologi modern yang membantu... selengkapnya
Jual Moisture Meter Termurah Dan Terlengkap Online seperti Grains Moisture Meter WILE 55, Grain Moisture Tester BA001, Grains Moisture Meter... selengkapnya
Apasih BOD (Biochemical Oxygen Demand) itu adalah analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlangsung di dalam... selengkapnya
Bahaya TSS dalam Air – Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua air memiliki kualitas yang aman... selengkapnya
Keladi Hias dan Cara Merawatnya – Trend tanaman hias selama pandemi memang terus berkembang, mulai dari aglonema terus merambah ke... selengkapnya
Alat Ubinan adalah alat yang digunakan untuk meprediksi akibat produksi tumbuhan saat tumbuhan masih terdapat di huma melalui penentuan sampel,... selengkapnya
Moisture Meter Kett PM 650 adalah alat ukur kadar air digital berteknologi tinggi dari Jepang, yang dirancang khusus untuk mengukur... selengkapnya
Manfaat Tepung Jagung Untuk Kesehatan – Jagung merupakan bahan pangan yang bisa menjadi pengganti makanan pokok yang dikonsumsi di Indonesia.... selengkapnya
Abbe Refractometer 2WAJ dirancang untuk pengukuran indeks bias (ND) dan rata-rata dispersi optik (NF-NC) dari transparan, semitransparan dan materi padat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDigital Refractometer RHB Series untuk Pengukuran atau pengujian terhadap kandungan zat yang terkandung pada zat cair seperti kandungan air pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSalinity Meter Saku SB-1500PRO adalah Salt Meter saku dengan desain portable yang mudah digunakan untuk mengukur kadar garam pada cairan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSVortex Mixer Fix Speed VORTEX1 digunakan untuk mencampurkan suatu bahan yang sudah dihancurkan dengan mortar pestle dengan larutan buffer, atau hanya… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLCD Network Length Tester NF 8208 merupakam alat untuk mengecek jaringan kabel yang sangat akurat, sehingga dengan mudah mengetahui kerusakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAmmonia Nitrogen (NH4+) Analyzer memberikan presisi tingkat laboratorium untuk pemantauan kualitas air di lokasi di berbagai lingkungan. Dibuat dengan plastik… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAlat Pengukur Warna Putih Whiteness Meter WTM-8 merupakan alat professional yang digunakan untuk mengukur kadar warna putih atau menguji tingkat… selengkapnya
*Harga Hubungi CSApa Sih Colony Counter itu ? Colony Counter AMC-003 adalah alat inspeksi bakteri semi-otomatis dengan tampilan layar digital. Counter probe… selengkapnya
*Harga Hubungi CSUltrasonic Thickness Gauge TM-8812 digunakan untuk mengukur ketebalan plat dengan range pengukuran yang luas, mampu mengukur ketebalan sampai 9 inch…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSMicro Plate Centrifuge AMT-M01 adalah centrifuge instan mini unik yang dirancang khusus untuk pelat mikro 96 lubang. Ini dapat dengan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.