● online
- Portable pH/Ion Meter ION320
- High Speed Refrigerated Centrifuge GTR Serials
- In & Out Thermometer Hygro and Clock TH95
- Alat Pengguji Kadar Air Bijian BA002
- Dissolved Oxygen Meter DO-510 DO-510G
- Digital Grain Moisture Meter GMK-303
- Digital Anemometer Dengan Thermo Hygro AMF025
- Handheld Colorimeter AMT567
Cara Kerja Flame Photometer
Flame Photometer adalah suatu metoda analisa yang berdasarkan pada pengukuran besaran emisi sinar monokromatis spesifik pada panjang gelombang tertentu yang di pancarkan oleh suatu logam alkali atau alkali tanah pada saat berpijar dalam keadaan nyala.
Besaran Intensitas sinar pancaran ini, ternyata sebanding dengan tingkat kandungan unsur dalam larutan, sehingga metoda flame photometer digunakan untuk tujuan kuantitatif dengan mengukur Intensitasnya secara relatif. Metoda ini menggunakan foto sel sebagai detektornya dan pada kondisi yang sama digunakan gas propana atau elpiji sebagai pembakarnya untuk membebaskan air sehingga yang tersisa hanyalah kandungan logam.
Atomizer adalah bagian dari alat pada flame photometer untuk merubah sampel dari suatu larutan menjadi suatu aerosol atau kabut yang kemudian masuk kedalam nyala. Proses ini merupakan proses yang paling penting dalam menentukan hasil dari analisa nyala. Untuk mendapatkan nyala yang tetap maka pembakar harus disuplay dengan bahan bakar dan oksigen/udara dengan tekanan yang tetap.
Prinsip dari flame photometer ini adalah pancaran cahaya elektron yang diemisi dari keadaan tereksitasi dan kemudian kembali ke keadaan dasar. Keadaan tereksitasi ini terjadi apabila elektron dari atom netral keluar dari orbitalnya menuju orbital yang lebih tinggi. Proses eksitasi berlangsung dengan waktu yang relatif sangat singkat sekali. Sesaat setelah tereksitasi, elektron tersebut akan kembali ke keadaan dasarnya dan proses ini dinamakan emisi. Dalam keadaan teremisi inilah elektron tesebut akan memancarkan sejumlah sinar monokromatis tertentu. Dalam keadaan berpijar, logam-logam tertentu akan menghasilkan pijaran warna tertentu pula. Kita mengenal bahwa Natrium akan menghasilkan pijaran warna kuning, Kalium memancarkan sinar ungu sedangkan Litium akan memancarkan sinar merah.
Flame Photometer memiliki beberapa instrumen yang digunakan untuk tujuan analisa kuantitatif, diantaranya adalah :
- Filter flame photometer
Filter flame photometer menggunakan filter pada monokromatornya dan analisa terbatas hanya untuk unsur Na, K dan Li
- Spektro flame photometer
Pada spektro flame photometer yang berfungsi sebagai monokromatornya adalah pengatur panjang gelombang baik prisma atau kisi difraksi dan digunakan untuk analisa unsur K, Ca, Mg, Sr, Ba, dll.
Beberapa metoda yang dilakukan untuk analisa secara flame photometri :
- Cara intensitas langsung (Direct Intensity Method)
- Cara standar dalam (Internal standar method)
- Cara adisi standar atau cara penambahan standar
Gangguan-gangguan dalam photometri menurut sumber dan filtratnya:
- Gangguan Spectral
Yaitu gangguan yang di sebabkan oleh unsur-unsur lain yang terdapat bersama dengan unsur yang akan dianalisa. Gangguan ini disebabkan karena penggunaan filter untuk memilih l yang akan diukur intensitasnya.
Misalnya : spektrum pita dari Ca(OH)2 akan mengganggu pancaran sinar Na pada panjang gelombang 550 nm. Gangguan tersebut dapat dihilangkan dengan mempertinggi pemisahan cahaya atau mengatur band width.
- Gangguan dari sifat fisik larutan
Variasi sifat fisik dari larutan dapat memperkecil atau membesar intensitas sinar yang akan dianalisa, sehingga intensitas yang terbaca tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan dianalisa, seperti :
1. Visikositas
Makin besar visikositas dari suatu larutan yang dianalisa, makin lambat larutan tersebut mencapai nyala. Sehingga intensitas pancaran pada alat akan semakin kecil dan tidak sesuai dengan konsentrasi unsur yang kita analisa.
2. Tekanan uap dan permukaan larutan.
Sifat ini akan mempengaruhi ukuran besar kabut. Kabut dengan ukuran besar akan sedikit mecapai nyala, sehingga intensitas yang terbaca pada alat akan lebih kecil dari nilai yang sebenarnya.
- Gangguan ionisasi
Gangguan ini disebabkan karena menggunakan suhu nyala yang lebih tinggi. Logam alkali dan alkali tanah yang mudah terionisasi, akibat dari adanya ionisasi akan mengurangi jumlah atom netral. Akibatnya intensitas dari spektrum atom akan berkurang dan tidak sesuai dengan konsentrasi yang akan kita amati.
Nyala yang dihasilkan dari campuran oksigen dan gas akan mempunyai energi yang dapat mengionisasi logam alkali dan alkali tanah hal ini menggakibatkan terjadinya penurunan jumlah atom yang akan diekstraksi. Adanya atom yang lebih mudah terionisasi akan memberikan sejumlah elektron kedalam nyala sehingga akan mendesak ion menjadi atom.
- Gangguan dari anion-anion yang ada dalam larutan logam.
Pada umumnya sinar dari emisi unsur-unsur akan lebih rendah apabila jumlah asam yang relatif tinggi gangguan anion ini tidak akan nyata bila kadarnya lebih rendah dari 0,1M diatas kepekatan tersebut asam sulfat, nitrat dan fosfat akan memberikan akibat pada penurunan sinar emisi logam.
Tags: Bagian bagian Flame Photometer, Cara Kerja Flame photometer, Fungsi flame Photometer
Cara Kerja Flame Photometer
Jenis-jenis Pupuk NPK sangatlah beragam mulai dari bentuk dan warnanya. Pupuk merupakan bahan yang didalamnya terkandung bermacam-macam jenis unsur hara... selengkapnya
Supplier Drone Sprayer Pertanian – Di era pertanian modern, penggunaan teknologi canggih seperti drone sprayer menjadi solusi efisien dalam proses... selengkapnya
Setelah dipanen, gabah padi perlu dirontokkan, dikeringkan, dan digiling terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air gabah... selengkapnya
Selalu Gunakan Masker dimanapun kita berada, Pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia sudah berlangsung selama 4 bulan, terhitung mulai... selengkapnya
Bahaya Alkohol Bagi Tubuh dan Kesehatan – Alkohol merupakan bahan utama pembuatan minuman keras, dengan kadarnya yang berbeda-beda, seperti wishky,... selengkapnya
Mengenal Hama Wereng Coklat – Wereng cokelat (Nilaparvata lugens) adalah salah satu hama padi yang paling berbahaya dan merugikan, terutama... selengkapnya
Apasih BOD (Biochemical Oxygen Demand) itu adalah analisis empiris untuk mengukur proses-proses biologis (khususnya aktivitas mikroorganisme yang berlangsung di dalam... selengkapnya
Jual alat pengukur kecepatan angin, alat pengukur kecepatan angin murah untuk mengetahui berapa kecepatan angin. Kami jual anemometer alat mengukur... selengkapnya
Pengertian Chemical oxygen Demand (COD) Chemical oxygen Demand (COD) atau yang biasa diartikan sebagai kebutuhan oksigen kimia (KOK). Adalah jumlah... selengkapnya
Cara Ampuh Membasmi Tikus Dengan Pestisida Alami – Salah satu organisme pengganggu pada tanaman padi adalah adanya keberadaan tikus. Kerusakan... selengkapnya
Lux Meter Alat Pengukur Cahaya LX1010BS adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengukur kuat penerangan (tingkat penerangan) pada suatu area… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTemperature Data logger (perekam data) adalah suatu perangkat khusus yang mampu menyimpan data dalam jangka waktu tertentu. Dengan dihubungkan pada… selengkapnya
*Harga Hubungi CSManual Pensky-Martens Closed Cup Flash Point Tester SYD-261 dirancang dan diproduksi sesuai standar GB / T 261-2008 Penentuan Titik Nyala… selengkapnya
*Harga Hubungi CSColorimeter (Color Difference Meter) AMT506 alat professional untuk pengukuran warna, didesain dengan desain yang futuristik dan elegan, sangat mudah dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSponge Hardness Tester SHORE F (hold peak) Durometer – Untuk mengukur kekerasan busa, SSangat cocok untuk penentuan kekerasan busa yang… selengkapnya
*Harga Hubungi CSAir Quality Meter Particle Counter AMF079 PM2.5 terutama digunakan untuk mengukur konsentrasi partikel di udara yang dapat dihirup oleh manusia… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSingle Angle Universal Gloss meter AMN60 telah memenuhi standar ISO2813, ASTMD523, DIN67530 dan GB9754, GB9966, GB/T13891, secara luas digunakan untuk… selengkapnya
*Harga Hubungi CSProfessional pH Meter dan mV Meter PH900 adalah kombinasi sempurna dengan teknologi elektronik yang paling canggih, teknologi sensor dan desain… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Tensiometer adalah suatu alat praktis untuk mengukur kandungan air tanah, tinggi hidrolik, dan gradien hidrolik. Alat ini terdiri atas… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSoil Structure Analyzer adalah alat untuk menguji struktur tanah, bisa diartikan struktur tanah adalah sebuah komposisi dan campuran dari lapisan… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Saat ini belum tersedia komentar.